Karo – Bupati Karo Brigjen Pol (purn) Dr.dr Antonius Ginting, Sp.OG M.Kes secara virtual ikuti kegiatan peluncuran kelembagaan 80.081 Koperasi Desa dan Kelurahan (KDKMP) Merah Putih secara serentak oleh Presiden RI Prabowo Subianto dari Desa Bentangan, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Klaten, Provinsi Jawa Tengah, Senen (21/7/2025) di Ruang Karo Command Centre (KCC), Kantor Bupati Karo.
Turut hadir, Wakil Bupati Karo Komando Tarigan, SP, dan unsur Forkopimda Karo, diantaranya, Kapolres Tanah Karo AKBP Eko Yulianto, Dandim 0205/TK Letkol Inf Ahmad Afryan Rangkuti, serta Pj. Sekdakab Karo Eddi Surianta Surbakti, Kadis Ketenagakerjaan Koperasi dan UMKM Karo Adison Sebayang serta sejumlah Kepala OPD Pemkab Karo.
Bupati Karo mengatakan kegiatan yang dilaksanakan adalah bentuk dukungan dan komitmen Pemerintah Kabupaten Karo dalam menjalankan program nasional pendirian Koperasi Desa dan Kelurahan (KDKMP) Merah Putih.
Bupati juga mengapresiasi langkah besar yang diambil oleh Presiden Prabowo Subianto dalam upaya memperkuat ekonomi kerakyatan mulai dari tingkat desa dan kelurahan, termasuk di Kabupaten Karo.
“Khusus untuk Kabupaten Karo, kita berharap kehadiran Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih dapat menjadi penggerak utama perluasan lapangan kerja, memperkuat UMKM, dan menjaga ketahanan pangan untuk akhirnya mewujudkan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Karo,”ujarnya.
Sementara itu, dalam sambutannya, Presiden RI Prabowo Subianto menekankan pentingnya semangat gotong royong dalam pelaksanaan pengelolaan koperasi. Presiden mengibaratkan koperasi seperti seikat lidi yang hanya akan menjadi kuat dan berfungsi optimal jika bersatu.
Dengan jumlah yang masif, koperasi-koperasi ini akan menjadi kekuatan kolektif yang mendorong pertumbuhan ekonomi rakyat dari tingkat desa dan kelurahan.
Ke depan, Presiden berharap agar koperasi mampu memperpendek rantai distribusi, memperlancar aliran bahan pokok, dan menyediakan kebutuhan dasar masyarakat, termasuk obat-obatan, dengan harga terjangkau.
“Dengan demikian, koperasi sebut Presiden tidak hanya menjadi motor penggerak ekonomi lokal, tetapi juga alat kedaulatan ekonomi rakyat yang berpihak pada prinsip keadilan dan pemerataan, “tutupnya.
Diketahui bahwa, ada 38 gubernur, 98 wali kota, dan 416 bupati yang hadir mengikuti rangkaian acara peluncuran secara daring tersebut dan sebanyak 103 kepala daerah yang wilayahnya menjadi percontohan Kopdeskel mengikuti acara peluncuran di lokasi masing-masing. (As)



