Saksi Termohon Polrestabes Medan Bongkar Bohong Lia Praselia Saat Sidang Praperadilan

Medan – Efendi Manullang (56) merupakan saksi yang di ajukan pihak Polrestabes Medan pada sidang pemeriksaan saksi Praperadilan. Dia mengatakan bahwa dirinya berada di Tempat kejadian perkara (TKP), saat terjadi rampas-merampas HP antara Dr.Lia Praselia dengan Pekerja Objek Jaminan Fidusia (POJF) di depan Polsek Medan Kota, Rabu (21/5/2025) lalu.

“Mereka rampas merampas HP”, sebut Efendi Simanullang saat di tanya Dr.Longser Sihombing, Jumat (20/6/2025), di Pengadilan Negeri Medan, ruang sidang Cakra 06, sekira pukul 17.30 Wib.

Efendi Manullang mengungkapkan setelah terjadi rampas merampas itu, kemudian melihat bahwa HP Lia praselia sudah berada di tangan Lia.

“Kutengok sudah di pegang ibu itu henponnya..”, sebut Efendi.

Menurut Efendi Manullang setelah terjadi rampas-merampas HP semua yang terlibat cekcok termasuk Lia Praselia di bawa Polisi kedalam Polsek Medan Kota.

“Semua ke dalam Polsek pak saya di luar pak”, ungkap Efendi.

Efendi Manullang juga mengungkapkan bahwa kedua belah pihak beberapa jam berada di dalam Polsek Medan Kota . Namun mengaku tidak mengetahui giatan kedua belah pihak di dalam Polsek.

“Tiga jam, ada pak, kurang lebih ada tiga jam, kurang lebih seperti itulah, aku siap makan jam satu. aku pulang jam setengah lima, sebelum aku pulang mereka sudah di bawa itu”, sebut Efendi.

Pada sidang ke -3 agenda pemeriksaan saksi, Pemohon praperadilan di hadiri penasehat hukum ke-4 tersangka ; Dr Longser Sihombing, SH, MH., Deddy Ferri I Sinturi, SH., Beresman Sialagan, SH.MH., Ishak Rudianto Sihite, SH.

Penasehat hukum pemohon, juga menghadirkan saksi Usmam pemilik mobil Avanza yang di temukan dalam penguasaan Dr.Lia Praselia bersama di duga Suaminya.
Selain Usman Pemohon juga menghadirkan saksi Amru Avandi Lubis atas Fidusia dari PT Toyota Astra Finance.

Termohon Polrestabes Medan di hadiri Akp.Ahmad Albar, S.H.M.H., Haris Hasudungan Sitanggang, David Oktavianus Panjaitan, S.H.M.H. Selain membawa saksi di TKP Efendi Manullang,  Termohon juga membawa orang bernama Syahri, sebagai saksi ahli.

Sebelumnya Dr. Lia Praselia melaporkan 4 Pekerja Fidusia ke Polrestabes Medan hingga di tetapkan sebagai tersangka dengan tuduhan percobaan perampasan HP.

Hal itu di picu karena di temukan pekerja fidusia, satu unit mobil avanza dalam penguasaan Dr.Lia Praselia bersama di duga Suami pada (21/5/2025/ lalu, sudah berubah warna dari aslinya dan memakai nomor polisi palsu (bodong).

Mobil Avaza itu merupakan objek Laporan Polisi Usman pemilik mobil debitur PT.Toyota Astra Finance, di Polsek Dolok Masihol yang di laporkan tanggal 17 Juli 2017 lalu. (ps)

Berita Untuk Anda

Terpopuler

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA

Jelang Iduladha Stok Daging Kurban di Sumut Aman

MEDAN – Menjelang perayaan Iduladha 1447 Hijriah, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan memastikan ketersediaan hewan kurban dalam...

Menunggu Perintah Mabes Polri, Tambang Emas Tano Tombangan 150 Gram Perhari “off the record”

Tano Tombangan - Dugaan tambang Emas Illegal di Aek Jarum, Muara Batang Gadis, jalur dari Desa Panabari, Kecamatan Tano Tombangan Angkola, Kabupaten Tapanuli Selatan,...

PW Himmah Sumut 2026-2029 Dilantik, Siap Jadi Mitra Kritis Pemerintah

Medan | Pengurus Wilayah Himpunan Mahasiswa Al Washliyah (PW Himmah) Sumatera Utara periode 2026-2029 resmi dilantik, Selasa (19/5) di Hotel Le Polonia Medan. Ketua PW...

Dukung Turnamen Pingpong Khusus Lansia, Wali Kota Medan : Biar Tetap Sehat dan Produktif

Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas mendukung penuh turnamen pingpong khusus lansia yang akan diselenggarakan oleh Persatuan Tenis Meja Eksekutif (PTME) Sumatera...

Pemprov Sumut Pastikan Stok dan Distribusi Minyakita Aman, Harga Mulai Stabil

MEDAN – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) serta Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memastikan harga...