Di Undangan Konferensi Pers Kemenkeu Sumut Tertulis “Bersedia Hadir Tanpa Meminta Uang” Menuai Polemik

Medan – Seorang humas di lingkungan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Sumatera Utara menjadi sorotan setelah menggunakan kata-kata yang dianggap tidak pantas dalam undangan konferensi pers.

Menanggapi hal tersebut, pengamat politik Ara Auza mengatakan bahwa komunikasi melalui media sosial memiliki keterbatasan dalam menyampaikan pesan, sehingga rawan menimbulkan kesalahpahaman.

“Bahkan dalam komunikasi tatap muka pun bisa terjadi perbedaan interpretasi. Oleh karena itu, diperlukan strategi komunikasi yang efektif untuk mengurangi bias dan memastikan pesan tersampaikan dengan tepat,” ujarnya, Kamis (8/5/2025).

Ara menambahkan, untuk menentukan apakah pernyataan tersebut masuk dalam kategori pelecehan verbal, perlu melihat konteks secara menyeluruh.

“Dalam komunikasi eksternal, humas perlu berhati-hati dalam menyusun pesan agar tidak menimbulkan multitafsir atau kesalahpahaman,” tegasnya.

Ia juga menekankan pentingnya kehati-hatian dalam berkomunikasi, mengingat setiap orang memiliki latar belakang dan pengalaman yang berbeda.

“Oleh karena itu, perlu ada standarisasi kompetensi bagi humas dalam melakukan komunikasi eksternal,” pungkas Ara.
(Ril/lbs)

Berita Untuk Anda

Terpopuler

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA

Dari Setetes Darah hingga Setitik Harapan, Remaja Gampong Ulee Pulo Belajar Menjaga Masa Depan

ACEH UTARA – Raut wajah tegang sesekali terlihat ketika satu per satu remaja mengulurkan lengannya kepada petugas kesehatan. Jarum suntik yang digunakan untuk mengambil...

Bupati Toba Lantik 39 Pejabat: Junjung Tinggi Integritas Inovasi dan Pelayanan Prima

TOBA (Neracanews) - Bupati Toba, Effendi Sintong P. Napitupulu, resmi melantik dan mengambil sumpah/janji 39 pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Toba, pada Kamis (6/8/2026)...

Kerugian Negara Rp1,8 M Kasus BPR Indra Arta Kembali ke Kas, Wabup: Ayo Menabung Lagi

INHU – Kejaksaan Negeri Indragiri Hulu menyerahkan uang pengembalian kerugian keuangan negara senilai Rp1.861.378.700 dalam perkara tindak pidana korupsi di BPR Indra Arta. Penyerahan...

Bertentangan Hasil Rapat, Polres Toba Tetap Amankan Penembokan Tanah di Laguboti Menuai Sorotan

TOBA (Neracanews) — Langkah pengamanan kegiatan penembokan lahan di Kelurahan Pasar Laguboti oleh Polres Toba pada Rabu (5/8/2026) justru menuai sorotan dan pertanyaan publik....

Contoh Nyata Kemandirian Desa: Bupati Taput Apresiasi Keberhasilan BUMDes Sisordak

Taput (Neracanews) - BUMDes Terpadu Sisordak membuktikan potensinya dengan proyeksi hasil panen perdana tomat yang diprediksi mencapai kurang lebih 40 ton. Keberhasilan ini, di...