Waspadai 5 gejala Virus Corona Ini Salah Satunya Sulit Tidur

Jakarta- Gejala Virus Corona perlu benar-benar Anda waspadai karena bisa bertahan lebih lama daripada gejala penyakit yang lain. Kondisi itu biasa disebut dengan istilah “Long Covid”. Jika tidak ditangani dengan baik, kondisi itu bisa mengganggu aktivitas Anda sehari-hari.

Mengutip dari Eatthis.com, ¾ pasien Covid-19 yang dirawat di rumah sakit masih mengalami gejala awal Virus Corona enam bulan setelah terinfeksi virus. Hasil penelitian itu dipublikasikan dalam jurnal medis bernama Lancet.

Salah satu kondisi yang bisa terus Anda alami adalah anosmia atau menurunnya kemampuan indra penciuman. Kondisi itu dialami oleh 11% pasien Covid-19. Selain anosmia, masih ada gejala lain yang Anda rasakan akibat infeksi Virus Corona.

Sulit Tidur

Sulit tidur jadi salah satu Long Covid yang dialami oleh banyak orang. Menurut sebuah survey, kondisi itu dialami 26% pasien Covid-19. Padahal, tidur yang berkualitas jadi salah satu cara menyembuhkan penyakit. Jika Anda mengalami gejala itu, tak ada salahnya untuk segera berkonsultasi dengan dokter.

Rambut Rontok

Selain sulit tidur, rambut rontok jadi gejala Virus Corona lainnya yang masih tetap dialami pasien meski sudah sembuh. Meski bisa disembuhkan, kondisi tersebut dapat membuat penderitanya merasakan stres emosional sehingga berpengaruh pada kesehatan bagian tubuh yang lain.

Palpitasi Jantung

Palpitasi jantung atau jantung berdebar jadi ciri-ciri Virus Corona yang bertahan lebih lama dari gejala yang lain. Selain infeksi virus, kondisi itu bisa disebabkan karena faktor yang lain. Mulai dari konsumsi obat tertentu, stres, atau olahraga.

Nyeri Sendi

Eatthis.com mengatakan bahwa nyeri sendi tak mudah hilang setelah Anda terinfeksi Virus Corona. Sebanyak 9% pasien mengalami kondisi itu karena infeksi virus menyebabkan inflamasi atau peradangan dalam tubuh Anda.

Dyspnea

Dyspnea adalah istilah yang digunakan untuk menjelaskan kondisi sesak napas. Sebanyak 26% pasien Covid-19 merasa kesulitan untuk bernapas dan muncul rasa sesak di dada. Kondisi itu bisa terjadi kapan saja, bahkan saat Anda berbaring di tempat tidur atau duduk di sofa.

Jika Anda mengalami gejala Virus Corona yang telah disebutkan, segera hubungi tenaga kesehatan supaya mendapat perawatan yang sesuai. Selain itu, pastikan untuk menerapkan protokol kesehatan secara disiplin dan hindari melakukan kegiatan dengan banyak orang di luar rumah.
Sumber Kontan.co.id

PENGADUAN DLH KOTA MEDANspot_img
CEGAH STUNTINGspot_img
NOMOR DARURAT DAMKARspot_img
SIAGA BENCANA BANJIRspot_img
CEK KESEHATAN GRATISspot_img

Berita Untuk Anda

Terpopuler

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA

Bupati Asahan Hadiri Peluncuran Program Jaksa Sahabat Pendidik

MEDAN – Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si., menghadiri kegiatan Jaksa Sahabat Pendidik yang digelar Pemerintah Provinsi Sumatera Utara bersama Kejaksaan Tinggi Sumatera...

Rico Waas: Purnatugas Bukan Akhir Pengabdian, tapi Membuka Lembaran Baru

Medan - Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas mengingatkan para aparatur sipil negara (ASN) yang akan memasuki masa purnatugas agar tidak memandang...

Lapas Pancurbatu Dukung Pembentukan Pusat Rehabilitasi dan Reedukasi WBP

Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pancurbatu mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Tindak Lanjut Pembentukan Pusat Rehabilitasi dan Reedukasi bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), Selasa (6/10/2026). Rapat...

LSM GERRAM Kecam Keras Kadis LH Kabupaten Bekasi, Paulus Simalango: Jangan Hina Wartawan Yang Datang Melakukan Konfirmasi Dugaan Korupsi

BEKASI — Ketua Umum LSM GERRAM (Gerakan Reformasi Advokasi Masyarakat), Paulus Simalango, S.H., mengecam keras dugaan tindakan Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bekasi,...

Proyek Jalan HKBP Pearaja Berjalan, Dinas PUTR-Hub Diminta Awasi Ketat Mutu Pekerjaan

TAPUT (Neracanews) - Dinas Pekerjaan Umum, Tata Ruang dan Perhubungan (PUTR-Hub) Kabupaten Tapanuli Utara diminta untuk turun langsung ke lapangan guna memantau dan mengawasi...