Kamis, Maret 12, 2026
spot_img

Wakil Bupati Karo Theopilus Ginting Tinjau Lokasi Pengembalaan Ternak Sapi dan Kerbau di perjalangen Mbalmbal Nodi

Karo | Wakil Bupati Karo Theopilus Ginting bersama unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) tinjau lokasi pengembalaan ternak sapi dan kerbau di perjalangen Mbalmbal Nodi Desa Mbalmbal Petarum Kecamatan Lau Baleng Kabupaten Karo, Selasa (1/11/2022).

Dalam kunjungan itu Wabup Karo turut didampingi Dandim 0205/Tanah Karo Letkol Inf Benny Angga Ambar Suoro, Kapolres Tanah Karo AKBP Nicolas Sidabutar SH SIK MH, Kajari Kabupaten Karo Tri Sutrisno SH beserta rombongan Kasat Pol-PP Gelora Purba, Kadis Pertanian dan Peternakan Metehsa Purba SP, Pasi Inteldim 0205/TK Kapten Inf Gandhi N Hartanto dan Unsur Muspika Laubaleng.

Peninjauan itu dilakukan guna melihat langsung peternakan sapi dan kerbau yang selama ini sering menuai perselisihan antara pengembala dan warga setempat, mengingat Mbalmbal Nodi merupakan areal pengembalaan ternak terbesar di Wilayah Kabupaten Karo.

Areal penggembalaan ternak sapi dan kerbau itu adalah milik Pemerintah Kabupaten Karo yang diperuntukan bagi pengembalaan ternak masyarakat sekitar.

Di kesempatan peninjauan itu Forkopimda Karo dan Muspika Kecamatan Laubaleng melakukan musyawarah sekaligus bersilaturahmi dengan warga dan para pengembala setempat dan penggarap, untuk membahas lahan perjalangan peternakan di Mbalmbal Petarum.

Dalam musyawarah itu para peternak memohon kepada Pemerintah Kabupaten Karo supaya lahan pengembalaan ternak Mbalmbal Nodi dikembalikan fungsinya seperti semula, mengingat lahan peternakan warga sudah semakin sempit akibat ulah para penggarap, warga.

Perlu diketahui jumlah penggarap di areal pengembalaan Mbalmbal Petarum adalah sebanyak 167 orang.

Sedangkan luas lahan pengembalaan ternak seluas 682 hektar yang tersebar si kawasan Dusun Gelongong, Dusun Paya Mblang, Desa Petarum, Desa Mardinding dan Desa Perbulan.

Sedangkan jumlah peternak sebanyak 74 kepala keluarga, lahan yang telah ditanam jagung sekitar 440 hektar dan tanaman sawit berkisar 9 hektar, coklat 15 hektar, sehingga jumlah lahan parjalangan yang sudah digarap sekitar 464 hektar dan sisa lahan perjalangan 218 hektar. (Afs)

Berita Untuk Anda

Terpopuler

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA

PMI Medan dan Palang Merah Amerika Paparkan Program Ketahanan Panas kepada Pemko Medan

Medan - Pengurus Palang Merah Indonesia (PMI) Medan bersama perwakilan Palang Merah Amerika beraudiensi dengan Pemko Medan, Kamis (12/3/2026). Rombongan diterima Wakil Wali Kota...

Sumut Kembangkan Satu Data Tunggal Bencana

MEDAN – Badan Pusat Statistik (BPS) Sumatera Utara (Sumut) berkolaborasi dengan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Sumut mengembangkan satu data tunggal kebencanaan melalui portal...

Dewan Pendidikan Taput Dilantik, Diharapkan Dorong Kemajuan Pendidikan dan Pembentukan Karakter

Taput (Neracanews) - Bupati Tapanuli Utara (Taput) Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat, melantik anggota Dewan Pendidikan Kabupaten Taput dalam acara yang berlangsung di SMP Negeri...

Wabup Taput Buka Forum RKPD 2027 Fokus pada Akselerasi Ekonomi dan Kualitas SDM

Taput (Neracanews) - Wakil Bupati Tapanuli Utara (Taput) Deni Parlindungan Lumbantoruan, didampingi Sekretaris Daerah Henry M. M. Sitompul, membuka secara resmi Forum Lintas Perangkat...

NCW Terima Balasan Klarifikasi Imigrasi Soal 10 WNA, Minta Proses Hukum Dibuka Secara Transparan

Bekasi – Nasional Corruption Watch (NCW) DPD Bekasi Raya menyatakan telah menerima balasan resmi dari Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Non-TPI Tangerang terkait permohonan...