Kamis, Desember 11, 2025
spot_img

Sempat Diburu KPK, Honorer Lulus PPPK Pemko Medan Kawal Calon Gubernur Sumut

Neracanews | Medan – Honorer Pemko Medan Andika Suhartono yang sempat menjadi buronan KPK dalam kasus OTT Walikota Medan Dzulmi Eldin saat itu. Kini diduga menjadi pengawal calon Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution.

Diketahui, Andika kini telah lulus PPPK tenaga teknis tahun 2024. Ia sempat menjadi buronan KPK beberapa hari, setelah lari meninggalkan uang sebesar Rp. 150 juta yang diduga diterimanya dari Isa Ansari, Kadis PUPR Medan saat itu.

“Kalau mau tahu kebenaran cerita si Andika Suhartono sempat menjadi buronan KPK, silahkan tanya langsung ke Eldin, dan Isa Ansari, yang kena OTT KPK.

Eldin dan Isa saat ini sudah bebas dari hukumannya,” ungkap Wakil Sekretaris Relawan Blok Sumut (RBS) Rahmat Ritonga di Medan, Sabtu 2 November 2024.

Menurut Rahmat, keberadaan honorer Pemko Medan Andika Suhartono yang lulus PPPK tenaga teknis 2024, semakin memperkuat pelanggaran yang telah dilakukan calon Gubernur Sumut Bobby Nasution saat berkampanye.

“Bobby Nasution terbukti menggunakan fasilitas negara, apa itu? ya itu si Andika Suhartono. Dia itukan pegawai honorer Pemko Medan, dan terdaftar lulus PPPK tenaga teknis 2024.

Ini kasus harusnya dipahami oleh Bawaslu dan Tim Gakkumdu untuk segera memeriksa Andika Suhartono,” tegas Rahmat.

Rahmat juga membeberkan karir pegawai honorer Andika Suhartono di Pemko Medan. Andika kian melejit karirnya setelah Bobby Nasution menjadi Walikota Medan pada 2021 lalu.

Andika, diketahui menjadi honorer Pemko Medan pada awalnya di Satpol PP saat Walikota Abdillah. Kemudian Andika dipindahkan tugas ke bagian umum saat Walikota Rahudman Harahap. Lalu Andika ditugaskan di sub bagian protokol saat Walikota Dzulni Eldin.

“Sejak Bobby Nasution menjadi Walikota Medan pada awal tahun 2021, Andika Suhartono dipindahkan lagi ke bagian protokol komunikasi pimpinan (Prokopim) Pemko Medan sampai dengan saat ini,” kata Rahmat.

“Andika Suhartono saat kasus OTT Walikota Medan Dzulmi Eldin dan Kadis PUPR Isa Ansari saat itu sempat menjadi buronan KPK selama tiga hari lamanya.

Dalam kasus OTT KPK itu Andika Suhartono hanya berstatus saksi, dan kembali bekerja menjadi pengawal Bobby Nasution sampai saat ini,” sambungnya.

Rahmat pun berharap Bawaslu dan Tim Gakkumdu bisa bekerja secara netral dan profesional dalam menindak pelanggaran yang terjadi dalam masa kampanye hingga pelaksanaan Pilgub Sumut 27 November 2024 berakhir.

“Kami RBS akan terus memonitor kerja-kerja penyelenggara Pilgubsu, baik KPU, Bawaslu, Tim Gakkumdu, dan instansi pemerintah terkait lainnya.

Bobby Nasution kami nilai telah menggunakan fasilitas negara, yaitu pegawai honorer yang lulus PPPK tenaga teknis 2024 jadi pengawal Bobby. Tolong dipanggil dan periksa itu si Andika Suhartono, jangan dia merasa besar kepala karena dekat dengan si Bobby Nasution,” tegas Rahmat.(021/red)

Berita Untuk Anda

Terpopuler

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA

Camat Natal Mulia Gading Menyatakan Dukungan Penuh Atas Pelaksanaan Konferensi V PWI Mandailing Natal

Neracanews | Mandailing Natal - Camat Natal, Mulia Gading SE menyatakan dukungan penuh dan memberikan ucapan selamat atas pelaksanaan Konferensi Ke-V Persatuan Wartawan Indonesia...

Kacabjari Madina di Natal Darmadi Edison Kembali Terima Penghargaan dari Kejatisu

Neracanews | Medan – Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda) di Aula Sasana Cipta Kerja Lantai 3, Kantor Kejaksaan Tinggi Sumatera...

Wakil Wali Kota Tanjungbalai Pastikan Stok BBM Aman, Warga Diminta Tidak Panik

Wakil Wali Kota Tanjungbalai, Muhammad Fadly Abdina, melakukan kunjungan kerja ke Pertamina Fuel Terminal Kisaran untuk memastikan kelancaran distribusi dan ketersediaan Bahan Bakar Minyak...

Penetapan Tersangka Berujung Prapid, Ini Kata Ahli Hukum Pidana

Medan - Penetapan tersangka IH oleh Polsek Medan Baru dengan tuduhan pembakaran Gubuk di jalan Adi Sucipto Medan, berujung Prapid di Pengadilan Negeri (PN)...

Yan Aswika dan Nisfu Fitri Raih Kenaikan Tingkat UKW

Tanjungbalai - neracanews.com | Dua wartawan asal Kota Tanjungbalai, Yan Aswika dan Nisfu Fitri, berhasil menorehkan prestasi dengan lulus dalam Uji Kompetensi Wartawan (UKW)...