“Premanisme” Hantui Jurnalis: Intimidasi Peliputan Kasus Bayi di Medan

MEDAN – Praktik premanisme menghantui jurnalis di Medan. Dua wartawan diintimidasi secara brutal saat meliput dugaan kasus penjualan aborsi dan bayi di Jalan Bromo Gang Sentosa, Medan Area. Klinik milik Yuliana diduga menjadi lokasi kasus tersebut.

Keselamatan dua pewarta, Rahmadsyah dan Nezza Syafitri, terancam. Mereka menjadi korban penghinaan dan ancaman saat menjalankan fungsi jurnalistik. Aksi ini diduga dilakukan oleh Wenti alias Pipit, yang diprovokasi langsung oleh Yuliana.

Rahmadsyah dihina dengan makian kasar. Sementara itu, Nezza Syafitri harus menerima sebutan merendahkan. Intimidasi ini terjadi saat mereka berupaya mengumpulkan fakta di lapangan.

Tindakan penghalangan kerja pers ini melanggar keras Undang-Undang Pers Nomor 40 Tahun 1999. Pelaku diduga melanggar Pasal 4 dan Pasal 18 UU Pers tentang kemerdekaan dan perlindungan jurnalis. Aksi ancaman ini juga bisa dijerat Pasal 335 KUHP.

Insiden ini adalah catatan serius. Kebebasan pers harus dilindungi dari segala bentuk ancaman. Aliansi Jurnalis mendesak penegak hukum menindak tegas pelaku intimidasi. Hak publik untuk mendapatkan informasi harus terjamin.
(Rahd/As/red)

Berita Untuk Anda

Terpopuler

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA

Dari Setetes Darah hingga Setitik Harapan, Remaja Gampong Ulee Pulo Belajar Menjaga Masa Depan

ACEH UTARA – Raut wajah tegang sesekali terlihat ketika satu per satu remaja mengulurkan lengannya kepada petugas kesehatan. Jarum suntik yang digunakan untuk mengambil...

Bupati Toba Lantik 39 Pejabat: Junjung Tinggi Integritas Inovasi dan Pelayanan Prima

TOBA (Neracanews) - Bupati Toba, Effendi Sintong P. Napitupulu, resmi melantik dan mengambil sumpah/janji 39 pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Toba, pada Kamis (6/8/2026)...

Kerugian Negara Rp1,8 M Kasus BPR Indra Arta Kembali ke Kas, Wabup: Ayo Menabung Lagi

INHU – Kejaksaan Negeri Indragiri Hulu menyerahkan uang pengembalian kerugian keuangan negara senilai Rp1.861.378.700 dalam perkara tindak pidana korupsi di BPR Indra Arta. Penyerahan...

Bertentangan Hasil Rapat, Polres Toba Tetap Amankan Penembokan Tanah di Laguboti Menuai Sorotan

TOBA (Neracanews) — Langkah pengamanan kegiatan penembokan lahan di Kelurahan Pasar Laguboti oleh Polres Toba pada Rabu (5/8/2026) justru menuai sorotan dan pertanyaan publik....

Contoh Nyata Kemandirian Desa: Bupati Taput Apresiasi Keberhasilan BUMDes Sisordak

Taput (Neracanews) - BUMDes Terpadu Sisordak membuktikan potensinya dengan proyeksi hasil panen perdana tomat yang diprediksi mencapai kurang lebih 40 ton. Keberhasilan ini, di...