Kamis, Maret 12, 2026
spot_img

Pengaspalan Jalan di Kecamatan STM Hulu Terindikasi Korupsi, Baru Dibangun Rusak Lagi

Deliserdang-Aparat Penegak Hukum (APH) diminta periksa Kepala Dinas Sumber Daya Air Bina Marga Bina Konstruksi (SDABMBK) Kabupaten Deli Serdang terkait proyek pengaspalan di Kecamatan STM Hulu Kabupaten Deli Serdang.

Pasalnya, kualitas jalan di Kecamatan STM Hulu, Kabupaten Deli Serdang di ruas jalan Desa Tanjung Raja- Desa Rumah Liang yang belum setahun selesai dikerjakan kini kondisinya cukup memprihatinkan.

Pantauan wartawan di lapangan, Kamis (2/2/2023), jalan utama yang menghubungkan Rumah Liang ini walau tidak dilintasi kendaraan bertonase berat, namun kondisinya belum setahun dilakukan pengaspalan kini sudah rusak. Aspal banyak yang pecah. Apabila tidak segera ditangani, kerusakan bisa semakin parah.

Informasi yang diperoleh bahwa pengaspalan yang baru selesai dikerjakan sekira bulan September 2022 lalu,dan langsung dikerjakan oleh Dinas SDABMBK Kabupaten Deli Serdang.

Namun cukup disayangkan, meski langsung dikerjakan oleh dinas terkait proyek pengaspalan ini kualitasnya cukup buruk.

Beberapa pengguna jalan yang ditemui di lapangan turut mempertanyakan kualitas jalan ” ini asaljadi saja” ujar ES salah seorang pengguna jalan.

Kalau dilihat dari wilayah, jalan yang dibangun tersebut tidak menjadi perlintasan kendaraan bertonase berat. Yang melintas hanya warga Desa Rumah Liang sekitar. Jelas ES lagi.

Jalan itu merupakan kebanggaan warga setempat karena jalur tersebut merupakan jalur utama masuk Desa mereka.

“Sebelumnya, pada saat selesai dibangun juga sudah pernah rusak, namun sudah sempat ditambal, tapi kini sudah rusak lagi. Padahal, jika dihitung umur masih terbilang baru,” jelasnya.

Kepala Dinas Sumber Daya Air Bina Marga Bina Konstruksi (SDABMBK) Kabupaten Deli Serdang Janso Sipahutar ST, MT yang dikonfirmasi melalui nomor Whatsappnya,(xx722), Kamis (2/2/2023) hingga berita ini dimuat belum menjawab.

Sementara menanggapi hal ini, Wakil Ketua JPKP Kabupaten Deli Serdang Pujian Tarigan mengatakan cukup menyesalkan, dan meminta APH segera mengaudit pelaksanaan proyek pengaspalan tersebut. “Ini harus diusut tuntas, terbukti sudah kalau pekerjaan ini asaljadi dan diduga menjadi ajang korupsi” ujar Pujian. (Heri)

Berita Untuk Anda

Terpopuler

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA

PMI Medan dan Palang Merah Amerika Paparkan Program Ketahanan Panas kepada Pemko Medan

Medan - Pengurus Palang Merah Indonesia (PMI) Medan bersama perwakilan Palang Merah Amerika beraudiensi dengan Pemko Medan, Kamis (12/3/2026). Rombongan diterima Wakil Wali Kota...

Sumut Kembangkan Satu Data Tunggal Bencana

MEDAN – Badan Pusat Statistik (BPS) Sumatera Utara (Sumut) berkolaborasi dengan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Sumut mengembangkan satu data tunggal kebencanaan melalui portal...

Dewan Pendidikan Taput Dilantik, Diharapkan Dorong Kemajuan Pendidikan dan Pembentukan Karakter

Taput (Neracanews) - Bupati Tapanuli Utara (Taput) Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat, melantik anggota Dewan Pendidikan Kabupaten Taput dalam acara yang berlangsung di SMP Negeri...

Wabup Taput Buka Forum RKPD 2027 Fokus pada Akselerasi Ekonomi dan Kualitas SDM

Taput (Neracanews) - Wakil Bupati Tapanuli Utara (Taput) Deni Parlindungan Lumbantoruan, didampingi Sekretaris Daerah Henry M. M. Sitompul, membuka secara resmi Forum Lintas Perangkat...

NCW Terima Balasan Klarifikasi Imigrasi Soal 10 WNA, Minta Proses Hukum Dibuka Secara Transparan

Bekasi – Nasional Corruption Watch (NCW) DPD Bekasi Raya menyatakan telah menerima balasan resmi dari Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Non-TPI Tangerang terkait permohonan...