Kamis, Maret 12, 2026
spot_img

Pemkab Asahan Percepat Pembangunan Geoportal SJIG, Gandeng UGM dan BIG RI untuk Perkuat Data Spasial

Kisaran, (13/11/2025) — Pemerintah Kabupaten Asahan terus mendorong percepatan pembangunan Geoportal Simpul Jaringan Informasi Geospasial (SJIG) sebagai pusat integrasi data spasial yang akurat, valid, dan dapat diakses untuk mendukung seluruh proses perencanaan pembangunan daerah.

Langkah strategis ini melibatkan 17 OPD teknis dan 1 Bagian sebagai penyedia data sektoral, serta menggandeng Fakultas Geografi Universitas Gadjah Mada (UGM) dan Badan Informasi Geospasial (BIG) RI sebagai mitra teknis nasional.

Melalui agenda penyelarasan teknis yang digelar tersebut, Pemkab Asahan menargetkan keseragaman standar pengelolaan data, percepatan penyediaan informasi sektoral, hingga penyamaan persepsi lintas perangkat daerah. Seluruhnya diarahkan agar proses pembangunan Geoportal SJIG bisa diselesaikan tepat waktu pada tahun 2025.

Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Asahan, Jutawan Sinaga, S.STP., M.A.P., menegaskan bahwa pembangunan geoportal tidak sekadar menyajikan peta digital, tetapi memastikan setiap kebijakan daerah berbasis pada data spasial yang presisi dan aman. Menurutnya, pemanfaatan geospasial kini menjadi komponen wajib dalam perencanaan modern, mulai dari penyusunan tata ruang, pembangunan infrastruktur, mitigasi lingkungan, pengawasan kesehatan, hingga peningkatan kualitas pelayanan publik. Dengan hadirnya BIG RI, seluruh perangkat daerah diharapkan makin memahami standar nasional, metode pengambilan titik koordinat, serta pengelolaan metadata agar setiap dataset siap diintegrasikan.

Sementara itu, Bupati Asahan melalui Plt. Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Drs. H. Supriyanto, M.Pd., mengingatkan bahwa penyediaan data sektoral bukan sekadar formalitas, tetapi pekerjaan teknis yang sangat menentukan kualitas Geoportal SJIG. Ia menekankan pentingnya verifikasi lapangan, pemutakhiran data secara konsisten, serta kepatuhan terhadap standar BIG. Dengan target penyelesaian pada 2025, ia meminta seluruh OPD memperkuat koordinasi dan mempercepat pemenuhan data agar proses integrasi berjalan optimal.

Melalui komitmen bersama BIG RI, Fakultas Geografi UGM, serta 17 OPD teknis dan 1 Bagian, Pemkab Asahan optimistis mampu menghadirkan Geoportal SJIG yang modern, transparan, dan berorientasi pada kebutuhan pembangunan. Infrastruktur data spasial yang terbangun nantinya diharapkan menjadi fondasi utama bagi pengambilan keputusan pembangunan yang lebih akurat, terukur, dan berkelanjutan. (As)

Berita Untuk Anda

Terpopuler

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA

PMI Medan dan Palang Merah Amerika Paparkan Program Ketahanan Panas kepada Pemko Medan

Medan - Pengurus Palang Merah Indonesia (PMI) Medan bersama perwakilan Palang Merah Amerika beraudiensi dengan Pemko Medan, Kamis (12/3/2026). Rombongan diterima Wakil Wali Kota...

Sumut Kembangkan Satu Data Tunggal Bencana

MEDAN – Badan Pusat Statistik (BPS) Sumatera Utara (Sumut) berkolaborasi dengan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Sumut mengembangkan satu data tunggal kebencanaan melalui portal...

Dewan Pendidikan Taput Dilantik, Diharapkan Dorong Kemajuan Pendidikan dan Pembentukan Karakter

Taput (Neracanews) - Bupati Tapanuli Utara (Taput) Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat, melantik anggota Dewan Pendidikan Kabupaten Taput dalam acara yang berlangsung di SMP Negeri...

Wabup Taput Buka Forum RKPD 2027 Fokus pada Akselerasi Ekonomi dan Kualitas SDM

Taput (Neracanews) - Wakil Bupati Tapanuli Utara (Taput) Deni Parlindungan Lumbantoruan, didampingi Sekretaris Daerah Henry M. M. Sitompul, membuka secara resmi Forum Lintas Perangkat...

NCW Terima Balasan Klarifikasi Imigrasi Soal 10 WNA, Minta Proses Hukum Dibuka Secara Transparan

Bekasi – Nasional Corruption Watch (NCW) DPD Bekasi Raya menyatakan telah menerima balasan resmi dari Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Non-TPI Tangerang terkait permohonan...