Kamis, Januari 29, 2026
spot_img

Pemkab Asahan Lakukan Koordinas Pelaksanaan Deteksi Dini Terkait Penyakit

Pemerintah Kabupaten Asahan Menggelar Rapat Koordinasi Teknis dan evaluasi Pelaksanaan Deteksi Dini, Preventif, dan Respon Penyakit Tingkat Kabupaten Asahan.

Bupati Asahan yang diwakili oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Asahan Drs. John Hardi Nasution, M. Si membuka Rapat Koordinasi Teknis dan evaluasi pelaksanaan deteksi dini, preventif, dan respon penyakit tingkat Kabupaten Asahan pada selasa, (22/08/2023).

Dalam kegiatan yang dilaksanakan di Ballroom Hotel Singapur Land, dr. Emi Juniarita Br Barus, Kepala Bidang pada Dinas Kesehatan Kab. Asahan Melaporkan bahwa kegiatan ini bersumber dari Dana Dak Non Fisik Dinkes 2023.

Adapun dilaksanakan nya kegiatan Rapat ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran, kemauan, dan kemampuan hidup sehat bagi setiap orang untuk meningkatakan capaian deteksi dini penyakit di masyarakat, sehingga dapat diketahui dan dicegah secara cepat hingga tercapai nya derajat kesehatan yang tinggi, sebagai investasi bagi pembangunan sumber daya manusia yang produktif secara sosial dan ekonomi.

Mengakhiri laporan nya beliau menyampaikan peserta dari kegiatan ini berjumlah 180 orang yang terdiri dari Dinas pendidikan, Dinas Ketapang, Bappeda, Camat Se Kabupaten Asahan, Tp PKK Kab.Asahan, Dharmawanita Kab.Asahan, Dinas kesehatan, Puskesmas.

Sementara itu, Kepala Dinkes Kabupaten asahan, dr Nanang Fitra Aulia, menuturkan latar belakang dilaksanakan Rapat Koordinasi ini adalah sebagai dampak panjang dari Pandemi Covid-19 yaitu dengan meningkatnya intesitas kasus baik penyakit menular maupun penyakit tidak menular.
Tentunya kondisi tersebut bilamana tidak segera ditanggulangi dan dicegah sedini mungkin, bukan tidak mungkin dapat mengakibatkan bertambah meningkatnya angka morbiditas dan mortalitas, bahkan terjadinya lost generation sebagai penerus bangsa ini, pungkas nya.

Sementata Bupati Asahan yang diwakili oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Asahan, Drs. John Hardi Nasution, M.Si pada pidato tertulisnya mengatakan, Pembangunan kesehatan pada hakikatnya adalah upaya yang dilaksanakan oleh semua komponen yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran, kemauan, dan kemampuan hidup sehat bagi setiap orang agar terwujud derajat kesehatan masyarakat yang setinggi-tingginya, sebagai investasi bagi pembangunan sumber daya manusia yang produktif secara sosial dan ekonomi. Keberhasilan pembangunan kesehatan serta pelayanan yang baik dan prima untuk masyarakat menjadi tanggung jawab bersama, dan yang terpenting adalah melakukan tindakan pencegahan atau preventif terhadap penyakit tidak menular dan penyakit menular.

Sekda juga berpesan Kepada petugas pengelola kesehatan, Camat Se-Kabupaten Asahan dan Kepala Puskesmas agar dapat memberikan edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat untuk meningkatkan kesadaran, kemauan, dan kemampuan hidup sehat bagi setiap orang untuk meningkatakan capaian deteksi dini penyakit, sehingga dapat diketahui dan dicegah secara cepat hingga tercapai nya derajat kesehatan yang baik sesuai dengan program pemerintah Kab.Asahan,

Mengakhiri pidato nya beliau menghimbau kepada jajaran dinas kesehatan, Camat Se-Kabupaten Asahan dan Kepala Puskesmas untuk dapat berperan aktif dalam meningkatkan deteksi dini, preventif, dan respons penyakit agar terwujud nya masyarakat Kabupaten Asahan yang sehat.

Bertindak sebagai narasumber adalah
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit.

Novita Rohdearni Saragih, SKM, M.Sc, MA dengan materi Evaluasi Pelaksanaan Deteksi Dini Penyakit Tidak Menular.

Dr. Novaily Zuliartha, M,Ked(ped), SpA dengan materi Peran IDI Dalam Pelaksanaan Deteksi Dini, Preventif, Dan Respon Penyakit. (As)

Berita Untuk Anda

Terpopuler

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA

Data BNBA Kerusakan Rumah Bencana Hidromet Tapanuli Utara 2025 Difinalkan 486 Unit Rumah Diverifikasi

Taput (Neracanews) – Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara telah menyelesaikan proses verifikasi dan validasi serta menentukan data akhir ‘By Name By Address’ (BNBA) untuk rumah...

Bangun Infrastruktur Terintegrasi, Pemprov Sumut Gelontorkan Rp1,9 Triliun

MEDAN – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) menganggarkan dana sebesar Rp1,9 triliun untuk pembangunan infrastruktur pada tahun 2026. Hal tersebut diungkapkan Dinas Pekerjaan...

Pemkab Asahan Raih Penghargaan UHC 2026 Kategori Madya

Kisaran, 27 Januari 2026 — Pemerintah Kabupaten Asahan kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional dengan menerima Penghargaan Universal Health Coverage (UHC) Tahun 2026 Kategori...

HUT ke-18 BNPB Diraik Secara Sederhana di Taput, 40 Unit Huntara Hampir Rampung

Taput (Neracanews) | Wakil Bupati Tapanuli Utara Dr. Deni Parlindungan Lumbantoruan, M.Eng., bersama Direktur Sistem Penanggulangan Bencana BNPB Agus Wibowo didampingi Asisten Perekonomian dan...

Terungkap Fakta, Pengawas Waterpark Hotel Pia Tidak Memiliki Sertifikat Keahlian

Tapanuli Tengah Pandan (Neracanews) – Korban meninggal bocah berusia 6 tahun tenggelam di Waterpark Hotel Pia Pandan kian terkuak. Temuan fakta terbaru mengungkap bahwa...