Jumat, Februari 27, 2026
spot_img

MTQ ke 22 Tingkat Kabupaten Madina Resmi Dibuka, 436 Peserta Ikut Ambil Bagian

Neracanews | Mandailing Natal – Musabaqoh Tilawatil Qur’an dan Hadits ke-22 tingkat Kabupaten Mandailing Natal (Madina) resmi dibuka. Senin, (27/2/2023) malam.

Sebanyak 436 peserta dari tiap Kecamatan ikut ambil bagian. Kegiatan musabaqoh tilawatil qur’an akan dilaksanakan selama tiga hari mulai dari tanggal 27 Februari sampai 2 Maret 2023.

Sedangkan cabang yang diperlombakan antara lain, cabang hifsul qur’an, tilawatil qur’an, tafsir qur’an, dan cabang hadist nabi.

Asisten III Setdakab Madina Sahnan Pasaribu dalam laporannya menyampaikan kegiatan ini sebagai ajang mempersiapkan khafilah Madina untuk mengikuti seleksi tilawatil Quran dan Hadis tingkat Provinsi Sumut tahun 2023 yang akan dilaksanakan akhir bulan Mei di Kabupaten Padang Lawas.

Selain itu juga untuk meningkatkan kecintaan masyarakat hususnya generasi muda mendalami menghayati dan mengamalkan isi al-qur’an dan menjadikan sebagai pedoman hidup.

“Ini juga sebagai upaya mewujudkan generasi muda yang qur’ani, relegius dan berahklakul karimah, dan ajang silatrurrahmi Pemkab Madina, Forkopimda, pimpinan Ormas, lemaga masyarakat dan majelis taklim,” kata Sahnan.

Sekretaris Daerah Madina Alumulhaq Daulay pada saat pembukaan kegiatan tersebut menyampaikan, alqur’an merupakan kitab suci yang sarat dengan inspirasi dan motivasi agar ummat manusia bisa memperluas wawasan, memperdalam ilmu pengetahuan, dan menyempurnakan ahlak serta menciptakan generasi yang berahlakul karimah.

“Salah satu upaya ummat islam dalam menjadikan alqur’an berfungsi demikian dengan melaksanakan MTQ, selain sebagai ajang meraih prestasi, juga bertujuan mensiarkan agam islam secara luas,” kata Alamulhaq.

Tujuan MTQ ini, kata Alamulhaq sebagai prestasi namun lebih utama lagi dalah siar dan dakwah bagaimana membumikan alquran, dan menjadikan Alqur’an sebagai nafas, sebagai pegangan hidup yang hakiki, dan keperibadian.

Selain itu, Alamulhaq berharap agar hakekat dan makna pada MTQ ini dapat dipegang teguh sehingga alqur’an benar benar dapat diresapi, dihayat dan diamalkan dalam kehidupan sehari hari.

“Kami menghimbau agar MTQ ini benar benar dijadikan sebagai filter penyaringan berbagai dampak negatif kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi yang tidak seauai dengan kandungan Alqur’an,” katanya. (Hem Surbakti)

Berita Untuk Anda

Terpopuler

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA

Ribuan Warga Demo Pemko Medan Minta Cabut Surat Edaran, Disempurnakan

Medan - Lamsiang Sitompul, SH., Ketua Umum Ormas Horas Bangso Batak (HBB) bergabung dalam Aliansi pedagang dan penjual Hewan, berdemonstrasi di depan kantor Walikota,...

Kasus Dugaan Pengambilan 13 Tandan Buah Sawit yang Menjerat Seorang Warga Miskin Menyita Perhatian Publik

Neracanews | Mandailing Natal - Kasus dugaan pengambilan 13 tandan buah kelapa sawit yang menjerat seorang warga berinisial HW (37) terus menyita perhatian publik. Sejak...

Pelayanan Kesehatan Pasca Bencana Tapteng Berjalan Optimal

Tapanuli Tengah Pandan | (Neracanews)- Pelayanan kesehatan pasca bencana di Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) terus menunjukkan perkembangan positif. Langkah darurat hingga pemulihan jangka menengah...

Angka Kemiskinan Sumut di Bawah Nasional, Masuk 17 Terendah di Indonesia

MEDAN – Angka kemiskinan Sumatera Utara (Sumut) tercatat berada di bawah rata-rata nasional dan menempati posisi ke-17 terendah di Indonesia. Berdasarkan data Badan Pusat...

Pemerintah Percepat Bangun Jembatan di Daerah Terdampak Bencana

MEDAN – Pemerintah terus mempercepat pembangunan jembatan di sejumlah daerah terdampak bencana banjir guna memulihkan konektivitas antarwilayah dan memastikan distribusi logistik bagi masyarakat tetap...