Kamis, Januari 22, 2026
spot_img

Mafia Tanah Dilapor Palsukan Tanda Tangan Tokoh Masyarakat Desa Sampali

Neracanews | Medan – Komplotan mafia tanah dilaporkan telah memalsukan tandatangan tokoh masyarakat setempat untuk menguasai sebidang tanah di Desa Sampali, Kecamatan Percut Seituan, Kabupaten Deliserdang, Sumatera Utara tersebut.

Sang tokoh, Pariono alias Pak Kuncung telah membuat laporan pengaduan resmi ke Polda Sumut tanggal 23 September 2021. Laporannya diterima dan diregistrasi dengan No.: LP/B/1487/IX/2021/SPKT/Poldasu

Dalam laporannya, tokoh masyarakat berumur 62 tahun yang tinggal di Kongsi 6, Pondok Damar, Desa Sampali itu menyebut JS yang di duga sebagai pelaku pemalsuan tandatangan kepada wartawan, Rabu (11/5/2022), Pariono mengaku kecewa lantaran sejauh ini penanganan hukum atas laporannya seperti jalan di tempat. Tidak ada perkembangan berarti.

“Yang saya laporkan memalsukan tandatangan saya itu namanya JS. Tapi, saya tau persis JS ini tidak bekerja sendirian. Dia berkomplot dengan cukong mafia tanah,” ungkap Pariono.

Dia lalu menjelaskan, persoalan hukum tersebut berhubungan dengan sebidang tanah dengan Lebar lebih kurang 160 x 36 meter di Jalan H Anif Baru, Dusun XXIV, Desa Sampali. Pariono sudah menguasai dan mengusahai tanah tersebut puluhan tahun, dengan bukti surat penguasaan yang diterbitkan pemerintah. Tapi, tiba-tiba di tahun 2021 ada mafia tanah yang mengklaim memiliki tanah tersebut.

“Saya mengetahui bahwa tiba-tiba ada orang yang mengklaim dan memiliki surat mengenai lahan saya ini pada bulan Juli 2021. Makanya setelah saya cek surat tersebut, akhirnya saya tau bahwa tanda tangan saya dipalsukan dalam surat itu. Makanya segera saya laporkan ke Poldasu,” ungkapnya.

Kekecewaan Pariono bertambah besar tatkala pada 11 April 2022 lalu mengetahui lahannya mulai ditembok oleh orang lain. Proses penembokan hingga saat ini masih berlangsung.

“Ada beberapa oknum TNI yang memback-up pengerjaan tersebut. Seharusnya, berdasarkan laporan saya itu, mengingat sudah ada beberapa saksi yang diperiksa, polisi tidak membiarkan tanah saya itu ditembok pihak lain yang saya laporkan. Apa artinya saya melapor?” tukasnya lagi.

Mengakhiri, Pariono berharap Kapolda Sumut menjalankan komitmen pemberantasan mafia tanah di Sumatera Utara dengan mengusut tuntas kasus pemalsuan tandatangan yang dilaporkannya. Bukan tidak mungkin, sebutnya, penguasaan sejumlah lahan dilakukan para mafia tanah dengan modus serupa.

“Dan kepada Pangdam I/BB saya harap menindak tegas oknum TNI yang terlibat dengan mafia tanah,” pungkasnya.

Kompol Hendro Sutarno, penyidik Polda Sumut yang menangani pelaporan Pariono mengatakan pihaknya sudah mengajukan gelar parkara. “Penyidik sudah mengajukan gelar, menunggu jadwal untuk gelar perkara,” ujarnya, saat dikonfirmasi wartawan, Rabu (11/5/2022).

Sementara itu, Kepala Penerangan Kodam I/BB, Kolonel Inf Donal Erikson Silitonga ketika dikonfirmasi mengenai adanya oknum TNI yang berada dilokasi,Rabu (11/5/2022), hingga kini belum memberikan tanggapan.(021)

Berita Untuk Anda

Terpopuler

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA

Kapal Rumah Sakit Apung DPP PDI-P Memberikan Pelayanan Kesehatan di Tapteng Empat Hari Kedepan

Tapanuli Tengah Sarudik (Neracanews) - Bentuk kepedulian bagi korban bencana yang terjadi pada 25 November 2025, Partai Berlambangkan Banteng Bermocong Putih PDI-Perjuangan Tiba di...

Pemprov Sumut Terus Sempurnakan Program Berobat Gratis, Buka Layanan Aduan Kesehatan 24 Jam

MEDAN – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) terus meningkatkan pelayanan Program Berobat Gratis (PROBIS). Program ini merupakan salah satu Program Hasil Terbaik Cepat...

100 % Sekolah di Sumut Kini Teraliri Listrik dan Internet

MEDAN – Seluruh Sekolah Menengah Atas (SMA), Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), dan Sekolah Luar Biasa (SLB) di Sumatera Utara (Sumut) yang berada di bawah...

Jalan Lapen di Desa Pantis Taput Cepat Rusak, Diduga Tak Sesuai Spesifikasi

Taput | (Neracanews) – Jalan Lapis Penetrasi (Lapen) di Desa Pantis Kecamatan Pahae Julu, Kabupaten Tapanuli Utara (Taput), yang baru selesai dibangun pada Desember...

Pemda Taput Distribusikan 60 Unit Genset Untuk Desa Torhonas dan Pardomuan Nauli

  Tapanuli Utara - Warga Desa Torhonas, Kecamatan Adiankoting, mengucapkan terimakasih kepada Pemerintah daerah Tapanuli Utara (Pemda Taput), yang telah memberikan perhatian dengan menyalurkan Genset...