Kamis, Januari 15, 2026
spot_img

Langkanya BBM Pasca Bencana Taput Picu Antrean Panjang, Dua Pemkab Gelar Rapat – Prioritaskan Pengisian Kendaraan

Taput | (Neracanews) – Pasca bencana alam menerjang Kabupaten Tapanuli Utara (Taput), Sumatera Utara, wilayah tersebut menghadapi masalah baru berupa kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) yang telah berlangsung selama seminggu terakhir.

Fenomena kelangkaan ini menyebabkan antrean panjang pengendara kendaraan roda dua dan empat di sekitar Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU), bahkan mengular hingga ke badan jalan. Antrean diperparah oleh massa yang membawa jerigen berbagai ukuran – yang ditandai warga sebagai panic buying yang didorong rasa takut dan ketidakpastian akan kekurangan lebih lanjut.

Pantauan wartawan menunjukkan antrean panjang terjadi di beberapa titik SPBU di Taput, seperti Silangit, Siborongborong, Sipoholon, Pahae, dan Tarutung. Bahkan pengendara roda empat dari Pematang Siantar yang melintas terpaksa ikut antre untuk mendapatkan pasokan BBM.

“Saya melihat ini sebagai panic buying – warga cemas karena desas-desus tentang kekurangan atau kenaikan harga,” ujar Jonson Silaban, warga Siborongborong.

Seorang pengendara sepeda motor yang tidak ingin disebutkan juga mengungkap kecurigaan terhadap warga yang membawa jerigen untuk diperjualbelikan kembali dengan harga mencekik. Ia mengaku melihat BBM jenis Pertalite dijual dengan harga Rp35 ribu hingga Rp40 ribu per botol Aqua besar, dengan dugaan adanya pengusaha yang bolak-balik antre untuk menimbun.

Di lokasi SPBU juga terlihat ibu-ibu lansia yang membawa jerigen, membuat antrian semakin berkepanjangan. Beberapa warga pengendara yang ikut antrian kemudian menyarankan Pemkab membuat himbauan agar SPBU memprioritaskan pengisian kendaraan pribadi dan tidak melayani pembelian dengan jerigen.

Menanggapi hal ini, Bupati Tapanuli Utara melalui pesan WhatsApp menyampaikan, “Ok, kita sudah rapat tadi untuk melayani kendaraan bermotor saja,” tulisannya singkat lewat ponsel miliknya, Jumat (5/12/2025).

Terpisah, Bupati Humbang Hasundutan (Humbahas) Oloan menyampaikan terima kasih atas saran yang diberikan. “Ini menjadi masukan yang berarti bagi kami. Kami tetap berusaha agar fenomena kelangkaan ini tidak menimbulkan kericuhan di masyarakat,” tulisnya.

Bupati Oloan juga menginformasikan bahwa Pemkab Humbahas telah mengirimkan surat bantuan penyaluran BBM kepada Pertamina pada tanggal 28 November 2025. Pada hari Rabu (4 Desember 2025), Pemkab juga telah mengadakan rapat dengan perwakilan 3 SPBU di wilayahnya dan pihak kepolisian untuk mengatasi masalah ini.

“Informasi dari Pertamina, mereka sedang berupaya menambah armada untuk pengangkutan BBM dari Pekanbaru dan Palembang, karena saat ini kekurangan armada untuk pendistribusian ke Humbang Hasundutan dan wilayah Tapanuli secara luas,” pungkasnya.(Henry).

Berita Untuk Anda

Terpopuler

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA

GAMKI Gelar Natal Nasional dan Aksi Tanggap Bencana di Taput, Dapat Apresiasi Pemerintah

Taput (Neracanews) Parsingkaman Desa Pagaran Lambing I, Adiankoting – Kabupaten Tapanuli Utara (Taput) mengapresiasi Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) atas penyelenggaraan Natal Nasional...

Karang Taruna Tapteng Tempuh Jalur Hukum Terkait Berita Bohong Atau Hoaks

Tapanuli Tengah Pandan (Neracanews) - Organisasi Karang Taruna Tapanuli Tengah, melalui penerima kuasanya, Fatur Rahman Sibuea, resmi melaporkan pemilik akun media sosial ke Polres...

Untuk Pemulihan Pascabencana, Taput Gelar Natal Oikumene dengan Bantuan dari Kemenkopolkam-KemenPPPA

TAPUT (Neracanews) – Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara (Taput) bekerja sama dengan Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Kemenkopolkam) serta Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan...

Di Jalan ACC Rampas Kendaraan. Ini Respon Kabid Humas Polda Sumut

Medan - Kabid Humas Polda Sumut Kombes Ferry Walintukan S.I.K., menanggapi maraknya penarikan paksa kendaraan bermotor di jalanan, Dia akan berkordinasi dengan Reserse kriminal khusus...

Ditahan 11 Bulan dan Dituding WN Pakistan, Tariq Minta Bantuan Presiden Tegakkan Hukum Seadil-adilnya

Medan - Tariq Nabi Mangaratua Batubara (55) penduduk Jalan Palem IV, Kecamatan Medan Helvetia meminta bantuan Presiden Prabowo Subianto untuk menegakkan hukum seadil-adilnya tudingan...