Kamis, Maret 12, 2026
spot_img

Gugatan Perdata Terlapor Dicoret, Penasehat Hukum : Diminta Polisi Tetapkan Tersangka Kasus Penggelapan Mobil

Binjai – Muhammad Amin (33) korban dugaan penggelapan dan pencurian mobil pickup terus berlanjut.Segala upaya dilakukan Amin untuk mendapat keadilan dimata hukum.

Melalui Kuasa Hukumnya, Andro Oki SH, korban penggelapan dan pencurian mendesak Kepolisian Polres Langkat untuk menetapkan petugas Depkolektor CV Cahaya Berlian Motor sebagai tersangka.

Menurutnya, dalam kurun waktu hampir lima bulan ni, kasus dugaan penggelapan mobil terhadap kliennya yang ditangani Polisi sebatas dalam penyidikan dan kabarnya polisi menangguhkan perkara ini sementara karena adanya gugatan perdata di pengadilan.

” Sesuai pemberitahuan perkembangan hasil penyidikan SP2HP dari polisi, perkara itu sementara ditangguhkan lantaran pihak terlapor ada upaya melakukan gugatan perdata di Pengadilan Negeri Stabat, namun tadi setelah kita cek ke pengadilan, gugatan perkara tersebut dicoret dalam register perkara,” ujar Kuasa Hukum Andro Oki SH, Rabu (19/10) disela Konferensi Persnya.

Maka dari itu, lanjut pria sapaan akrab Oki menjelaskan, tercoretnya perkara No. 2/Pdt.G.S/2022/PN Stb dalam register perkara yang diajukan terlapor, pihak kepolisian Polres Langkat sudah seharusnya segera menetapkan tersangka dalam kasus ini.

“Kami berharap, kasus tersebut secepatnya diteruskan, dan siapa saja yang terlibat, harus bertanggung jawab secara hukum,” tegasnya.

Selanjutnya, masih dikatakan Oki, dirinya sempat sesalkan dalam perkara ini, kenapa pihak penyidik mengatakan perkara yang dinaikan buah jeruk dan timbangan bukan mobil.

“Padahal disitu jelas dalam laporan dari klien saya, objek yang lebih besar itu mobil dan sepaket dengan buah jeruk, jadi pihak kepolisian janganlah mengada Ngada, jalankanlah proses hukum dengan seadil adilnya,” pungkasnya.

Sementara itu, Amin warga Dusun I/A Family DS Pantai Gemi Kecamatan Stabat, Kabupaten Langkat dalam kasus ini berharap kepada Bapak Kapolres Langkat untuk menindaklanjuti kasus yang dialaminya, sebab akibat dari kejadian yang menimpah dirinya, ia tidak dapat bisa bekerja.

“Saya sudah lima bulan ni tidak bisa bekerja bang, bagaimana saya bisa bekerja, mobil saya dilarikan pihak petugas Depkolektor, padahal saya cuma menunggak empat bulan, dan saya juga sudah ada etika baik untuk membayar satu bulan atau dua bulan, tapi mereka menolak,” ucap Amin dengan sedih.

Selain itu, kata Amin, mobil miliknya dilarikan pihak petugas Depkolektor dengan cara dijanjikan penambahan pinjaman modal, namun yang ia dapat bukan penambahan pinjaman modal melainkan mobil miliknya dibawa kabur serta buah jeruk yang akan dia jual.

” Saya disini meminta keadilan Hukum agar pelaku secepatnya ditangkap dan diproses agar ada efek jera bagi Depkolektor yang nakal,” ungkapnya.

Penulis : (Surya Turnip)

Berita Untuk Anda

Terpopuler

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA

PMI Medan dan Palang Merah Amerika Paparkan Program Ketahanan Panas kepada Pemko Medan

Medan - Pengurus Palang Merah Indonesia (PMI) Medan bersama perwakilan Palang Merah Amerika beraudiensi dengan Pemko Medan, Kamis (12/3/2026). Rombongan diterima Wakil Wali Kota...

Sumut Kembangkan Satu Data Tunggal Bencana

MEDAN – Badan Pusat Statistik (BPS) Sumatera Utara (Sumut) berkolaborasi dengan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Sumut mengembangkan satu data tunggal kebencanaan melalui portal...

Dewan Pendidikan Taput Dilantik, Diharapkan Dorong Kemajuan Pendidikan dan Pembentukan Karakter

Taput (Neracanews) - Bupati Tapanuli Utara (Taput) Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat, melantik anggota Dewan Pendidikan Kabupaten Taput dalam acara yang berlangsung di SMP Negeri...

Wabup Taput Buka Forum RKPD 2027 Fokus pada Akselerasi Ekonomi dan Kualitas SDM

Taput (Neracanews) - Wakil Bupati Tapanuli Utara (Taput) Deni Parlindungan Lumbantoruan, didampingi Sekretaris Daerah Henry M. M. Sitompul, membuka secara resmi Forum Lintas Perangkat...

NCW Terima Balasan Klarifikasi Imigrasi Soal 10 WNA, Minta Proses Hukum Dibuka Secara Transparan

Bekasi – Nasional Corruption Watch (NCW) DPD Bekasi Raya menyatakan telah menerima balasan resmi dari Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Non-TPI Tangerang terkait permohonan...