Kamis, Januari 29, 2026
spot_img

Atika Azmi Utammi Nasution Peringati Malam Nuzulul Quran di Masjid Agung Nur Ala Nur

Neraca News | Mandailing Natal – Wakil Bupati Mandailing Natal (Madina) Atika Azmi Utammi Nasution mengajak masyarakat Madina memaknai malam Nuzulul Quran atau malam 17 ramadhan untuk lebih bertaqwa dan menjadikan Al-Quran sebagai pedoman dan petunjuk dalam hidup.

“Kami mengajak masyarakat Madina memaknai Al-Quran sebagai penunjuk kita dalam hidup. Kita sering mengeluh dalam hidup dan sering lupa untuk menjadikan Al-Quran sebagai petunjuk hidup,” kata Atika pada acara peringatan malam Nuzulul Quran di Masjid Agung Nur Ala Nur, Kecamatan Panyabungan, Madina, Sumut, Jumat (7/4/2023).

Atika mengatakan malam Nuzulul Qur’an menjadi satu malam yang nilai nya lebih baik daripada seribu bulan atau 83 tahun.

Wakil Bupati Madina ini juga mengajak masyarakat untuk melakukan ibadah ekstra di bulan suci ramadhan dari hari biasa.

Atika juga meminta orangtua mengajari anak-anak untuk rajin membaca Al-Quran sehingga dapat memaknai dan mengamalkan isi Al-Quran.

“Mari mendidik keluarga untuk mempelajari dan mengamalkan Al-Quran hingga kita terjaga dalam kebaikan,” kata Atika.

Atika juga mengatakan Pemkab Madina terus menjalankan program-program keagamaan seperti shalat zuhur berjamaah, shalat subuh berjamaah dan tarawih.

“Tidak lain tujuannya untuk meningkatkan iman. Momentum ini harus kita maknai untuk mensucikan diri dan semoga dapat bertemu dengan ramadhan selanjutnya,” kata Atika.

Peringatan malam Nuzulul Quran ini ceramah diisi oleh ustadz Muhammad Nasir Lc Ketua MUI Kabupaten Madina.

Dalam ceramahnya, ustad Nasir menyampaikan makna-makna mengenai malam Nuzulul Quran. Julukan itu disebabkan karena di bulan ramadhan memiliki keistimewaan yang tidak dimiliki oleh bulan lainnya, antara lain lain, Pertama, di bulan ini Allah SWT pertama kali menurunkan Al Quran, sebagaimana firmannya dalam Qs. Al-Baqarah ayat 185.

Kedua, di bulan ramadhan terdapat satu malam yang nilai nya lebih baik daripada seribu bulan atau 83 tahun yakni malam Lailatul Qadar.

Terakhir, di bulan Ramadhan segala bentuk amal ibadah akan dilipat gandakan oleh Allah SWT.

Ustad Nasir menyampaikan Al-Quran sendiri diterima oleh Rasulullah SAW secara berangsur-angsur selama kurang lebih 23 tahun dan disesuaikan dengan kondisi yang terjadi kala itu. Adapun surat yang pertama kali diterima oleh Rasulullah SAW adalah Qs. Al-Alaq ayat 1-5.

“Berangsur-angsur saat nabi berada di gua hiro. Rasulullah SAW pergi ke gua hiro untuk menenangkan diri, 17 ramadhan malaikat jibril menghampiri nabi dan menyuruh membaca iqrok,” kata ustad Nasir.

Ustad Nasir berharap momen malam Nuzulul Quran ini masyarakat Madina dapat memperoleh kemuliaan dan keberkahan dengan terus membaca dan mengamalkan Al-Quran.

“Semoga kita akan menjadi umat yang akan memperoleh syafaat di Yaumul Akhir kelak,” katanya. (Hem Surbakti)

Berita Untuk Anda

Terpopuler

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA

Data BNBA Kerusakan Rumah Bencana Hidromet Tapanuli Utara 2025 Difinalkan 486 Unit Rumah Diverifikasi

Taput (Neracanews) – Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara telah menyelesaikan proses verifikasi dan validasi serta menentukan data akhir ‘By Name By Address’ (BNBA) untuk rumah...

Bangun Infrastruktur Terintegrasi, Pemprov Sumut Gelontorkan Rp1,9 Triliun

MEDAN – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) menganggarkan dana sebesar Rp1,9 triliun untuk pembangunan infrastruktur pada tahun 2026. Hal tersebut diungkapkan Dinas Pekerjaan...

Pemkab Asahan Raih Penghargaan UHC 2026 Kategori Madya

Kisaran, 27 Januari 2026 — Pemerintah Kabupaten Asahan kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional dengan menerima Penghargaan Universal Health Coverage (UHC) Tahun 2026 Kategori...

HUT ke-18 BNPB Diraik Secara Sederhana di Taput, 40 Unit Huntara Hampir Rampung

Taput (Neracanews) | Wakil Bupati Tapanuli Utara Dr. Deni Parlindungan Lumbantoruan, M.Eng., bersama Direktur Sistem Penanggulangan Bencana BNPB Agus Wibowo didampingi Asisten Perekonomian dan...

Terungkap Fakta, Pengawas Waterpark Hotel Pia Tidak Memiliki Sertifikat Keahlian

Tapanuli Tengah Pandan (Neracanews) – Korban meninggal bocah berusia 6 tahun tenggelam di Waterpark Hotel Pia Pandan kian terkuak. Temuan fakta terbaru mengungkap bahwa...