Kamis, Maret 12, 2026
spot_img

Ajudan Walkot Medan Diduga Kuasai Project di Pemko Medan, Narsum Minta KPK Turun Periksa Project di Lapangan

Neracanews | Medan – Orang dekat Wali Kota Medan Bobby Nasution disebut – sebut “rajai” sejumlah proyek di Pemko Medan. Orang dekat tersebut berinisial nama FJR diduga kerab wara – wiri di sejumlah dinas – dinas untuk mendapatkan proyek.

Seperti halnya diungkapkan Juru Bicara Relawan Sahabat Bang Boby (SBB), Ahmad Fauzi Pohan, menyebutkan dugaan tersebut telah beredar ditengah masyarakat Kota Medan.

Ahmad melanjutkan, bahwa inisial FJR ini juga berperan mengatur sejumlah proyek di beberapa dinas di Kota Medan.

Tidak hanya itu, FJR juga digadang – gadang terlibat dalam proyek gagal lampu pocong. Sangkin saktinya FJR ini dan kedekatannya dilingkaran kekuasaan Wali Kota Medan, FJR juga diduga menggunakan jasa supir pribadi dari Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Medan.

Kesaktian FJR ini pun cukup menakjubkan. Pasalnya supir pribadinya yang nota bene digaji oleh APBD Pemko Medan dapat ia gunakan dalam keperluan pribadinya.

Ahmad Fauzi Pohan orang pertama yang mendeklarasikan dirinya sebagai Timses pemenangan Bobby Nasution itu mengklaim memiliki bukti yang kuat.

” Kita memiliki bukti terkait sejumlah proyek di dinas Pemko Medan atas keterlibatan FJR” ucapnya kepada krua awak media ini, Kamis (08/06/2023).

Dilain sisi, menanggapi pemberitaan sebelumnya pada artikel lintas10.com, narasumber lain yang tidak ingin di sebutkan namanya mengatakan kalau Fjr ini tidak bermain sendiri, masih ada adek stambuknya sewaktu kuliah atas nama Fa dan Adr.

” Kaki tangan si fajar itu fauzi dan si andre adrk stambuk di fakultas tehnik unimed. Semua pembayaran fee proyek dana kelurahan dan PL sm si Fauzi”, ucap narsum

“Tolong di cek pembangunan gedung kelas baru smp negeri 2 yg di jalan brigjend katamso”, sambungnya.

Narasumber juga menjelaskan bahwa project pembangunan gedung baru di SMP N 2 Jalan Brigjend Katamso di pegang oleh Dinas Perkim Medan, dan itu di kelola oleh FA.

Selain itu, sahabat dari Fjr yang diduga mendapat project project PL dari Dinas Pendidikan karna sahabatnya yang berinisial PH tersebut memiliki Lembaga Survey.

“PL dinas pendidikan sebagian ada di kasi sm si BBD dan PH, si PH makanya di kasi sm si Fjr karena punya lembaga survey

Dikonfirmasi terpisah terkait tudingan tersebut kepada FJR, namun ia masih bungkam dan enggan menanggapi konfirmasi wartawan.(Tim)

 

Medan – Orang dekat Wali Kota Medan Bobby Nasution disebut – sebut “rajai” sejumlah proyek di Pemko Medan. Orang dekat tersebut berinisial nama FJR diduga kerab wara – wiri di sejumlah dinas – dinas untuk mendapatkan proyek.

Seperti halnya diungkapkan Juru Bicara Relawan Sahabat Bang Boby (SBB), Ahmad Fauzi Pohan, menyebutkan dugaan tersebut telah beredar ditengah masyarakat Kota Medan.

Ahmad melanjutkan, bahwa inisial FJR ini juga berperan mengatur sejumlah proyek di beberapa dinas di Kota Medan.

Tidak hanya itu, FJR juga digadang – gadang terlibat dalam proyek gagal lampu pocong. Sangkin saktinya FJR ini dan kedekatannya dilingkaran kekuasaan Wali Kota Medan, FJR juga diduga menggunakan jasa supir pribadi dari Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Medan.

Kesaktian FJR ini pun cukup menakjubkan. Pasalnya supir pribadinya yang nota bene digaji oleh APBD Pemko Medan dapat ia gunakan dalam keperluan pribadinya.

Ahmad Fauzi Pohan orang pertama yang mendeklarasikan dirinya sebagai Timses pemenangan Bobby Nasution itu mengklaim memiliki bukti yang kuat.

” Kita memiliki bukti terkait sejumlah proyek di dinas Pemko Medan atas keterlibatan FJR” ucapnya kepada krua awak media ini, Kamis (08/06/2023).

Dilain sisi, menanggapi pemberitaan sebelumnya pada artikel lintas10.com, narasumber lain yang tidak ingin di sebutkan namanya mengatakan kalau Fjr ini tidak bermain sendiri, masih ada adek stambuknya sewaktu kuliah atas nama Fa dan Adr.

” Kaki tangan si fajar itu fauzi dan si andre adrk stambuk di fakultas tehnik unimed. Semua pembayaran fee proyek dana kelurahan dan PL sm si Fauzi”, ungkapnya melalui pesan DM Instagram pada Minggu (11/6).

“Tolong di cek pembangunan gedung kelas baru smp negeri 2 yg di jalan brigjend katamso”, sambungnya.

Narasumber juga menjelaskan bahwa project pembangunan gedung baru di SMP N 2 Jalan Brigjend Katamso di pegang oleh Dinas Perkim Medan, dan itu di kelola oleh FA.

” Kalau bisa min, KPK RI dan BPK RI turun ke lapangan untuk lakukan pengecekan langsung project project Pemko Medan yang di pegang oleh si Fjr ini”, tutup narsum.

Selain itu, sahabat dari Fjr yang diduga mendapat project project PL dari Dinas Pendidikan karna sahabatnya yang berinisial PH tersebut memiliki Lembaga Survey.

“PL dinas pendidikan sebagian ada di kasi sm si BBD dan PH, si PH makanya di kasi sm si Fjr karena punya lembaga survey

Dikonfirmasi terpisah terkait tudingan tersebut kepada FJR, namun ia masih bungkam dan enggan menanggapi konfirmasi wartawan.(Tim)

Berita Untuk Anda

Terpopuler

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA

PMI Medan dan Palang Merah Amerika Paparkan Program Ketahanan Panas kepada Pemko Medan

Medan - Pengurus Palang Merah Indonesia (PMI) Medan bersama perwakilan Palang Merah Amerika beraudiensi dengan Pemko Medan, Kamis (12/3/2026). Rombongan diterima Wakil Wali Kota...

Sumut Kembangkan Satu Data Tunggal Bencana

MEDAN – Badan Pusat Statistik (BPS) Sumatera Utara (Sumut) berkolaborasi dengan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Sumut mengembangkan satu data tunggal kebencanaan melalui portal...

Dewan Pendidikan Taput Dilantik, Diharapkan Dorong Kemajuan Pendidikan dan Pembentukan Karakter

Taput (Neracanews) - Bupati Tapanuli Utara (Taput) Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat, melantik anggota Dewan Pendidikan Kabupaten Taput dalam acara yang berlangsung di SMP Negeri...

Wabup Taput Buka Forum RKPD 2027 Fokus pada Akselerasi Ekonomi dan Kualitas SDM

Taput (Neracanews) - Wakil Bupati Tapanuli Utara (Taput) Deni Parlindungan Lumbantoruan, didampingi Sekretaris Daerah Henry M. M. Sitompul, membuka secara resmi Forum Lintas Perangkat...

NCW Terima Balasan Klarifikasi Imigrasi Soal 10 WNA, Minta Proses Hukum Dibuka Secara Transparan

Bekasi – Nasional Corruption Watch (NCW) DPD Bekasi Raya menyatakan telah menerima balasan resmi dari Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Non-TPI Tangerang terkait permohonan...