Presiden Jokowi Apresiasi Mentri BUMN Bentuk Merah Putih Fund

Neracanews | Jakarta – Presiden Joko Widodo mengapresiasi Menteri BUMN Erick Thohir atas gagasan pendirian Merah Putih Fund yang dapat menyalurkan pendanaan bagi perusahaan-perusahaan rintisan.

“Saya sangat menghargai apa yang digagas oleh Menteri BUMN Pak Erick Thohir, dalam menyiapkan sebuah pendanaan, Merah Putih Fund, yang ini nanti akan memberikan suntikan kepada soonicorn-soonicorn agar bisa melompat ke level yang lebih tinggi,” kata Presiden Jokowi saat meresmikan Gerakan Akselerasi Generasi Digital di Jakarta, Rabu.

Presiden meminta kepada Menteri BUMN agar swasta dan juga Lembaga Pengelola Investasi (Indonesia Investment Authority/INA) turut dilibatkan dalam Merah Putih Fund sehingga dapat meningkatkan sumber pendanaan dan pendampingan bagi perusahaan-perusahaan rintisan.

“Sehingga semakin tersiapkan sebuah dana yang besar yg ingin kita pakai untuk mempercepat proses-proses yang tadi saya sampaikan. Saya sangat menghargai apa yang telah dikerjakan oleh Pak Erick Thohir dalam menyiapkan Merah Putih Fund ini,” kata Presiden.

Merah Putih Fund, kata Presiden, akan melengkapi pengembangan talenta digital dan unsur-unsur ekosistem digital lainnya, sehingga dapat mempercepat terciptanya ekosistem masyarakat digital di Indonesia.

“Ada peluang, kesempatan, opportunity itu ada. Ekonomi digital akan tumbuh kalo infrastruktur kita siap, talenta ada, pemerintah kita siap, regulasi siap sehingga terbangun ekosistem masyarakat digital,” kata Presiden.

Presiden menjelaskan kemajuan digitalisasi dalam berbagai aspek kehidupan saat ini tak bisa dihindari. Sistem pembayaran di Indonesia kini juga sudah lekat dengan digitalisasi, dari mulai pembayaran untuk pembelian kebutuhan sehari-sehari, jasa transportasi, dan layanan perbankan.

“Volume transaksi e-money (uang elektronik) dibandingkan tahun yang lalu per Oktober juga naik 31 persen. Apa yg ingin saya sampaikan, bahwa potensi pasarnya ini besar. Jangan yang ambil nanti orang lain,” kata dia.

Saat ini, kata Presiden, Indonesia memiliki 2.319 start up, dengan di antaranya 1 berlevel decacorn, 7 unicorn, dan banyak soonicorn.

“Kita memang harus mau tidak mau harus siap atas kemajuan digital dunia,” kata Presiden Jokowi.(021)

 

SUMPAH PEMUDAspot_img
PENGADUAN POL PPspot_img
PENGADUAN DLH KOTA MEDANspot_img
CEGAH STUNTINGspot_img
NOMOR DARURAT DAMKARspot_img
SIAGA BENCANA BANJIRspot_img
CEK KESEHATAN GRATISspot_img

Berita Untuk Anda

Terpopuler

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA

Dosma Roha Sijabat Dipercaya Jadi Dewan Pengarah, Lamsiang Sitompul Kembali Pimpin HBB

‎MEDAN - Dosma Roha Sijabat, S.H., M.H., resmi dipercaya mengemban amanah sebagai Dewan Pengarah Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Horas Bangso Batak (HBB) periode 2026–2031....

Dugaan Keracunan Sate di Pematang Reba Ditetapkan KLB, Korban Bertambah Jadi 24 Orang

INHU – Pemerintah Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) resmi menetapkan status Kejadian Luar Biasa (KLB) atas dugaan kasus keracunan makanan massal yang menimpa puluhan warga...

Dua Tahun Prabowo Gibran, Memperkuat Swasembada Pangan Berkelanjutan

Jakarta - Neracanews.com -- Dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menjadi periode percepatan pembangunan pertanian, terutama dalam memperkuat...

SMSI Usulkan Rotasi atau Panitia Bersama agar HPN Lebih Inklusif dan Transparan

Taput (NeracaNews) - Sekretaris Jenderal Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Pusat, Makali Kumar, angkat bicara menyusul terbitnya Surat Keputusan Dewan Kehormatan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat Nomor 98/X/DK/PWI‑P/SK‑SR/2026 tanggal 14 Oktober 2026 yang menjatuhkan sanksi...

Dinkes Sumut Imbau Warga Batasi Aktivitas di Luar Rumah Saat Kualitas Udara Buruk

MEDAN – Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) mengimbau masyarakat membatasi aktivitas di luar rumah saat kualitas udara memburuk. Masyarakat juga diminta menggunakan...