Kamis, Maret 12, 2026
spot_img

Gubsu Tinjau Lokasi Semburan Lumpur PT SMGP

Neracanews | Mandailing Natal – Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Edy Rahmayadi meninjau langsung lokasi insiden semburan lumpur dan asap hitam sumur bor PT Sorik Marapi Geothermal Power (SMGP) di Desa Sibanggor Julu, Kecamatan Puncak Sorik Marapi, Kabupaten Mandailing Natal, Rabu (27/4/2022). Peristiwa tersebut mengakibatkan 22 orang dilarikan ke RSUD Panyabungan.

Turut mendampingi Gubernur, Bupati Mandailing Natal (Madina) HM Jafar Sukhairi Nasution, Wakil Bupati Madina Atika Azmi Utammi Nasution, Ketua DPRD Madina Erwin Efendi Lubis, Kapolres Madina AKBP HM Reza Chairul AS, dan pimpinan OPD lainnya.

Setibanya di Desa Sibanggor Julu, Edy membagikan bantuan berupa sembako kepada warga yang terdampak.

Pada peninjauan tersebut, Edy mengatakan belum bisa memastikan permasalahan yang terjadi dan sedang mempelajarinya.

Dari Pemkab Madina, Edy menunjuk Wakil Bupati Madina untuk memimpin pengusutan, tim dari pusat akan dipimpin oleh Roni. Tim dari Provinsi Sumut sudah turun sejak hari Senin (25/4/2022).

“Kita sedang mempelajari dan nanti dari pemerintahan itu dipimpin oleh Wakil Bupati Madina tetapi dari pusat ada Pak Roni dan tim juga sudah turun mulai hari Senin kemarin,” Kata Edy.

Lebih lanjut, Edy menyampaikan ada beberapa hal yang bisa dipastikan, Salah satunya untuk kemajuan pembangunan dibutuhkan energi.

Edy mengajak untuk sama-sama mensukseskan pembangunan. Edy mengatakan di negara lain juga memiliki sumber energi yang sama seperti di Madina dan telah menghasilkan 2×45 mega watt.

“Untuk itu, ini harus sukses, negara yang lain juga mengambil energi seperti ini termasuk di Sumut sudah di beberapa tempat dan di tempat ini sudah dua kali, 2×45 mega watt yang sudah dihasilkan,”kata Edy.

Edy mempertanyakan mengapa di Madina tidak berhasil dan kedepannya akan dievaluasi oleh tim. “Ini yang sedang akan dievaluasi dengan Pak Roni, Buk Wakil dan Pak Bupati nanti,” lanjutnya.

Edy menanggapi permintaan masyarakat mengenai ditutupnya PT SMGP, Edy mengatakan jika diberhentikan itu bukan solusi yang baik, itu akan membuat pembangunan berhenti.

“Solusinya bagaimana rakyat ini tidak menjadi korban tapi energi ini bisa kita ambil. Kita harus cari solusinya” tegas Edy. (Hem Surbakti)

Berita Untuk Anda

Terpopuler

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA

PMI Medan dan Palang Merah Amerika Paparkan Program Ketahanan Panas kepada Pemko Medan

Medan - Pengurus Palang Merah Indonesia (PMI) Medan bersama perwakilan Palang Merah Amerika beraudiensi dengan Pemko Medan, Kamis (12/3/2026). Rombongan diterima Wakil Wali Kota...

Sumut Kembangkan Satu Data Tunggal Bencana

MEDAN – Badan Pusat Statistik (BPS) Sumatera Utara (Sumut) berkolaborasi dengan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Sumut mengembangkan satu data tunggal kebencanaan melalui portal...

Dewan Pendidikan Taput Dilantik, Diharapkan Dorong Kemajuan Pendidikan dan Pembentukan Karakter

Taput (Neracanews) - Bupati Tapanuli Utara (Taput) Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat, melantik anggota Dewan Pendidikan Kabupaten Taput dalam acara yang berlangsung di SMP Negeri...

Wabup Taput Buka Forum RKPD 2027 Fokus pada Akselerasi Ekonomi dan Kualitas SDM

Taput (Neracanews) - Wakil Bupati Tapanuli Utara (Taput) Deni Parlindungan Lumbantoruan, didampingi Sekretaris Daerah Henry M. M. Sitompul, membuka secara resmi Forum Lintas Perangkat...

NCW Terima Balasan Klarifikasi Imigrasi Soal 10 WNA, Minta Proses Hukum Dibuka Secara Transparan

Bekasi – Nasional Corruption Watch (NCW) DPD Bekasi Raya menyatakan telah menerima balasan resmi dari Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Non-TPI Tangerang terkait permohonan...