PAD Karo mengalami kenaikan signifikan pada Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (P-APBD) Tahun 2026. Pemerintah Kabupaten Karo mencatat lonjakan pendapatan daerah yang bersumber dari sektor pelayanan kesehatan.
PAD Karo awal mula tercatat sebesar Rp 169.541.348.318,00. Angka pendapatan tersebut kini resmi meningkat menjadi Rp 181.807.530.751,00 pada P-APBD 2026.
PAD Karo bertambah sebesar Rp 12.266.182.433,00 (Dua Belas Miliar Dua Ratus Enam Puluh Enam Juta Seratus Delapan Puluh Dua Ribu Empat Ratus Tiga Puluh Tiga Rupiah). Kenaikan sebesar Rp 12,2 miliar ini menjadi bukti pengelolaan retribusi pelayanan kesehatan yang makin optimal.
PAD Karo yang meningkat ini turut menjadi sinyal positif atas membaiknya kualitas layanan kesehatan bagi masyarakat. Selain itu, peningkatan ini membuktikan kontribusi nyata sektor kesehatan dalam menopang pendapatan daerah.
PAD Karo terus didorong agar makin transparan dan akuntabel di bawah kepemimpinan Bupati Karo Brigjen Pol (Purn) Dr. dr. Antonius Ginting, Sp.OG., M.Kes dan Wakil Bupati Komando Tarigan. Langkah ini dilakukan demi mewujudkan pembangunan Tanah Karo yang lebih maju. (As)







