Tapanuli Tengah (Neracanews) – Wakil Bupati Tapanuli Tengah, Mahmud Efendi bersama perwakilan dari Hongkong Red Cross (Palang Merah Hongkong) dan PMI Sumatera Utara serahkan bantuan paket perlengkapan paket sekolah pada siswa terdampak bencana alam pada, Kamis (04/06/26).
Dalam kesempatan itu, Wakil Bupati Mahmud Efendi yang juga menjabat sebagai Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) menyampaikan apresiasi atas kepedulian Hongkong Red Cross yang berskala internasional atas kepedulian terhadap wilayah Tapteng yang terdampak.
“Kami atas nama Pemkab Tapteng dan juga selaku Ketua PMI Tapteng sangat bersyukur atas hadirnya teman-teman dari Hongkong Red Cross yang telah peduli kepada siswa-siswi terdampak bencana di Tapanuli Tengah. Kita berharap kerja sama dan sinergi kemanusiaan ini dapat terus terjalin dengan baik di masa depan,” Tutur Mahmud Efendi saat memberikan kata sambutannya.
Tambah Mahmud melalui penyampaian kata sambutannya, ada saudara-saudara kita dari Hongkong, PMI Pusat, dan PMI Provinsi Sumatera Utara yang turut memberikan perhatian penuh untuk membantu meringankan beban masyarakat kita di sini.
“Intinya, kita tetap semangat menghadapi cobaan yang terjadi, mari bangkit menuju Tapteng baru,” Ucap Mahmud.
Sesuai perkenalan para tamu, Wakil Bupati Tapteng juga memberikan suntikan motivasi kepada para pelajar agar tidak patah semangat di tengah situasi pascabencana. Mahmud menekankan bahwa proses belajar-mengajar harus tetap berjalan demi masa depan mereka.
“Kita harus semangat menghadapi imbas dari kejadian yang terjadi. Timbahlah ilmu setinggi mungkin, tetap semangat menyongsong masa depan,” tutupnya memberikan motivasi bagi para anak didik yang berhadir.
Sementara itu, Jean Lin selaku Programme Coordinator, International Relief Service dari Hongkong Red Cross menyampaikan rasa empati sekaligus harapannya bagi para siswa di Tapanuli Tengah agar tetap semangat belajar meraih cita-cita.
“Kami dari Palang Merah Hongkong datang membawa sedikit hadiah agar teman-teman bisa belajar dengan lebih baik. Kami tahu teman-teman di sini sempat terdampak banjir. Semoga bantuan ini bisa membantu dan membuat keadaan menjadi lebih baik,” Ungkap Jean Lin.
Bantuan yang disalurkan dalam aksi kemanusiaan ini berjumlah 110 paket peralatan sekolah. Setiap paketnya berisikan perlengkapan belajar yang komprehensif, meliputi, tas sekolah, buku tulis, tempat minum (tumbler), tempat makan, pensil warna, pensil, dan pulpen, serta penggaris.
Aksi kolaboratif antara Pemkab Tapteng, PMI, dan Hongkong Red Cross ini diharapkan dapat memulihkan psikologis para siswa serta memastikan hak pendidikan anak-anak di wilayah terdampak banjir tetap terpenuhi dengan layak.
“ini tugas mulia dan menjadi tangung jawab bersama,” Ujarnya di penghujung kegiatan.(Rimember)



