Tapanuli Tengah (Neracanews) – Penerimaan murid baru malaui jalur Afirmasi, SMA N 1 Matauli Pandan, ajaran 2026-2027 yang di gelar pada Kamis, (04/06/26) dikuti 142 siswa pendaftar.
Dari wawancara singkat bersama para awak media, Kepala Sekolah SMA N 1 Matauli Pandan, Deden Rachmawan S.Pd, M.M menjelaskan bahwa atusias pendaftaran dari jalur afirmasi sukses dilaksanakan.
Deden juga menjelaskan, jalur Afirmasi adalah memastikan bahwa akses untuk menjadi siswa Matauli bisa dirasakan bagi warga kurang mampu tetapi berprestasi.
“Jadi dari semua kalangan punya hak yang sama untuk dapat bersekolah di SMA Negeri 1 Matauli pandan. Harapan kita kedepan, jenjang pendidikan berkelas bisa dinikmati dengan merata, tanpa dibeda-bedakan,” Ujarnya.
Tambahnya lagi, dari ekonomi yang kurang mampu, kemudian dari anak-anak yang terpencil, kemudian dari anak-anak yang berkebutuhan khusus, atau mungkin boleh saya katakan dapat terakomodir orang tua, dapat mengikuti program afirmasi, namun demikian, tetap kita mengedepankan objektifitas dalam pemilihannya.
“Sekarang jalur Afirmasi ini masuk dalam tahap namanya tes pemantauan akademik. Jadi kita akan lihat nanti Ini dilaksanakan dengan menggunakan sistem komputer base test, di mana anak-anak melaksanakan kegiatan ujian, menjawab soal-soal, dan hasilnya secara real-time bisa kita lihat langsung di Gimnasium, dan juga bisa kita lihat di kanal Youtube SPMB, SMA Negeri Matauli Pandan di jalur afirmasi.
Selain dari penjelasan terkait penerimaan murid baru melalui jalur Afirmasi, Deden sebagai Kepala sekolah SMA N 1 Matauli Pandan juga memberikan pesan kepada masyarakat bahwa, penerimaan jalur afirmasi yang kita laksanakan tetap mengedepankan objektifitas, semuanya berdasarkan hasil TKA dan tentunya penelusuran lewat wawancara.
Lanjutnya, ada beberapa prosedur yang harus dijalani para siswa seperti, tes kemampuan akademik secara CBT, Live Scoring, kemudian wawancara, hal ini bertujuan memastikan bahwa memang anak tersebut punya keinginan yang kuat untuk sekolah di SMA N 1 Matauli Pandan.
Dipenghujung wawancara yang digelar di gedung Gimnasium, Sosok Kepsek juga memberikan himbauan kepada siswa/siswi yang ingin menimbah ilmu di SMA N 1 Matauli pandan di tahun ajaran berikutnya. Persiapkan diri dengan sebaik-baiknya, terutama khususnya untuk masyarakat Tapteng-Sibolga, sekolah Negeri yang kita miliki adalah sekolah pertama yang bisa mengimplementasikan curriculum AIB.
“Ini kesempatan yang luar biasa buat Siswa/Siswi di wilayah Tapteng dan sekitarnya. Karena, kita menyiapkan 20 orang kuota khusus untuk Tapteng dan Sibolga untuk bisa mengambil curriculum AIB,” Ungkapnya.
Intinya, manfaatkan momen ini sebaik mungkin, persiapkan diri dengan sebaik-baiknya.
Mengakhiri wawancara yang terlaksana, Kepsek Matauli juga memberikan himbauan kepada segenap masyarakat, “Jangan percaya dengan siapapun, kita lebih mengedepankan objektifitas, tentunya berbasis kemampuan dari anaknya sendiri, bukan dari hal-hal yang lain.
“Jadi jangan percaya apabila ada oknum-oknum yang menjanjikan untuk dapat masuk ke SMA N 1 Matauli Pandan dengan mengiring isu yang tidak benar,” Tutupnya.
(Rimember)



