Hardiknas 2026: Rp1,4 Triliun untuk Pendidikan, Saatnya Pemko Medan Membuktikan Amanat Konstitusi

Oleh: Muhammad Fathur Ammar,
Wakil Ketua Bidang Organisasi DPC GMNI Medan
Mahasiswa Ilmu Kesejahteraan Sosial FISIP USU

MEDAN – Menjelang Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026, perhatian masyarakat tertuju pada arah kebijakan pendidikan di Kota Medan. Pemerintah Kota Medan mengalokasikan sekitar Rp1,401 triliun bagi sektor pendidikan dalam APBD 2026. Nilai tersebut setara sekitar 20,6 persen dari total belanja daerah yang mencapai Rp6,79 triliun.

Besarnya alokasi anggaran tentu patut diapresiasi. Namun masyarakat tidak hanya
membutuhkan angka besar dalam dokumen keuangan daerah. Publik berhak menuntut hasil nyata berupa sekolah yang layak, peningkatan mutu belajar, kesejahteraan guru, dan akses pendidikan yang merata.

Dalam Alinea Keempat Pembukaan UUD 1945 ditegaskan bahwa salah satu tujuan negara adalah mencerdaskan kehidupan bangsa. Amanat tersebut mengikat seluruh penyelenggara negara, termasuk pemerintah daerah. Karena itu, pendidikan harus
ditempatkan sebagai prioritas utama pembangunan.

Sebagai kader yang berpijak pada nilai Marhaenisme, saya memandang pendidikan
merupakan alat pembebasan rakyat dari kebodohan, kemiskinan, dan ketertinggalan.
Pendidikan tidak boleh hanya mudah diakses kelompok mampu, sementara anak-anak
dari keluarga rentan tertinggal karena keterbatasan ekonomi.

Bung Karno pernah menekankan pentingnya pembangunan manusia sebagai fondasi
bangsa. Semangat itu menegaskan bahwa kemajuan negara bertumpu pada rakyat yang sadar, cerdas, dan berkepribadian.

Di lapangan, tantangan pendidikan masih nyata. Masih ada sekolah yang membutuhkan perbaikan sarana, wilayah yang rawan banjir sehingga mengganggu proses belajar, serta persoalan kesejahteraan guru honorer yang belum sepenuhnya terselesaikan.

Ketimpangan akses juga masih terasa. Anak-anak dari keluarga mampu memiliki
dukungan tambahan seperti les privat, perangkat digital, dan lingkungan belajar yang
kondusif. Sebaliknya, banyak anak dari keluarga kurang mampu harus berjuang di tengah keterbatasan fasilitas.

Ki Hadjar Dewantara menyatakan bahwa pendidikan adalah tuntunan bagi tumbuhnya anak agar mencapai keselamatan dan kebahagiaan setinggi-tingginya. Pandangan ini menegaskan bahwa pendidikan bukan sekadar angka kelulusan, tetapi proses memerdekakan manusia.

Momentum Hardiknas 2026 harus menjadi titik evaluasi bagi Pemerintah Kota Medan.
Anggaran pendidikan sebesar Rp1,4 triliun wajib diterjemahkan menjadi sekolah yang lebih baik, guru yang dihargai, serta kesempatan belajar yang adil bagi seluruh anak.

Kota Medan tidak akan maju hanya karena gedung tinggi dan jalan lebar. Kota ini akan
benar-benar besar apabila mampu membangun manusia yang cerdas, sehat, kritis, dan
berdaya saing. Pada akhirnya, membangun pendidikan berarti menjalankan amanat
konstitusi dan menjaga masa depan rakyat.

Sumber data: APBD Kota Medan 2026 sebagaimana diberitakan DetikSumut dan Realitas Online.

CEK KESEHATAN GRATISspot_img

Berita Untuk Anda

Terpopuler

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA

Rico Waas Lepas Delli Yudha, Sambut Fernando Batubara: Sinergi TNI dan Pemko Medan Harus Makin Kuat

Suasana keakraban dan kehangatan mewarnai acara Pisah Sambut Komandan Kodim (Dandim) 0201/Medan yang digelar di Ballroom Hotel Santika Dyandra Medan, Senin (14/9/2026). Wali Kota...

Ini Daftar 43 Pelajar SMKN 1 Merdeka yang Keracunan MBG

Karo - Keracunan MBG kembali menelan korban di Kabupaten Karo akibat kelalaian tata kelola program pemerintah. Sebanyak 43 pelajar SMK Negeri 1 Merdeka Kabupaten...

RDP dengan Komisi II DPR RI, Wagub Surya Paparkan Strategi Optimalisasi Aset dan BUMD untuk Dongkrak PAD Sumut

JAKARTA — Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) memperkuat penataan, pengamanan, dan optimalisasi Barang Milik Daerah (BMD) serta aset Badan Usaha Milik Daerah (BUMD)...

Pemko Medan Proyeksikan APBD 2027 Sebesar Rp 7,16 T, Rico Waas Fokus Optimalkan 17 Program Prioritas

Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, menyampaikan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Medan Tahun Anggaran...

Bupati Asahan Terima Audiensi GMKI Cabang Asahan

KISARAN – Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si., menerima audiensi Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Cabang Asahan di Aula Bapperida Kabupaten Asahan, Senin...