Pemkab Asahan dan BPS Jalin Kerja Sama Pemutakhiran Data DTSEN

Kisaran — Pemerintah Kabupaten Asahan menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dengan Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Asahan tentang kerja sama pemutakhiran Data Tunggal Sistem Ekonomi Nasional (DTSEN).

Penandatanganan dilakukan di Ruang Kerja Rumah Dinas Bupati Asahan, disaksikan oleh Kepala Dinas Kominfo, Sekretaris Bapperida, serta jajaran pimpinan BPS Asahan. Langkah ini menjadi wujud komitmen bersama dalam memperkuat sistem data daerah yang akurat, terintegrasi, dan berkesinambungan.

Kepala BPS Kabupaten Asahan, Dadan Supriadi, menjelaskan bahwa kerja sama ini merupakan bagian dari upaya memperkuat sinergi antara BPS dan pemerintah daerah dalam pengelolaan serta pemutakhiran data ekonomi. Melalui MoU tersebut, BPS akan memberikan pendampingan teknis dalam menjaga kualitas dan validitas data sektoral di Kabupaten Asahan.

“Pemutakhiran DTSEN ini penting untuk memastikan ketersediaan data yang valid dan dapat dijadikan dasar dalam pengambilan keputusan pembangunan,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Dadan juga memaparkan Indeks Strategis Terkini Kabupaten Asahan, yang mencakup capaian pertumbuhan ekonomi, tingkat kemiskinan, ketimpangan pendapatan, serta perkembangan inflasi daerah. Ia menyebutkan bahwa perekonomian Asahan pada triwulan II tahun 2025 tumbuh sebesar 4,62 persen, menempatkan Asahan di peringkat kelima tertinggi di Sumatera Utara.

Sementara itu, Bupati Asahan, H. Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si., menyampaikan apresiasi kepada BPS atas kontribusinya dalam menyediakan data yang akurat dan terpercaya sebagai dasar perumusan kebijakan daerah.

“Kami berkomitmen menjadikan data BPS sebagai acuan utama dalam perencanaan dan evaluasi pembangunan. Data yang valid adalah fondasi dari kebijakan yang efektif dan tepat sasaran,” tutur Bupati.

Bupati juga menekankan pentingnya pemanfaatan data dalam sektor pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia. “Kami ingin menyiapkan generasi Asahan yang unggul dan berdaya saing tinggi. Karena itu, pembangunan sekolah dan peningkatan kualitas pendidikan harus didasarkan pada data yang terukur,” tambahnya.

Pada kesempatan tersebut, Bupati turut menandatangani Surat Dukungan Pemerintah Kabupaten Asahan untuk pelaksanaan Sensus Ekonomi (SE) 2026, sebagai bentuk komitmen Pemkab Asahan dalam mendukung agenda statistik nasional serta memperkuat sistem informasi pembangunan daerah. (As)

Berita Untuk Anda

Terpopuler

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA

Jelang Hari Bhayangkara ke-80, Polres Karo Gelar Turnamen Badminton Antar Personel

Kabanjahe - Semarak peringatan Hari Bhayangkara ke-80 terus terasa di lingkungan Polres Karo. Setelah menggelar berbagai kegiatan olahraga, kali ini Polres Karo menyelenggarakan turnamen...

Diduga Jadi Sarang Penyalahgunaan Sabu, Barak di Perladangan Tiganderket Dirobohkan Polisi

Karo - Berawal dari laporan masyarakat melalui media sosial, sebuah lokasi yang diduga kerap digunakan sebagai tempat penyalahgunaan narkotika jenis sabu di kawasan perladangan...

Tim LINGKABER Polres Karo Sisir Titik Rawan, Antisipasi Kejahatan dan Balap Liar

Karo – Dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat serta mengantisipasi berbagai bentuk tindak pidana seperti pencurian dengan pemberatan, pencurian dengan kekerasan, pencurian...

“Sandiwara”, Kadisnaker Sumut dalam Kasus Buruh

Medan - Pengacara kondang Kota Medan Herdin Lase, S.H., bersama rekanya Fatiwanolo Zega, SH., Leo Hidayat Gea, S.H, Nofaomasi Laia, S.H., merupakan perwakilan buruh...

Sensus Ekonomi 2026 Momentum Perbaikan Data Sosial, Zakiyuddin Harahap Ajak Warga Jujur Demi Akurasi Data

Wakil Walikota Medan, H. Zakiyuddin Harahap, menegaskan bahwa pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 harus menjadi momentum krusial untuk membenahi akurasi data kemiskinan di Kota Medan....