Raja LAK Galuh Pakuan Lawatan ke Beijing, Bahas Industri Mobil Listrik di Subang

Beijing – Raja Lembaga Adat Karatuan (LAK) Galuh Pakuan, Rahyang Mandalajati Evi Silviadi SB, melakukan lawatan kerja ke Beijing, Republik Rakyat Tiongkok (RRT), pada Selasa (18/3/2025). Kunjungan ini bertujuan untuk mempererat kerjasama bilateral antara Indonesia dan RRT, khususnya dalam pengembangan industri energi terbarukan dan mobil listrik di Kabupaten Subang, Jawa Barat.

Dalam kunjungannya, Kang Evi didampingi oleh Atase Pendidikan dan Kebudayaan (Atdikbud) KBRI Beijing, Yudil Chatim, saat berkunjung ke Tsinghua University, salah satu kampus ternama di Beijing. Kampus ini juga menjadi tempat mengajar Prof. Stella Christie, Ph.D., yang saat ini menjabat sebagai Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi RI.

Kang Evi menekankan bahwa pengembangan industri di Kabupaten Subang harus didukung dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM).

“Sistem pendidikan kita perlu dikembangkan demi memenuhi kebutuhan SDM untuk industri. Karena itu, saya akan mengajak seluruh stakeholder di Kabupaten Subang untuk bersama-sama menyusun konsep menuju peradaban yang lebih maju,” ujar Kang Evi.

Senada dengan Kang Evi, Yudil Chatim juga menyatakan komitmennya untuk mewujudkan sinergi antara akademisi, dunia usaha, dan pemerintah dalam mendukung industri energi terbarukan dan mobil listrik di Indonesia.

“Saya sangat siap membantu. Kita akan membangun konsep A.B.G: Academic, Business, Government. Ini adalah sinergi antara akademisi, dunia usaha, dan pemerintah agar bisa hadir di tengah masyarakat,” jelas Yudil.

Selain itu, Yudil juga mengajak media untuk berperan aktif dalam mengawal perkembangan kerjasama ini.

“Kita butuh peran media untuk memantau dan memberitakan perkembangan kerjasama ini, sekaligus sebagai sarana evaluasi publik melalui para netizen,” tambahnya.

Lebih lanjut, Yudil juga membuka peluang bagi investor asing yang ingin menanamkan modal di Indonesia dengan syarat memiliki komitmen untuk membangun SDM lokal.

“Silakan berinvestasi di Indonesia, tapi dengan komitmen membangun SDM bersama. Kita akan kerja sama melalui sekolah-sekolah, terutama SMK, Politeknik, dan Universitas untuk menyiapkan mereka menjadi bagian dari Corporate University atau Training Centre dalam kerjasama industri,” tegas Yudil.

Menutup pertemuan tersebut, Kang Evi berharap sinergi berbagai pihak dapat terjalin untuk mewujudkan kerjasama ini demi kemajuan Subang dan Jawa Barat.

“Saya minta bantuan Pak Yudil agar kerjasama ini berjalan lancar. Saya juga akan segera berkoordinasi dengan Bupati dan Pemda Subang, serta Gubernur Jawa Barat demi kelancaran kerjasama ini,” pungkas Kang Evi. (Ozi)

CEK KESEHATAN GRATISspot_img

Berita Untuk Anda

Terpopuler

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA

Pemko Medan Proyeksikan APBD 2027 Sebesar Rp 7,16 T, Rico Waas Fokus Optimalkan 17 Program Prioritas

Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, menyampaikan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Medan Tahun Anggaran...

Bupati Asahan Terima Audiensi GMKI Cabang Asahan

KISARAN – Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si., menerima audiensi Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Cabang Asahan di Aula Bapperida Kabupaten Asahan, Senin...

Jambore Kader Posyandu Asahan 2026 Resmi Ditutup

KISARAN – Jambore Kader Posyandu Bidang Kesehatan Tingkat Kabupaten Asahan Tahun 2026 resmi ditutup Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si., di Alun-Alun Rambate...

Bupati Asahan Buka Jambore Kader Posyandu ke-XIII

KISARAN – Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si., membuka Jambore Kader Posyandu ke-XIII Tingkat Kabupaten Asahan Tahun 2026 di Alun-Alun Rambate Rata Raya...

Bupati Asahan Buka Turnamen Sepak Bola Usia 35+ Piala Ketua DPRD

ASAHAN – Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si., membuka Turnamen Sepak Bola Usia 35+ Piala Ketua DPRD Kabupaten Asahan Antar Kecamatan se-Kabupaten Asahan...