Kamis, Januari 29, 2026
spot_img

Sekda Karo Drs Kamperas Terkelin Purba Ajak ASN Netral Dalam Pemilihan Serentak Tahun 2024

Karo – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Karo, Drs. Kamperas Terkelin Purba, M.Si Ajak Aparatur Sipil Negara (ASN) Netral Dalam Pemilihan Serentak Tahun 2024. Hal ini disampaikan oleh Sekda pada acara “Launching Indeks Kerawanan Pemilihan Serentak Tahun 2024 dan Sosialisasi Netralisasi ASN, TNI, dan Polri Pada Pemilihan Serentak Tahun 2024 yang dilaksanakan di Hotel Sibayak Berastagi, Selasa (15/10/24).

Dalam hal ini Sekda Kab. Karo berkesempatan menjadi narasumber dalam kegiatan ini. Dalam materi yang disampaikan, Sekda mengajak seluruh ASN agar nantinya netral dalam pemilihan serentak ini. Netralitas ASN adalah bahwa setiap pegawai ASN tidak berpihak dari segala bentuk pengaruh manapun dan tidak memihak kepada kepentingan siapapun. Di dalam Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara jelas disebutkan sikap ASN dalam menghadapi Pemilu, sehingga juga dapat dikenakan sanksi terhadap pelanggaran netralisasi ASN yang tertulis pada Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum.

Sekda juga menyampaikan alasan mengapa ASN harus netral, karena ASN tidak menjadi alat kekuasaan tetapi bagian dari kebutuhan rakyat, Netralitas ASN berfungsi untuk menghindari aksi anarkis dan konflik, ASN harus dapat menempatkan dirinya pada posisi yang tidak memihak kandidat calon pasangan tertentu, ASN tidak boleh menjadi partisan karena ada identitas negara yang dibawanya, ASN tidak boleh mempengaruhi kepentingan siapa pun, baik pribadi, kelompok, maupun golongan, dan Netralitas perlu dilakukan oleh seluruh pegawai ASN untuk menjaga dan menangkal politisasi birokrasi.

Dalam berbagai hal, Waka Polres Kompol Zulham menyatakan bahwa pihak kepolisian siap mengawal setiap tahapan Pilkada agar berjalan lancar tanpa gangguan keamanan.

“Kami mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga situasi kondusif selama proses Pilkada. Polres Tanah Karo akan memastikan keamanan dan menindak tegas setiap pelanggaran yang mengancam penyelenggaraan pemilu,” ujar Wakapolres.

Kompol Zulham, juga menekankan pentingnya netralitas ASN, TNI, dan Polri dalam Pemilihan Serentak 2024.

“Netralitas adalah kunci utama dalam menciptakan Pilkada yang berintegritas. ASN, TNI, dan Polri harus benar-benar menjauhi politik praktis dan tidak terlibat dalam kegiatan yang mendukung salah satu pasangan calon,” Pungkasnya.

Kegiatan yang dibuka oleh Ketua Bawaslu Kabupaten Karo, Gemar Tarigan, ini bertujuan untuk memberikan pemahaman yang jelas kepada seluruh peserta mengenai potensi kerawanan pemilihan dan pentingnya menjaga netralitas.

Adapun peserta dalam kegiatan ini yaitu Asisten, Staf Ahli, seluruh Kepala Badan/ Dinas (OPD) dan Bapak/ Ibu Camat se- Kabupaten Karo, Jajaran Kapolsek se- Kabupaten Karo, dan Danramil se- Kabupaten Karo.(As)

Berita Untuk Anda

Terpopuler

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA

Data BNBA Kerusakan Rumah Bencana Hidromet Tapanuli Utara 2025 Difinalkan 486 Unit Rumah Diverifikasi

Taput (Neracanews) – Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara telah menyelesaikan proses verifikasi dan validasi serta menentukan data akhir ‘By Name By Address’ (BNBA) untuk rumah...

Bangun Infrastruktur Terintegrasi, Pemprov Sumut Gelontorkan Rp1,9 Triliun

MEDAN – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) menganggarkan dana sebesar Rp1,9 triliun untuk pembangunan infrastruktur pada tahun 2026. Hal tersebut diungkapkan Dinas Pekerjaan...

Pemkab Asahan Raih Penghargaan UHC 2026 Kategori Madya

Kisaran, 27 Januari 2026 — Pemerintah Kabupaten Asahan kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional dengan menerima Penghargaan Universal Health Coverage (UHC) Tahun 2026 Kategori...

HUT ke-18 BNPB Diraik Secara Sederhana di Taput, 40 Unit Huntara Hampir Rampung

Taput (Neracanews) | Wakil Bupati Tapanuli Utara Dr. Deni Parlindungan Lumbantoruan, M.Eng., bersama Direktur Sistem Penanggulangan Bencana BNPB Agus Wibowo didampingi Asisten Perekonomian dan...

Terungkap Fakta, Pengawas Waterpark Hotel Pia Tidak Memiliki Sertifikat Keahlian

Tapanuli Tengah Pandan (Neracanews) – Korban meninggal bocah berusia 6 tahun tenggelam di Waterpark Hotel Pia Pandan kian terkuak. Temuan fakta terbaru mengungkap bahwa...