Dukung Griya Abhipraya Tahun 2024, LPKA Palu Ikuti Rapat Koordinasi bersama Divpas Sulteng

Palu – Dalam memberikan dukungan penuh pembentukan Griya Abhipraya Tahun 2024 pada Balai Pemasyarakatan (Bapas), Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Palu ikuti rapat koordinasi bersama Divisi Pemasyarakatan (Divpas) Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Sulawesi Tengah (Kanwil Kemenkumham Sulteng).

Rapat tersebut dipimpin langsung oleh Kadivpas, Ricky Dwi Biantoro yang diikuti oleh Pejabat Administrator serta para Kepala Unit Pelaksanaan Teknis Pemasyarakatan se-Kota Palu, Sigi dan Donggala.

Kadivpas Ricky mengatakan, dalam proses pembentukan Griya Abhipraya perlu ada tekad dan komitmen kuat yang dibangun bersama. Hal itu bertujuan untuk menyamakan persepsi dalam menjalankan program-program guna meningkatkan tugas dan fungsi Bapas sebagai pelayan masyarakat.

“Komitmen kuat merupakan langkah awal dalam mencapai tujuan yang diharapkan. Sebagai insan-insan pemasyarakatan, kita wajib untuk terus berkarya dan berinovasi guna mendukung pemajuan organisasi di masa mendatang,” kata Kadivpas Ricky di Ruang Kerjanya, Rabu, (22/05/2024)

Selain itu, Kadivpas juga menekankan kepada seluruh jajarannya untuk terus mempersiapkan diri dalam Transformasi Digital yang semakin canggih.

“Tranformasi Digital harus dipandang positif dalam mendukung jalannya program-program pembinaan bagi warga binaan ataupun anak binaan. Jangan sampai disalahgunakan, untuk itu kita harus bijak dan mampu mempersiapkan diri. Apabila ada yang melanggar akan ditindak sesuai aturan yang berlaku,” tegasnya

Sementara itu, Kepala LPKA Palu, Revanda Bangun menerangkan bahwa jajaran LPKA Palu siap untuk terus memberikan kontribusi dalam mendukung terwujudnya Griya Abhipraya pada Bapas Palu.

“Tentu hal ini sangat baik dalam menunjang kegiatan pembinaan dan keterampilan bagi klien dewasa ataupun anak. Pastinya LPKA Palu akan siap memberikan kontribusi nyata,” janji Revanda

Senada, Kegiatan ini disambut baik oleh Kakanwil Kemenkumham Sulteng, Hermansyah Siregar yang sangat mendukung tersedianya Griya Abhipraya pada Bapas Palu.

Menurut Kakanwil Hermansyah hal ini dapat meningkatkan kualitas pelayanan pada Bapas Palu dalam menjalankan tugas dan fungsinya, yaitu membina dan membimbing klien pemasyarakatan.

“Hal ini harus kita sambut dengan gembira. Pastinya akan memberikan dampak positif bagi para klien Pemasyarakatan yang sedang menjalankan program Pembebasan Bersyarat ataupun Cuti Bersyarat. Mari bersama kita dukung pembentukan Griya Abhipraya pada Bapas Palu,” ujar Kakanwil Hermansyah

Diketahui bahwa Griya Abhipraya merupakan bangunan yang difungsikan sebagai tempat pembinaan dan keterampilan bagi Klien Pemasyarakatan khususnya pada Bapas Palu. Dengan adanya Griya Abipraya, diharapkan Klien Pemasyarakatan dapat memperoleh bekal keterampilan yang bermanfaat untuk menunjang kehidupan mereka setelah bebas dari masa hukuman.(Rel)

Berita Untuk Anda

Terpopuler

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA

Polres Taput Ultimatum Tambang Siarang-arang, Berhenti atau Dipidana Berat

Taput (Neracanews) — Ekspos media terkait aktivitas penambangan galian C yang diduga ilegal di Dusun Siarang-arang, Desa Hutabarat Parbaju Toruan, Kecamatan Tarutung, Kabupaten Tapanuli...

Jelang Pesta Demokrasi Konferensi PWI Sumut, Panitia Gelar Rapat Persiapan

Medan - Menjelang pesta demokrasi konferensi Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sumut, pengurus menggelar rapat persiapan sekaligus penetapan susunan pengurus kepanitiaan di kantor PWI Sumut...

Cabjari Madina di Natal Gelar JMS 2026, Sosialisasikan Tugas Pokok dan Fungsi Kejaksaan kepada Pelajar Pantai Barat

Neracanews | Mandailing Natal - Cabang Kejaksaan Negeri Mandailing Natal di Natal menggelar kegiatan Penyuluhan Hukum Jaksa Masuk Sekolah / JMS Tahun 2026 dengan...

Pasca Bencana Adiankoting Relokasi Lambat, Alokasi Huntap Dipertanyakan, Uang Rp 250 Juta Menko Polkam Dibagi ke Kades, Sisa Disimpan

Taput (Neracanews) - Bencana alam banjir bandang dan tanah longsor yang melanda Kabupaten Tapanuli Utara menelan puluhan korban jiwa, meluluhlantakkan ratusan rumah warga, serta...

Pemprov Sumut Optimalkan 21 Daerah Irigasi, Lahan Pertanian Produktif Ditargetkan Capai 41 Ribu Hektare

MEDAN – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) terus mengoptimalkan daerah irigasi yang belum produktif untuk meningkatkan luas lahan pertanian yang dikelola masyarakat. Pada...