Fakta Aroma Dugaan Korupsi Kakanmenag Medan Memasuki Babak Baru, Tolong Evaluasi Kakanmenag Medan

Neracanews | Medan – Muhamad ihsan sebagai Ketua Korps Mahasiswa Gerakan Pemuda Islam Indonesia (GPII) Sumut angkat bicara perihal dugaan kuat Kakankemenag memotong uang sertifikasi guru di madrasah binaan Kemenag lewat perantara staff dan pengawas madrasah.

Muhamad ihsan mengatakan bahwa

“Apa yang disampaikan oleh Kemenag Kota Medan melalui konferensi pers mereka pada tanggal 3 Februari 2023 Tantang Mekanisme Uang Sertifikasi memang betul secara Regulasi yang disampaikan seperti itu, tapi setelah kami investigasi kelapangan tentang apa yang marak belakangan ini di Kota Medan tentang Penyunatan Uang Sertifikasi Guru Madrasah itu diduga memang ada.

“Bisa kami Buktikan Dugaan Tersebut, Uang Negara memang dimana – mana pakai regulasi, Tapi kan di lapangan belum tentu Sesuai sama” ujar ketua Korps Mahasiswa GPII tersebut.

Kenapa Kakan Kemenag Kota Medan baru mulai instruksikan spanduk Tolak Penolakan Gratifikasi dan Pungutan Liar belakangan ini?, selama ini beliau kemana saja? Tandas Ihsan.

Pada hari Selasa malam (07/02/2023) ternyata berlanjut memasuki babak baru dimana Sulthonul Hafiz Sekretaris melalui rekan di Korps Mahasiswa GPII Sumut diancam melalui pesan singkat WhatsApp yang akan mencari keberadaan Pimpinan korps mahasiswa GPII Sumut dan diduga juga mengancam orang tua dari pimpinan Korps mahasiswa tersebut.

Dengan dugaan pengancaman ini maka Sekretaris Korps Mahasiswa GPII Sumut Sholtonul hafis akan melaporkan tindak pidana dugaan pengancaman tersebut ke Direktorat Kriminal Umum Polda Sumut.

Aktifis muda tersebut meminta kepada pihak Kepolisian (Polda Sumut) dan Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kajatisu) atau bahkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk bergerak ke Medan.

“Cepat membentuk tim investigasi dalam hal dugaan pemotongan sertifikasi guru yang telah mencoreng dunia pendidikan terlebih dalam tubuh kemenag kota medan dalam hal ini dikepalai oleh Dr. H. Impun Siregar,. MA.” Pungkasnya.

Tambahnya dia berharap Kakankemenag Sumatera Utara Dr. H.Abd.Amri Siregar M.Ag Serta Menteri Agama Bapak Haji Yaqut Cholil Qoumas untuk mengevaluasi bahkan memberhentikan beliau dari jabatannya sebagai Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Medan, ujarnya sebagai penutup. (021)

PENGADUAN DLH KOTA MEDANspot_img
CEGAH STUNTINGspot_img
NOMOR DARURAT DAMKARspot_img
SIAGA BENCANA BANJIRspot_img
CEK KESEHATAN GRATISspot_img

Berita Untuk Anda

Terpopuler

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA

Bupati Asahan Hadiri Peluncuran Program Jaksa Sahabat Pendidik

MEDAN – Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si., menghadiri kegiatan Jaksa Sahabat Pendidik yang digelar Pemerintah Provinsi Sumatera Utara bersama Kejaksaan Tinggi Sumatera...

Rico Waas: Purnatugas Bukan Akhir Pengabdian, tapi Membuka Lembaran Baru

Medan - Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas mengingatkan para aparatur sipil negara (ASN) yang akan memasuki masa purnatugas agar tidak memandang...

Lapas Pancurbatu Dukung Pembentukan Pusat Rehabilitasi dan Reedukasi WBP

Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pancurbatu mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Tindak Lanjut Pembentukan Pusat Rehabilitasi dan Reedukasi bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), Selasa (6/10/2026). Rapat...

LSM GERRAM Kecam Keras Kadis LH Kabupaten Bekasi, Paulus Simalango: Jangan Hina Wartawan Yang Datang Melakukan Konfirmasi Dugaan Korupsi

BEKASI — Ketua Umum LSM GERRAM (Gerakan Reformasi Advokasi Masyarakat), Paulus Simalango, S.H., mengecam keras dugaan tindakan Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bekasi,...

Proyek Jalan HKBP Pearaja Berjalan, Dinas PUTR-Hub Diminta Awasi Ketat Mutu Pekerjaan

TAPUT (Neracanews) - Dinas Pekerjaan Umum, Tata Ruang dan Perhubungan (PUTR-Hub) Kabupaten Tapanuli Utara diminta untuk turun langsung ke lapangan guna memantau dan mengawasi...