Jumat, Februari 27, 2026
spot_img

Wakil Bupati Karo Hadiri Rapat Aksi 2 Penyusunan Rencana Kerja Penurunan Stunting

Karo – Wakil Bupati Karo Theopilus Ginting hadiri rapat aksi 2 penurunan stunting di ruang rapat kantor bupati Karo, Jumat (24/2).

Dalam arahannya, wabup Karo selaku ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting(TPPS) menyampaikan bahwa, penuntasan permasalahan stunting merupakan salah satu hal yang sangat penting dalam menunjang pembangunan manusia di Kabupaten Karo.

Seluruh stakeholder bersinerji dan berkomitmen serta berkolaborasi untuk melaksanakan percepatan penurunan stunting, jelasnya.

Lanjit wabup mengatakan, berdasarkan Surfei Status Giji Indonesia(SSGI) Tahun 2022, angka prevalensi stunting di kabupaten Karo sebesar 24,9 %. Angka tersebut lebih tinggi daripada prevalensi angka stunting provinsi Sumatera Utara yakni 21,1%. Menurut bupati bahwa angka tersebut merupakan tantangan dalam rangka percepatan pencapaian target percepatan penurunan stunting pada tahun 2024 sebesar 14 %.

Menurutnya angka tersebut merupakan tantangan dalam rangka percepatan pencapaian target penurunan stunting pada tahun 2024 nanti,tambah wabup.

Untuk bisa mencapai target tersebut tentunya tidak mudah dengan waktu lebih kurang 18 bulan, namun kita harus tetap optimis untuk mencapai tatget.

Wabup jiga menyampaikan, penurunan stunting atau giji buruk bukan hanya tugas salah satu pihak, namun menjadi tugas seluruh elemen serta masyarakat dalam menyelesaikannya.Rencana tindaklanjut dan rekomendasi yang disepakati bersama segera dilaksanakan yang menyentuh langsung seluruh keluarga sasaran maupun keluarga beresiko stunting,harap Theopilus Ginting.

“Sementara itu, Kepala Bidang Pemerintahan dan Pembangunan Manusia Bappedalitbang Nensy, memaparkan seluruh program kegiatan perangkat daerah untuk mendukung percepatan penurunan stunting pada 29 desa lokus yang bersumber dari dana desa, mitra kerja maupun dukungan CSR. Penentuan desa lokus tersebut berdasarkan analisis tren peningkatan angka stunting yang tinggi dan rendahnya layanan sanitasi dan air bersih,”Pungkasnya.

Turut hadir, Kepala Dinas Pemberdayaan perempuan Dan Petlindungan Anak serta Pengendalian Penduduk Dan Keluarga Berencana dr.Arjuna Wijaya, Sekretaris Bappedalitbang Hasyim Siregar, perwakilan dari Satgas stunting Karo, USAID ERAT dan Corus Internasional, Kantor Departemen Agama, OPD terkait, Camat serta undangan lainnya. (Afs)

Berita Untuk Anda

Terpopuler

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA

Ribuan Warga Demo Pemko Medan Minta Cabut Surat Edaran, Disempurnakan

Medan - Lamsiang Sitompul, SH., Ketua Umum Ormas Horas Bangso Batak (HBB) bergabung dalam Aliansi pedagang dan penjual Hewan, berdemonstrasi di depan kantor Walikota,...

Kasus Dugaan Pengambilan 13 Tandan Buah Sawit yang Menjerat Seorang Warga Miskin Menyita Perhatian Publik

Neracanews | Mandailing Natal - Kasus dugaan pengambilan 13 tandan buah kelapa sawit yang menjerat seorang warga berinisial HW (37) terus menyita perhatian publik. Sejak...

Pelayanan Kesehatan Pasca Bencana Tapteng Berjalan Optimal

Tapanuli Tengah Pandan | (Neracanews)- Pelayanan kesehatan pasca bencana di Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) terus menunjukkan perkembangan positif. Langkah darurat hingga pemulihan jangka menengah...

Angka Kemiskinan Sumut di Bawah Nasional, Masuk 17 Terendah di Indonesia

MEDAN – Angka kemiskinan Sumatera Utara (Sumut) tercatat berada di bawah rata-rata nasional dan menempati posisi ke-17 terendah di Indonesia. Berdasarkan data Badan Pusat...

Pemerintah Percepat Bangun Jembatan di Daerah Terdampak Bencana

MEDAN – Pemerintah terus mempercepat pembangunan jembatan di sejumlah daerah terdampak bencana banjir guna memulihkan konektivitas antarwilayah dan memastikan distribusi logistik bagi masyarakat tetap...