Tuntaskan Penanganan Bencana 2025, Pemkab Tapteng Menggelar Rapat Koordinasi Perpanjangan Masa Transisi Bencana ke Pemulihan

Tapanuli Tengah Pandan (Neracanews) – Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah (Pemkab Tapteng) menggelar Rapat koordinasi Pembahasan Perpanjangan Masa Transisi Darurat ke Pemulihan Pascabencana Banjir Bandang dan Tanah Longsor bertempat di GOR Pandan Rabu, (24/06/26). Rapat Koordinasi lintas sektor digelar bersama 20 Kecamatan Se-kabupaten Tapteng digelar secara hibrid (daring dan luring).

Wakil Bupati Tapanuli Tengah, Mahmud Efendi, saat memimpin rapat menegaskan bahwa perpanjangan kedua ini merupakan wujud komitmen dan tanggung jawab pemerintah daerah. Langkah ini diambil guna memastikan seluruh proses pemulihan berjalan optimal, menjangkau setiap warga yang terdampak, serta memastikan hak-hak korban terpenuhi tanpa ada yang terlewat.

“Perpanjangan masa transisi pemulihan ini bertujuan memastikan seluruh hak masyarakat yang terkena dampak bencana dapat terpenuhi dengan baik. Mulai dari bantuan Jaminan Hidup (Jadup), bantuan stimulan, penggantian isi rumah, penanganan rumah rusak (ringan, sedang, berat), hingga penyediaan hunian sementara dan hunian tetap,” ujar Mahmud Efendi.

Selain fokus pada penyaluran bantuan, masa perpanjangan ini akan dimanfaatkan untuk menyempurnakan validasi data. Seluruh aparatur Kecamatan, Kelurahan, dan Desa diinstruksikan untuk bekerja maksimal melakukan pendataan berbasis By Name By Address (BNBA) agar data yang dihasilkan akurat dan akuntabel.

Data hasil verifikasi lapangan ini nantinya akan dikirim ke Kementerian Sosial sebagai dasar bagi Pemerintah pusat dalam menentukan penerima manfaat serta bentuk dukungan yang akan disalurkan. Mahmud menekankan bahwa keakuratan data adalah kunci utama efektivitas penanganan pascabencana.

Kebijakan perpanjangan masa transisi ini mendapat dukungan penuh dari seluruh instansi vertikal yang hadir. Sinergi lintas sektor ini diharapkan mampu memperkuat koordinasi antarinstansi dalam mempercepat pemulihan kondisi sosial dan ekonomi warga. Langkah serupa diketahui juga diterapkan oleh sejumlah daerah lain yang mengalami bencana alam, seperti Kota Sibolga, Kabupaten Batubara, dan Kabupaten Tapanuli Utara, demi memastikan pemulihan pascabencana berjalan tuntas.

Dengan adanya perpanjangan masa transisi ini, Pemkab Tapanuli Tengah berharap proses pemulihan pascabencana dapat berjalan lebih optimal, sehingga masyarakat yang terdampak dapat segera bangkit dan kembali menjalani aktivitas secara normal

Rapat koordinasi yang digelar di GOR Pandan dihadir Perwakilan Forkopimda Tapteng, Sekretaris Daerah (Sekda Tapteng), mewakili BPBD Sumatera Utara, Kepala BPS Tapteng, Kapos SAR Sibolga, BMKG, Badan Pertanahan Nasional, para Pimpinan OPD Tapteng, para Camat se Kabupaten Tapanuli Tengah, dan undangan lainnya.

(Rimember)

Berita Untuk Anda

Terpopuler

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA

Dari Setetes Darah hingga Setitik Harapan, Remaja Gampong Ulee Pulo Belajar Menjaga Masa Depan

ACEH UTARA – Raut wajah tegang sesekali terlihat ketika satu per satu remaja mengulurkan lengannya kepada petugas kesehatan. Jarum suntik yang digunakan untuk mengambil...

Bupati Toba Lantik 39 Pejabat: Junjung Tinggi Integritas Inovasi dan Pelayanan Prima

TOBA (Neracanews) - Bupati Toba, Effendi Sintong P. Napitupulu, resmi melantik dan mengambil sumpah/janji 39 pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Toba, pada Kamis (6/8/2026)...

Kerugian Negara Rp1,8 M Kasus BPR Indra Arta Kembali ke Kas, Wabup: Ayo Menabung Lagi

INHU – Kejaksaan Negeri Indragiri Hulu menyerahkan uang pengembalian kerugian keuangan negara senilai Rp1.861.378.700 dalam perkara tindak pidana korupsi di BPR Indra Arta. Penyerahan...

Bertentangan Hasil Rapat, Polres Toba Tetap Amankan Penembokan Tanah di Laguboti Menuai Sorotan

TOBA (Neracanews) — Langkah pengamanan kegiatan penembokan lahan di Kelurahan Pasar Laguboti oleh Polres Toba pada Rabu (5/8/2026) justru menuai sorotan dan pertanyaan publik....

Contoh Nyata Kemandirian Desa: Bupati Taput Apresiasi Keberhasilan BUMDes Sisordak

Taput (Neracanews) - BUMDes Terpadu Sisordak membuktikan potensinya dengan proyeksi hasil panen perdana tomat yang diprediksi mencapai kurang lebih 40 ton. Keberhasilan ini, di...