Kamis, Januari 22, 2026
spot_img

Siswa SD Negeri 333 Desa Bintungan Bejangkar Baru Belajar di Ruang Nyaris Ambruk

Neraca News | Mandailing Natal – Empat (4)  Ruangan Gedung Sekolah Dasar Negeri (SDN) Nomor 333 Desa Bintungan Bejangkar Baru, Kecamatan Sinunukan, Kabupaten Mandailing Natal, Provinsi Sumatera Utara yang dibangun tahun 1994 sudah lapuk dimakan usia.

Namun atas polesan cat oleh pemerintah dan kebijakan kepala sekolah, Annaita Siregar, S Pd. SD terlihat dan dipandang mulus namun pada kenyataannya terancam ambruk yang berakibat  anak-anak terpaksa dipindahkan pada tiga ruangan yang seusia dengan empat ruangan yang ambruk pada bagian belakang sehingga tidak lagi dapat digunakan karena material  bagian atas ruangan terancam jatuh sangat dikhawatirkan menimpa jika tetap dimanfaatkan untuk  belajar mengajar bagi  anak-anak didik.

Hal ini diketahui ketika media ini berkunjung ke sekolah SDN 333 Desa Bintungan Bejangkar Baru, Kamis (14/09/2022).

Siswa SD Negeri 333 Desa Bintungan Bejangkar Baru Belajar di Ruang Nyaris Ambruk
Siswa SD Negeri 333 Desa Bintungan Bejangkar Baru Belajar di Ruang Nyaris Ambruk

Kepada media ini, kepala sekolah yang ditemui langsung menggiring  awak media ini ketempat yang sangat memprihatinkan itu, (empat ruangan yang ambruk bagian belakang gedung).

Annaita Siregar selaku kepala sekolah didampingi guru kelas  Bidang Studi Agama Rita Lida Arianti , SPd I keluhkan persoalan yang membuat anak-anak belajar  di ruangan yang sangat tidak layak  disekat  anak-anak bagaikan ikan kaleng.

Bagaimana mungkin proses belajar mengajar dengan baik jika ruangan kurang mendukung, ucap kepala sekolah.

Melalui media ini kepala sekolah dan dewan guru serta masyarakat yang diwakili ketua Komite Sekolah Imam M. Harahap berharap agar pemerintah mengambil tindakan secepatnya agar anak-anak didik yang berjumlah seratus  lebih ini dapat belajar  dengan baik sesuai peraturan pemerintah yang berlaku.

Inilah  photo Gedung  yang sudah lapuk dimakan usia dibangun  tahun 1994 yang bagian belakang sudah ambruk.

Photo anak-anak belajar  di ruangan yang disekat pada ruangan yang juga sudah dimakan usia dibangun tahun 1994, terlihat di foto mulus  dengan ketebalan cat. (Hem Surbakti)

Berita Untuk Anda

Terpopuler

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA

Oknum ASN di Inhu Kembali Ditangkap Gara-gara Narkoba Bersama Rekannya

INHU - Dunia kepegawaian di Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), Provinsi Riau kembali tercoreng. Setelah sebelumnya seorang oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) dilingkungan Dinas PU...

Kapal Rumah Sakit Apung DPP PDI-P Memberikan Pelayanan Kesehatan di Tapteng Empat Hari Kedepan

Tapanuli Tengah Sarudik (Neracanews) - Bentuk kepedulian bagi korban bencana yang terjadi pada 25 November 2025, Partai Berlambangkan Banteng Bermocong Putih PDI-Perjuangan Tiba di...

Pemprov Sumut Terus Sempurnakan Program Berobat Gratis, Buka Layanan Aduan Kesehatan 24 Jam

MEDAN – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) terus meningkatkan pelayanan Program Berobat Gratis (PROBIS). Program ini merupakan salah satu Program Hasil Terbaik Cepat...

100 % Sekolah di Sumut Kini Teraliri Listrik dan Internet

MEDAN – Seluruh Sekolah Menengah Atas (SMA), Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), dan Sekolah Luar Biasa (SLB) di Sumatera Utara (Sumut) yang berada di bawah...

Jalan Lapen di Desa Pantis Taput Cepat Rusak, Diduga Tak Sesuai Spesifikasi

Taput | (Neracanews) – Jalan Lapis Penetrasi (Lapen) di Desa Pantis Kecamatan Pahae Julu, Kabupaten Tapanuli Utara (Taput), yang baru selesai dibangun pada Desember...