Jumat, Februari 27, 2026
spot_img

Rico Waas Tekankan Tiga Hal Penting dalam Kepemimpinan ASN

Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, menekankan tiga hal penting yang perlu terus dilatih oleh setiap aparatur, yakni kemampuan manajerial, integritas dan etika birokrasi, serta kepemimpinan adaptif.

Pesan itu ia sampaikan saat membuka Pelatihan Kepemimpinan Pengawas Angkatan II di lingkungan Pemerintah Kota Medan Tahun Anggaran 2025, yang difasilitasi oleh BPSDM Provinsi Sumatera Utara di Balai Besar Pengembangan Penjaminan Mutu Pendidikan Vokasi – Bidang Bangunan dan Listrik (BBPPMPV-BBL) Medan, Rabu (24/9/2025).

Menurut Rico Waas, kemampuan manajerial dimulai dari hal sederhana seperti mengatur waktu. Integritas dan etika birokrasi menyangkut kepercayaan masyarakat yang harus dijaga, baik dalam ucapan maupun perilaku, termasuk di media sosial.

Ia melanjutkan, kepemimpinan adaptif diperlukan agar ASN mampu mengikuti perkembangan zaman dan memanfaatkan teknologi untuk mendukung pelayanan publik serta menciptakan inovasi.

“Seorang pemimpin itu harus memberi teladan, menginspirasi, dan mampu melahirkan pemimpin-pemimpin baru. Kepemimpinan bukan sekadar jabatan, tapi tanggung jawab moral, etika, dan integritas,” tegas Rico Waas.

Ia juga mengingatkan agar peserta tidak hanya menjadi pejabat yang biasa-biasa saja, melainkan berusaha menghadirkan kualitas terbaik yang dapat membawa Kota Medan semakin maju.

Pelatihan ini diikuti 40 peserta, terdiri atas pejabat pengawas perangkat daerah, Satpol PP, camat, dan lurah. Mereka akan menempuh pembelajaran dengan metode blended learning selama lebih dari 900 jam, mulai 4 Agustus hingga 15 Desember 2025.

Kepala BKPSDM Kota Medan, Subhan Fajri Harahap, menjelaskan, tujuan kegiatan ini membentuk kompetensi teknis, manajerial, dan sosiokultural, sehingga para peserta mampu merencanakan, mengelola, serta menghadirkan inovasi di lingkup kerjanya.

Di akhir sambutan, Wali Kota menyampaikan apresiasi kepada BPSDM Sumut yang telah memfasilitasi kegiatan ini.

“Mari ikuti pelatihan ini dengan semangat yang tinggi demi Kota Medan yang maju dan berkelanjutan. Semoga sinergi antara Pemerintah Kota Medan dan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara semakin baik, dan pelatihan ini melahirkan aparatur yang berintegritas, adaptif, serta memberi kontribusi nyata bagi masyarakat,” harap Rico Waas. (As)

Berita Untuk Anda

Terpopuler

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA

Ribuan Warga Demo Pemko Medan Minta Cabut Surat Edaran, Disempurnakan

Medan - Lamsiang Sitompul, SH., Ketua Umum Ormas Horas Bangso Batak (HBB) bergabung dalam Aliansi pedagang dan penjual Hewan, berdemonstrasi di depan kantor Walikota,...

Kasus Dugaan Pengambilan 13 Tandan Buah Sawit yang Menjerat Seorang Warga Miskin Menyita Perhatian Publik

Neracanews | Mandailing Natal - Kasus dugaan pengambilan 13 tandan buah kelapa sawit yang menjerat seorang warga berinisial HW (37) terus menyita perhatian publik. Sejak...

Pelayanan Kesehatan Pasca Bencana Tapteng Berjalan Optimal

Tapanuli Tengah Pandan | (Neracanews)- Pelayanan kesehatan pasca bencana di Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) terus menunjukkan perkembangan positif. Langkah darurat hingga pemulihan jangka menengah...

Angka Kemiskinan Sumut di Bawah Nasional, Masuk 17 Terendah di Indonesia

MEDAN – Angka kemiskinan Sumatera Utara (Sumut) tercatat berada di bawah rata-rata nasional dan menempati posisi ke-17 terendah di Indonesia. Berdasarkan data Badan Pusat...

Pemerintah Percepat Bangun Jembatan di Daerah Terdampak Bencana

MEDAN – Pemerintah terus mempercepat pembangunan jembatan di sejumlah daerah terdampak bencana banjir guna memulihkan konektivitas antarwilayah dan memastikan distribusi logistik bagi masyarakat tetap...