Kamis, Januari 22, 2026
spot_img

Revitalisasi Lapangan Merdeka, Bobby Nasution Apresiasi Dukungan Edy Rahmayadi

Medan- Wali Kota Medan Bobby Nasution mengapresiasi langkah Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi yang turut membantu revitalisasi Lapangan Merdeka Medan. Diketahui, sejak tahun lalu orang nomor satu di Pemko Medan ini  telah mencanangkan revitalisasi total Lapangan Merdeka dan kawasan heritage di sekitarnya.

Anggaran pun sudah disediakan. Saat ini Bobby Nasution terus berupaya agar revitalisasi lapangan bersejarah yang pada zaman Belanda dulu bernama de Esplanade itu  tak berdampak secara sosial dan ekonomi warga.

Menantu Presiden Jokowi itu juga senantiasa berkomunikasi dengan seluruh stakeholder, termasuk Edy Rahmayadi sebagai Gubsu. Bobby akui, peran Gubsu dalam revitalisasi Lapangan Merdeka cukup siginifikan. Termasuk rencana Edy membantu anggaran sebesar Rp100 miliar.

Menurut Bobby, Edy juga sudah cukup membantu agar revitalisasi Lapangan Merdeka tak mengorbankan warga yang selama ini ada yang mencari rezeki di kawasan tersebut.

“Revitalisasi Lapangan Merdeka sudah kita rencanakan dari kemarin. Kita tidak ingin ada masyarakat yang dirugikan dalam kegiatan ini. Kita harus melakukan pendekatan dan membicarakan  kepada mereka untuk direlokasikan ke tempat yang lain, sehingga tidak terjadi keributan,” kata Bobby Nasution belum lama ini.

Terkait peran Edy dalam membantu dukungan revitalisasi Lapangan Merdeka, Bobby Nasution pun mengapresiasinya. “Saya pribadi sebagai Wali Kota dan mewakili warga Medan mengucapkan terima kasih kepada Pak Gubsu Bapak Edy Rahmayadi, beliau membantu dan mendukung revitalisasi Lapangan Merdeka. Akan berikan bantuan dana juga sebesar Rp100 miliar. Beliau juga saya pandang ikut andil dalam mengatasi dari sisi sosial,” beber Bobby Jumat (18/2/2022).

Revitalisasi Lapangan Merdeka dan kawasan heritage di Kota Medan adalah keniscayaan. Bobby ingin Kota Medan punya daya tarik secara landmark, sebab Medan tak punya wisata alam. Namun ibukota Provinsi Sumatera Utara ini, ungkapnya, memiliki banyak bangunan tua dan bernilai sejarah tinggi sehingga menjadi potensi dan daya tarik bagi para wisatawan.

“Untuk itulah seluruh bangunan bersejarah di Kota Medan harus dilestarikan dengan melakukan revitalisasi, agar dapat menjadi tempat wisata perkotaan menarik bagi para wisatawan,” pungkas alumni Magister IPB Bogor tersebut.   (Afs)

Berita Untuk Anda

Terpopuler

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA

Oknum ASN di Inhu Kembali Ditangkap Gara-gara Narkoba Bersama Rekannya

INHU - Dunia kepegawaian di Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), Provinsi Riau kembali tercoreng. Setelah sebelumnya seorang oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) dilingkungan Dinas PU...

Kapal Rumah Sakit Apung DPP PDI-P Memberikan Pelayanan Kesehatan di Tapteng Empat Hari Kedepan

Tapanuli Tengah Sarudik (Neracanews) - Bentuk kepedulian bagi korban bencana yang terjadi pada 25 November 2025, Partai Berlambangkan Banteng Bermocong Putih PDI-Perjuangan Tiba di...

Pemprov Sumut Terus Sempurnakan Program Berobat Gratis, Buka Layanan Aduan Kesehatan 24 Jam

MEDAN – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) terus meningkatkan pelayanan Program Berobat Gratis (PROBIS). Program ini merupakan salah satu Program Hasil Terbaik Cepat...

100 % Sekolah di Sumut Kini Teraliri Listrik dan Internet

MEDAN – Seluruh Sekolah Menengah Atas (SMA), Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), dan Sekolah Luar Biasa (SLB) di Sumatera Utara (Sumut) yang berada di bawah...

Jalan Lapen di Desa Pantis Taput Cepat Rusak, Diduga Tak Sesuai Spesifikasi

Taput | (Neracanews) – Jalan Lapis Penetrasi (Lapen) di Desa Pantis Kecamatan Pahae Julu, Kabupaten Tapanuli Utara (Taput), yang baru selesai dibangun pada Desember...