Kamis, Maret 12, 2026
spot_img

Pria Asal Dusun Beguldah Korban Pemukulan Resmi Melapor Polisi

Binjai – Pria asal dsn Beguldah Kelurahan Tanah Merah, Kecamatan Binjai Selatan yang menjadi korban pemukulan resmi melaporkan preman Cs asal dari Selatan ke Polisi.

Korban bernama Bobi Dovani Sijabat atau sering disapa Ivan (23) sebelumnya mendapat tindak kekerasan serta intimidasi dari kelompok preman berinisial Dj Cs dari Binjai Selatan di sebuah warung tepatnya disimpang Beguldah.

Kejadian itu terjadi pada pukul 10.30 wib hari Sabtu (06/08/2022) di Jl. Gunung Sigalang, Bhakti Karya, Kecamatan Binjai Selatan, Kota Binjai.

Diketahui aksi pemukulan dan pengancaman itu terjadi karena pelaku tidak senang karena korban bekerja dengan Bos dari Barat dan Yakub Tarigan.

Akan tetapi pria asal beguldah korban pemukulan merasa tak terima. Sehingga dirinya melaporkan pelaku kepada Polres Binjai dengan nomor LP/B/658/VIII/2022/SPKT/Polres Binjai/Polda Sumatera Utara tanggal 06 Agustus 2022.

Diberitakan sebelumnya, Seorang pria bernama Bobbi Dovani Sijabat atau sering disapa Ivan (23) warga Dsn Gulda Kelurahan Tanah Merah Kecamatan Binjai Selatan, Kota Binjai mendapatkan intimidasi dari kelompok Preman berinisial Dj Cs dari Selatan.

Ivan yang sehari hari bekerja mocok mocok ini di datangi puluhan preman di simpang Gulda dan mendapatkan tekanan serta pengancaman dari kelompok preman tersebut.

Intimidasi yang dilancarkan oleh kelompok preman tersebut telah menghantui dirinya.

Adanya intimidasi dari para preman ini, diakui dirinya mendapatkan tekanan serta pengancaman dari kelompok Preman Cs dari Selatan.

“Kau anggota siapa, saya bilang saya anggota Bos Yakub Tarigan, terus kata preman DJ Cs dari Selatan mengatakan “Memang kami mau mainkan dia, Kau sampekan ma dia,” ucap Ivan sambil meniru perkataan Preman DJ Cs dari Selatan tersebut, Sabtu (06/08/2022).

Masih dikatakan Ivan kepada wartawan, sewaktu dirinya diketahui anggota dari Yakub Tarigan, ada seorang anggota dari Preman Cs dari Selatan ini langsung memukul kepalanya dari belakang dengan menggunakan parang.

“Ya bang, kepala saya dipukul pakai parang dari belakang, Setelah dipukul saya disuruh pergi dari lokasi itu,” ujarnya.

Atas kejadian ini, Ivan merasa terancam dan ketakutan dan meminta perlindungan hukum dan peristiwa ini akan dilaporkannya ke pihak kepolisian. (Surya Turnip)

Berita Untuk Anda

Terpopuler

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA

PMI Medan dan Palang Merah Amerika Paparkan Program Ketahanan Panas kepada Pemko Medan

Medan - Pengurus Palang Merah Indonesia (PMI) Medan bersama perwakilan Palang Merah Amerika beraudiensi dengan Pemko Medan, Kamis (12/3/2026). Rombongan diterima Wakil Wali Kota...

Sumut Kembangkan Satu Data Tunggal Bencana

MEDAN – Badan Pusat Statistik (BPS) Sumatera Utara (Sumut) berkolaborasi dengan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Sumut mengembangkan satu data tunggal kebencanaan melalui portal...

Dewan Pendidikan Taput Dilantik, Diharapkan Dorong Kemajuan Pendidikan dan Pembentukan Karakter

Taput (Neracanews) - Bupati Tapanuli Utara (Taput) Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat, melantik anggota Dewan Pendidikan Kabupaten Taput dalam acara yang berlangsung di SMP Negeri...

Wabup Taput Buka Forum RKPD 2027 Fokus pada Akselerasi Ekonomi dan Kualitas SDM

Taput (Neracanews) - Wakil Bupati Tapanuli Utara (Taput) Deni Parlindungan Lumbantoruan, didampingi Sekretaris Daerah Henry M. M. Sitompul, membuka secara resmi Forum Lintas Perangkat...

NCW Terima Balasan Klarifikasi Imigrasi Soal 10 WNA, Minta Proses Hukum Dibuka Secara Transparan

Bekasi – Nasional Corruption Watch (NCW) DPD Bekasi Raya menyatakan telah menerima balasan resmi dari Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Non-TPI Tangerang terkait permohonan...