Sibolga Neracanews) – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Sibolga lakukan langkah cepat terkait kasus keracunan seusai santap Mie Tek-tek yang sempat viral di media sosial pada Kamis, (05/03/26).
Adapun langkah-langkah yang telah dilakukan oleh Satreskrim Polres Sibolga terkait insiden tersebut antara lain melakukan pengecekan langsung ke TKP di warung mie tek-tek, melakukan pendataan terhadap warga yang diduga mengalami keracunan dan dirawat di rumah sakit, serta mengumpulkan informasi awal dari berbagai pihak.
“Laporan sudah kami terima dan saat ini tim dari Satreskrim Polres Sibolga sudah bergerak ke lapangan untuk melakukan cek tempat kejadian perkara (TKP), serta mengambil keterangan awal dari beberapa pihak,” Ungkap Kapolres diwakilkan KBO Satreskrim Pores Sibolga Ipda Erwin Siahaan SE.
Tambahnya, saat ini Satreskrim juga sudah berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Kota Sibolga terkait pengambilan sampel untuk dikirim ke laboratorium.
Gejala keracunan mulai dirasakan warga beberapa jam setelah menyantap mie tek-tek, inisial HMS salah satu korban menuturkan bahwa ia membeli mie tersebut sekitar pukul 09.00 WIB untuk kedua anaknya. Namun, pada pukul 11.00 WIB, kedua anaknya mendadak mengalami muntah-muntah, pusing, wajah memucat, serta tubuh lemas.
Hal serupa juga dialami oleh warga lainnya berinisial AHR yang merasakan mual dan sakit perut sekitar dua jam setelah menyantap mie tek-tek dari lokasi yang sama.
“Saat ini Satreskrim juga sudah berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Kota Sibolga terkait pengambilan sampel untuk dikirim ke laboratorium,” Ujar KBO Erwin Siahaan.
Hingga saat ini, Polres Sibolga masih terus melakukan langkah-langkah sesuai SOP untuk memastikan penyebab dari dugaan keracunan makanan yang terjadi.
Update korban keracunan terhitung dari kamis pagi sebanyak 19 korban. Dari kejadian itu, korban yang dilarikan ke RS Sibolga didominasi oleh anak -anak.
Menurut informasi yang didapat, korban kejadian keracunan akibat santap mie Tek-tek bisa saja bertambah. Maka, jika ada korban lainnya yang belum terdata, pihak Polres Sibolga menghimbau kepada segenap warga yang belum terdata agar melaporkan ke Polres Sibolga.
“Data ini Update pagi tadi, kita tidak tau apakah korban lainnya masih ada lagi atau tidak. Jikalau masih ada segera melapor ke Polres Sibolga,” Tutupnya.
(Rimember)



