Perkuat Sinergitas, LPKA Palu bersama BKKBN dan Duta Genre Sulteng Siap Membangun Generasi Muda yang Berdampak

Palu – Dalam menghadirkan program pembinaan yang berkualitas, Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Palu Kanwil Kemenkumham Sulteng jalin kerjasama dengan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Sulawesi Tengah dan Duta Generasi Berencana, Senin, (29/4) Pagi. Kegiatan ini bertujuan untuk mewujudkan Generasi Muda yang berdampak baik serta siap dalam membangun daerah semakin maju.

Ditemui diruang kerjanya, Kepala LPKA Palu, Revanda Bangun mengatakan, Pemuda merupakan bagian terpenting dari Sumber Daya Manusia (SDM) di Indonesia, adapun persoalan pemuda juga kerap masih menjadi tantangan yang harus segera diatasi agar Indonesia benar-benar mampu memanfaatkan bonus demografi yang sudah terjadi sejak tahun 2012.

“Peran Pemuda harus dioptimalkan untuk menghadapi bonus demografi. Kita harus siap dengan segala tantangan dan perubahan global yang terjadi,” jelas Revanda

Menurut Revanda, permasalahan yang terjadi di usia remaja harus cepat ditangani, dan segera diatasi dengan cara meningkatkan sinergitas bersama stakeholder ataupun komunitas para pemerhati anak.

“Masih banyak permasalahan yang terjadi, perilaku bersiko pada pemuda masih sering terjadi di masyarakat dan cukup memprihatinkan. Oleh karena itu, kita harus memperkuat koordinasi, dan kolaborasi lintas sektor, serta pemetaan langkah strategis, karena kita tidak bisa bekerja sendiri,” terang Revanda

Senada, Alprianto Tunggul selaku perwakilan anggota Tim Kerja Ketahanan Keluarga dan Pencegahan Stunting BKKBN Provinsi Sulteng mengapresiasi langkah pasti LPKA Palu dalam mengatasi permasalahan pada remaja.

Dirinya menyebutkan, bahwa saat ini pihaknya tengah menyuarakan peran pemuda dalam membangun bangsa dan negeri ini melalui perpanjangan tangan para Genre yang ada di Sulawesi Tengah.

“Genre hadir untuk memberikan warna tersendiri, khususnya pada usia remaja yang berusia 10-24 tahun tapi belum menikah, mahasiswa/mahasiswi yang belum menikah, keluarga dan masyarakat yang peduli terhadap kehidupan para remaja,” ujarnya

Selanjutnya, Alprianto menjelaskan program Genre hadir sebagai wadah untuk mengembangkan karakter bangsa khususnya para remaja untuk menjauhi Pernikahan Dini, Seks Pranikah dan Narkoba guna menjadi remaja Tangguh dan dapat berkontribusi dalam pembangunan.

“Pastinya kita siap untuk bekerjasama dalam memberikan pendampingan bagi para Anak Binaan di LPKA Palu, semoga hal ini menjadi pasti dalammenciptakan pemuda yang sehat, berpendidikan, berkarakter dan dapat melahirkan generasi berkualitas,” jelas Alprianto

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kepala Seksi Pembinaan, Ida Bagus, Kepala Seksi Registrasi, yeffri Haryanto Balili, Kepala Subbagian Umum, Andi Nuryadin, Kepala Subseksi Perawatan, John Adrianto, Para Tenaga Kesehatan LPKA Palu, dan Duta Genre Kota Sulawesi Tengah, Tesalonika.(Rel)

Berita Untuk Anda

Terpopuler

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA

Polres Taput Ultimatum Tambang Siarang-arang, Berhenti atau Dipidana Berat

Taput (Neracanews) — Ekspos media terkait aktivitas penambangan galian C yang diduga ilegal di Dusun Siarang-arang, Desa Hutabarat Parbaju Toruan, Kecamatan Tarutung, Kabupaten Tapanuli...

Jelang Pesta Demokrasi Konferensi PWI Sumut, Panitia Gelar Rapat Persiapan

Medan - Menjelang pesta demokrasi konferensi Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sumut, pengurus menggelar rapat persiapan sekaligus penetapan susunan pengurus kepanitiaan di kantor PWI Sumut...

Cabjari Madina di Natal Gelar JMS 2026, Sosialisasikan Tugas Pokok dan Fungsi Kejaksaan kepada Pelajar Pantai Barat

Neracanews | Mandailing Natal - Cabang Kejaksaan Negeri Mandailing Natal di Natal menggelar kegiatan Penyuluhan Hukum Jaksa Masuk Sekolah / JMS Tahun 2026 dengan...

Pasca Bencana Adiankoting Relokasi Lambat, Alokasi Huntap Dipertanyakan, Uang Rp 250 Juta Menko Polkam Dibagi ke Kades, Sisa Disimpan

Taput (Neracanews) - Bencana alam banjir bandang dan tanah longsor yang melanda Kabupaten Tapanuli Utara menelan puluhan korban jiwa, meluluhlantakkan ratusan rumah warga, serta...

Pemprov Sumut Optimalkan 21 Daerah Irigasi, Lahan Pertanian Produktif Ditargetkan Capai 41 Ribu Hektare

MEDAN – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) terus mengoptimalkan daerah irigasi yang belum produktif untuk meningkatkan luas lahan pertanian yang dikelola masyarakat. Pada...