Kamis, Januari 22, 2026
spot_img

Oknum Guru Agama SD Negeri di Kecamatan Siatas Berita Cabuli 2 Siswinya

Tapanuli Utara- Seorang guru Agama SD Negeri di Kecamatan Siatas Berita, Kabupaten Tapanuli Utara di duga melakukan percabulan terhadap dua orang siswanya. Akibatnya Oknum Guru itu di laporkan ke Polres Tapanuli Utara.

Pelaku cabul tersebut berinisial SH yang berstatus sebagai guru PNS di salah satu SD di kecamatan Siatas Berita.

Orang tua korban MH (43) saat melaporkan kejadian ke Polres Taput, dimana setelah mendapat pemberitahuan dari anaknya sebut saja si Bunga (12) siswa disekolah tersebut pada hari Jumat siang (18/3) lalu.

Korban Bunga menceritakan kepada ibunya, bahwa sekitar bulan Desember 2021 gurunya bernisial SH memeluk korban dan memegang buah dadanya dengan alasan agar semakin besar. Setelah itu korban diberi uang Rp 2000 (Dua Ribu Rupiah) untuk jajan.

Oknum guru itu melakukannya di ruang kelas IV, dimana saat korban di suruh oleh gurunya membawa teh manis disaat tidak ada orang lain di kelas.

Karena takut sama gurunya, korban tidak memberitahukan kepada orang tuanya saat itu. Namun pada hari Jumat (18/3/2022) korban menceritakan peristiwa itu.

Setelah orang Tua korban (MH) mendapat laporan dari anaknya, MH langsung melaporkan peristiwa kepada kepala sekolah.

Sorenya tanggal 18 Maret, Guru tersebut bersama Kepala Sekolah mendatangi orang tua korban di rumahnya untuk minta maaf. Namun seluruh keluarga korban tidak terima dan akhirnya melapor ke Polres Taput.

Kapolres Taput AKBP Ronald FC Sipayung SH. SIK. MH Melalui Kasi Humas Aiptu W. Baringbing membenarkan laporan tersebut.

“Setelah kita menerima pengaduan di SPK, terungkap bahwa korban pencabulan yang dilakukan oleh gurunya terhadap siswanya bukan hanya untuk satu orang, melainkan ada dua korban yaitu sebut saja namanya mawar (12) siswa yang sama di sekolah tersebut,” papar Barimbing di ruang kerjanya, Rabu (23/3/2022).

“Saat ini kita sedang melakukan penyelidikan atas laporan tersebut. Korban dan orang tuanya sudah kita periksa selanjutnya saksi-saksi lain juga akan kita periksa. Setelah itu terlapor akan segera kita panggil untuk dimintai keterangan,” jelasnya. (Henry/Red)

Berita Untuk Anda

Terpopuler

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA

Oknum ASN di Inhu Kembali Ditangkap Gara-gara Narkoba Bersama Rekannya

INHU - Dunia kepegawaian di Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), Provinsi Riau kembali tercoreng. Setelah sebelumnya seorang oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) dilingkungan Dinas PU...

Kapal Rumah Sakit Apung DPP PDI-P Memberikan Pelayanan Kesehatan di Tapteng Empat Hari Kedepan

Tapanuli Tengah Sarudik (Neracanews) - Bentuk kepedulian bagi korban bencana yang terjadi pada 25 November 2025, Partai Berlambangkan Banteng Bermocong Putih PDI-Perjuangan Tiba di...

Pemprov Sumut Terus Sempurnakan Program Berobat Gratis, Buka Layanan Aduan Kesehatan 24 Jam

MEDAN – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) terus meningkatkan pelayanan Program Berobat Gratis (PROBIS). Program ini merupakan salah satu Program Hasil Terbaik Cepat...

100 % Sekolah di Sumut Kini Teraliri Listrik dan Internet

MEDAN – Seluruh Sekolah Menengah Atas (SMA), Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), dan Sekolah Luar Biasa (SLB) di Sumatera Utara (Sumut) yang berada di bawah...

Jalan Lapen di Desa Pantis Taput Cepat Rusak, Diduga Tak Sesuai Spesifikasi

Taput | (Neracanews) – Jalan Lapis Penetrasi (Lapen) di Desa Pantis Kecamatan Pahae Julu, Kabupaten Tapanuli Utara (Taput), yang baru selesai dibangun pada Desember...