Kamis, Januari 29, 2026
spot_img

Meski Fokus Pembangunan, Pemko Medan Tak Lupakan Hak Anak, Bobby Nasution: Berupaya Wujudkan Medan KLA

Medan – Saat menghadiri Verifikasi Lapangan Hybrid (VLH) Evaluasi Kota Layak Anak Tahun 2023 yang digelar Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Republik Indonesia via zoom meeting via di Hotel Santika Dyandra Premiere Medan, Kamis (25/5), Wali Kota Medan Bobby Nasution mengatakan, seluruh jajaran Pemko Medan bersama unsur Forkopimda Kota Medan beserta unsur terkait lainnya terus berupaya menjadikan Kota Medan sebagai Kota Layak Anak (KLA).

“Guna mewujudkan hal itu tentunya harus didahului dengan membangun sistem pembangunan berbasis hak anak,” kata Bobby Nasution.

Terkait itu, kata Bobby Nasution, Pemko Medan harus bisa mengintegrasikan komitmen dan sumber daya yang dimiliki pemerintah, masyarakat dan dunia usaha yang terencana secara menyeluruh dan berkelanjutan, terutama dalam membuat kebijakan, program dan kegiatan untuk menjamin pemenuhan hak anak dan untuk melindungi mereka.

Disamping itu, kata Bobby Nasution, Pemko Medan juga berupaya semaksimal mungkin untuk menjamin terpenuhinya minimal 10 Hak Anak yang meliputi hak mendapatkan identitas, hak mendapatkan pendidikan, hak bermain, hak mendapatkan perlindungan, hak rekreasi, hak mendapatkan makanan, hak mendapatkan jaminan kesehatan, hak mendapatkan status kebangsaan, hak turut berperan dalam pembangunan serta hak mendapatkan kesamaan.

“Seluruh hak ini ditambah berbagai hak lainnya yang nantinya bisa berkembang sesuai tahapan perkembangan setiap anak, akan bisa menjadi indikator untuk menjadikan Kota Medan sebagai KLA. Kami juga menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Kementerian PPPA RI atas ditetapkannya Kota Medan sebagai salah satu kota di Indonesia yang terpilih untuk melanjutkan ke tahap VLH pada hari ini,” ungkapnya.

Lebih lanjut orang nomor satu di Pemko Medan ini menyampaikan, anak-anak merupakan sebagian penting dari masa depan sebuah bangsa. Oleh karenanya, bilangnya, meskipun kini dalam proses pembangunan Kota Medan, saat ini bukan saatnya untuk kita melupakan hak-hak anak. Pemko Medan harus terus berupaya untuk memberikan hak mereka melalui pembangunan KLA di Kota Medan.

Mewujudkan KLA atau Kota Ramah Anak, papar Bobby Nasution, menjadi salah satu hal yang saat ini perlu segera dilaksanakan di Kota Medan. Dikatakannya, Rencana Aksi Daerah Kota Layak Anak (RAD KLA) Kota Medan Tahun 2022-2026 bukan hanya bertujuan untuk turut serta berpartisipasi dalam pembangunan secara nasional maupun global.

“Namun yang lebih utama adalah demi melindungi hak anak untuk merasakan bahagia, aman dan nyaman selama masa tumbuh kembang mereka sehingga nantinya mereka bisa menjadi Generasi Emas Indonesia yang akan mengisi era Indonesia Emas tahun 2045 mendatang,” pungkasnya. (As)

Berita Untuk Anda

Terpopuler

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA

Data BNBA Kerusakan Rumah Bencana Hidromet Tapanuli Utara 2025 Difinalkan 486 Unit Rumah Diverifikasi

Taput (Neracanews) – Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara telah menyelesaikan proses verifikasi dan validasi serta menentukan data akhir ‘By Name By Address’ (BNBA) untuk rumah...

Bangun Infrastruktur Terintegrasi, Pemprov Sumut Gelontorkan Rp1,9 Triliun

MEDAN – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) menganggarkan dana sebesar Rp1,9 triliun untuk pembangunan infrastruktur pada tahun 2026. Hal tersebut diungkapkan Dinas Pekerjaan...

Pemkab Asahan Raih Penghargaan UHC 2026 Kategori Madya

Kisaran, 27 Januari 2026 — Pemerintah Kabupaten Asahan kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional dengan menerima Penghargaan Universal Health Coverage (UHC) Tahun 2026 Kategori...

HUT ke-18 BNPB Diraik Secara Sederhana di Taput, 40 Unit Huntara Hampir Rampung

Taput (Neracanews) | Wakil Bupati Tapanuli Utara Dr. Deni Parlindungan Lumbantoruan, M.Eng., bersama Direktur Sistem Penanggulangan Bencana BNPB Agus Wibowo didampingi Asisten Perekonomian dan...

Terungkap Fakta, Pengawas Waterpark Hotel Pia Tidak Memiliki Sertifikat Keahlian

Tapanuli Tengah Pandan (Neracanews) – Korban meninggal bocah berusia 6 tahun tenggelam di Waterpark Hotel Pia Pandan kian terkuak. Temuan fakta terbaru mengungkap bahwa...