Tapanuli Tengah | (Neracanews) – Kunjungan Kerja (Kunker) sosok Mentri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian pada Rabu 23 Januari 2026 di Tapanuli Tengah (Tapteng) kunjungi beberapa titik lokasi bencana yang terjadi pada 25 November 2025.
Kedatangan sosok mantan Kapolri dan kini menjabat sebagai Mendagri tiba di Bandara FL Tobing sekitar jam 17:40 Wib.
Sebelum Jadwal Landingnya Pesawat milik TNI AU “Kalong 08” jenis pesawat CN 235 tiba di Bandara Pinangsori, kedua pemimpin yang punya peran percepatan dalam penanganan bencana Tapteng, Gubsu Bobby Nasution dan Bupati Tapteng Masinton Pasaribu sudah menantikan kedatangan Mendagri tiba di Kabupaten Tapanuli Tengah.
Tampak sambutan hangat terlihat saat Mendagri keluar dari pesawat yang ditumpanginya, pelukan hangat kedua pemimpin dan Mendagri bagaikan tamu yang tidak asing lagi bagi Gubsu dan Bupati.
Dalam Agenda Kunker Mendagri, pada hari Sabtu 24 Januari 2026 akan meninjau lokasi banjir bandang dan tanah longsor, serta melihat progres pemulihan pasca bencana di Hutanabolon Kecamatan, Kecamatan Tukka
Selain menjabat sebagai Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian juga mengemban tugas selaku Ketua Satuan Tugas (Kasatgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi pasca bencana Sumatera.
Dari Kunjungan Mendagri dengan nama lengkap, Muhammad Tito Karnavian itu merasa kagum atas kinerja Gubsu dan Bupati Tapteng. Kekaguman itu terlihat saat meninjau langsung lokasi terdampak bencana di Kelurahan Hutanabolon, Kecamatan Tukka, pada Sabtu 24/01/26.
Bentuk kekaguman Tito Karnavian mengapresiasi progres pemulihan yang dinilai berjalan baik. Hal itu terlihat dari telah berfungsinya jembatan sementara serta aktivitas alat berat yang digunakan untuk membantu normalisasi sungai dari sedimentasi.
“Sungai yang tadinya sedimen, penuh, sehingga air-air tidak bisa mengalir, ini dibersihkan sedimennya menggunakan alat berat, dan kemudian dibersihkan menjadi tanggul. Kalau terjadi banjir lagi, ya paling tanggulnya bisa penopang dan bertahan,” kata Mendagri Tito Karnavian.
Tito menyaksikan langsung upaya pemerintah daerah setempat dalam memanfaatkan sedimentasi sungai sebagai tanggul sementara. Ia berharap langkah tersebut dapat menjadi contoh bagi daerah terdampak bencana lainnya di Provinsi Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara.
“Nah ini mungkin model seperti ini kita kerjakan, bukan hanya di Sumatera Utara tapi juga di Aceh, Sumatera Barat. Daripada (sedimentasi) didiamkan saja. Ini saya kira yang akan kita kerjakan,” Ucapnya Singkat.
Dalam kesempatan itu, Tito turut menyampaikan apresiasi kepada Gubernur Sumut Muhammad Bobby Afif Nasution dan Bupati Tapteng Masinton Pasaribu yang dinilai sigap mempercepat normalisasi sungai dengan memanfaatkan sedimentasi.
Mendagri juga menyampaikan terima kasih kepada Kementerian Pekerjaan Umum (PU), BPI Danantara, jajaran TNI-Polri, serta pihak terkait lainnya yang terlibat dalam pemulihan pascabencana di Tapteng.
“Saya salut dengan ide ini. Air bisa lancar, aliran sungai bisa normal, tapi sedimennya digunakan sebagai tanggul,” Ujarnya.
Selain infrastruktur sungai, Tito juga mengapresiasi upaya pemulihan infrastruktur pendidikan di wilayah Kabupaten Tapteng.
Sejumlah sekolah terdampak bencana terus dilakukan perbaikan dan pembersihan. Selama proses pemulihan, kegiatan belajar mengajar sementara dilaksanakan di Tenda Darurat yang disediakan oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen).
Tito menegaskan akan terus mendorong percepatan pemulihan agar aktivitas pendidikan dapat kembali berjalan optimal.
“Teman-teman TNI juga, murid-murid bergerak. Semua gotong royong, relawan juga banyak membantu. Terima kasih kepada semua relawan, ya. Mohon kita semua bergerak untuk menormalisasi kembali sekolah-sekolah agar bisa kembali melakukan belajar mengajar dengan normal secepat mungkin,” Pungkasnya.
Dalam kesempatan itu, Bupati Tapanuli Tengah Masinton Pasaribu, SH, MH menyampaikan terima kasih kepada Mendagri yang juga selaku Ketua Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatera Muhammad Tito Karnavian.
“Kita akan maksimalkan pemulihan pasca bencana yang menimpa Kabupaten Tapanuli Tengah. Mewakili Pemkab Tapteng, Kami mengucapkan terimakasih waktu dan kunjungan Pak Mentri di Tapanuli Tengah,” Tutupnya.
(Rimember)



