Rabu, Maret 11, 2026
spot_img

KPK Observasi Kabupaten Asahan sebagai Calon Percontohan Kabupaten Anti Korupsi 2026

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan kunjungan observasi ke Kabupaten Asahan dalam rangka penilaian calon percontohan Kabupaten/Kota Anti Korupsi Tahun 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Melati Kantor Bupati Asahan pada Selasa (10/3/2026).

Kegiatan ini dihadiri Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin, Wakil Bupati Rianto, pimpinan DPRD Asahan, Kapolres Asahan, Kajari Asahan, perwakilan Dandim 0208 Asahan, perwakilan Pengadilan Negeri Kisaran, Sekretaris Daerah Zainal Arifin Sinaga, para asisten Setdakab Asahan, staf ahli bupati, pimpinan OPD, para camat se-Kabupaten Asahan, serta unsur Forkala Asahan. Dari pihak KPK hadir Direktur Pembinaan Peran Serta Masyarakat pada Kedeputian Pendidikan dan Peran Serta Masyarakat KPK yang juga Ketua Tim Observasi Program Kabupaten/Kota Percontohan Anti Korupsi, Friesmount Wongso, bersama rombongan.

Acara diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan doa. Dalam sambutannya, Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin menyampaikan apresiasi kepada KPK yang telah menjadikan Kabupaten Asahan sebagai salah satu calon daerah percontohan Kabupaten/Kota Anti Korupsi tahun 2026.

Menurutnya, kesempatan tersebut merupakan kehormatan sekaligus motivasi bagi Pemerintah Kabupaten Asahan untuk terus meningkatkan tata kelola pemerintahan yang bersih dan transparan. Ia juga menegaskan bahwa Pemkab Asahan serius melakukan berbagai terobosan dalam pencegahan korupsi, terutama di sektor pelayanan publik, seperti pembangunan Mall Pelayanan Publik dan penerapan sistem pengelolaan pajak secara online.

Sementara itu, Friesmount Wongso menjelaskan bahwa Kabupaten Asahan merupakan satu dari enam daerah di Indonesia yang dinominasikan sebagai calon kabupaten/kota percontohan anti korupsi. Program tersebut bertujuan membangun budaya antikorupsi serta memperkuat tata kelola pemerintahan dari tingkat desa hingga kabupaten/kota.

Ia menyebutkan beberapa indikator penilaian dalam program tersebut, di antaranya Monitoring Center for Prevention (MCP), Survei Penilaian Integritas (SPI), Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP), kepatuhan pelayanan publik, maturitas Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP), serta Indeks Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE).

Sekretaris Daerah Kabupaten Asahan, Zainal Arifin Sinaga, dalam paparannya menyampaikan bahwa berbagai komponen telah dipersiapkan, meliputi tata kelola pemerintahan, kualitas pengawasan, peningkatan pelayanan publik, budaya kerja antikorupsi, serta peningkatan peran masyarakat dan kearifan lokal.

Kegiatan dilanjutkan dengan diskusi antara tim KPK dan para peserta terkait pedoman, komponen, serta indikator evaluasi program Kabupaten/Kota Anti Korupsi. Setelah itu, tim KPK melakukan peninjauan lapangan ke beberapa instansi pelayanan publik, di antaranya RSUD H. Abdul Manan Simatupang, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), serta Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Asahan. (As)

Berita Untuk Anda

Terpopuler

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA

Buka Puasa Bersama Relawan, Rico Waas Ajak Satukan Tekad Majukan Kota Medan

Suasana hangat menyelimuti acara buka puasa bersama Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas dengan relawan Rico & Zaki, Partai dan Fraksi DPRD...

Mahyaruddin Terima Audiensi PKH, Bahas Penurunan Kemiskinan Tanjungbalai

Wali Kota Tanjungbalai, Mahyaruddin Salim menerima audiensi tim Program Keluarga Harapan (PKH) Kota Tanjungbalai di ruang kerjanya, Senin (9/3). Pertemuan tersebut membahas transformasi kebijakan...

Dugaan Adanya Keterlibatan Oknum TNI Mencuat, Pangdam 1/BB dan Kapolda Sumut Ambil Alih Penindakan Judi Togel di Kecamatan Biru Biru

DELISERDANG - Warga masyarakat Kecamatan Biru Biru Kabupaten Deli Serdang Provinsi Sumatera Utara meminta Pangdam I Bukit Barisan Mayjend TNI Hendy Antariksa dan Kapolda...

UPTD Puskesmas Patiluban Mudik Kembali Gelar Sunat Massal Gratis kepada Anak Yatim Piatu dan Masyarakat yang Membutuhkan

Neracanews | Mandailing Natal – Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Puskesmas Patiluban Mudik kembali selenggarakan sunat massal dalam rangka bhakti sosial sumbangsih kepada anak...

Akhir Kasus Pengambilan 13 Tandan Buah Sawit oleh Seorang Warga Miskin Milik PTPN IV Berdamai, Polisi Fasilitasi Restorative Justice

Neracanews | Mandailing Natal - Perkara dugaan tindak pidana pencurian 13 tandan buah kelapa sawit yang sempat menyita perhatian publik akhirnya berakhir damai. Terlapor Heri...