Kamis, Januari 29, 2026
spot_img

Kontestan Pemilihan Buyung dan Upik Kecamatan Natal Kunjungi Tempat Bersejarah

Neracanews | Mandailing Natal – Para kontestan di ajang pemilihan Buyung dan Upik Kecamatan Natal melakukan kunjungan ke berbagai tempat bersejarah di kecamatan Natal dan objek wisata yang ada di kecamatan itu, diantaranya Benteng Jepang, Meriam Rafles, Sumur Multatuli dan Makam Syekh Abdul Fattah kemudian dilanjut menuju wisata pantai pulo Karo yang ada di Desa Sundutan Tigo, Rabu (10/8/22).

Tempat – tempat yang dikunjungi itu, kata salah satu tim juri, merupakan bagian dari rundown kegiatan dalam penyeleksian ke babak selanjutnya yang menjadi bagian penilaian oleh dewan juri.  Tujuannya agar tempat sejarah dan destinasi wisata di kecamatan Natal lebih dikenal oleh publik.

“Pengetahuan tentang sejarah dan wisata yang ada di kecamatan Natal menjadi bagian penilaian kita” sebut Syaripuddin.

Karena kata dia, dengan pengetahuan tempat bersejarah dan wisata di kecamatan Natal yang dimiliki oleh kontestan bisa menjadi bagian promosi tempat-tempat tersebut.

“Kecamatan Natal inikan banyak tempat bersejarah dan tempat wisata, jadi dengan begitu kita menguji kemampuan para kontestan bagaimana cara mereka untuk mempromosikan tempat-tempat itu agar lebih dikenal” imbuhnya.

Sementara Camat Natal, M. Ridho Fahlevi Lubis, juga mengatakan hal yang sama, bahwa dengan kemampuan para kontestan mempromosikan tempat-tempat wisata dan tempat bersejarah di kecamatan Natal akan memberikan keuntungan dan menambah income bagi masyarakat.

“Jika tempat tempat itu sudah mulai terkenal maka dengan sendirinya wisatawan lokal dan wisatawan dari luar daerah akan banyak berkunjung, otomatis akan menambah income bagi masyarakat kecamatan Natal dan meningkatkan perekonomian masyarakat” ujarnya.

Sebagai orang nomor satu di kecamatan itu, dia terus berupaya meningkatkan wisata di kecamatan Natal, namun ini semua butuh kesabaran karena banyak yang perlu dibenahi dan membutuhkan biaya yang tidak sedikit.

Untuk diketahui, yang masuk (lolos) di 13besar.Pada babak ini terdiri 13 pasang duta, yang berasal dari Duta MAN 2 Madina, Duta Desa Pardamean Baru, Duta Desa Sikarakara III, Duta Sikarakara I, Duta Desa Pasar III, Duta Kelurahan Pasar II, Duta Desa Kampung Sawah, Duta Desa Sikarakara, Duta Pasar VI, Duta Desa Pasar V, Duta Desa Panggautan, Duta Kelurahan Pasar I dan Duta Desa Sundutan Tigo. (Hem Surbakti)

Berita Untuk Anda

Terpopuler

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA

Bangun Infrastruktur Terintegrasi, Pemprov Sumut Gelontorkan Rp1,9 Triliun

MEDAN – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) menganggarkan dana sebesar Rp1,9 triliun untuk pembangunan infrastruktur pada tahun 2026. Hal tersebut diungkapkan Dinas Pekerjaan...

Pemkab Asahan Raih Penghargaan UHC 2026 Kategori Madya

Kisaran, 27 Januari 2026 — Pemerintah Kabupaten Asahan kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional dengan menerima Penghargaan Universal Health Coverage (UHC) Tahun 2026 Kategori...

HUT ke-18 BNPB Diraik Secara Sederhana di Taput, 40 Unit Huntara Hampir Rampung

Taput (Neracanews) | Wakil Bupati Tapanuli Utara Dr. Deni Parlindungan Lumbantoruan, M.Eng., bersama Direktur Sistem Penanggulangan Bencana BNPB Agus Wibowo didampingi Asisten Perekonomian dan...

Terungkap Fakta, Pengawas Waterpark Hotel Pia Tidak Memiliki Sertifikat Keahlian

Tapanuli Tengah Pandan (Neracanews) – Korban meninggal bocah berusia 6 tahun tenggelam di Waterpark Hotel Pia Pandan kian terkuak. Temuan fakta terbaru mengungkap bahwa...

Masinton Nahkodai DPC PDI-Perjuangan Tapanuli Tengah Priode 2025-2030

Tapanuli Tengah Pandan (Neracanews) - Melalui Konfrensi Cabang (Kofercab) PDI- Perjuangan Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), Sumatera Utara (Sumut) yang digelar di Hotel Hasian, Masinton...