Kamis, Maret 12, 2026
spot_img

Kepala Ombudsman Sumut : Layanan RSUD Sikalang telah Berprogres dan Membaik

DAIRI– Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sidikalang memiliki progres yang sangat baik dan signifikan, khususnya dalam layanan obgyn.

Demikian disampaikan Kepala Ombudsman RI Perwakilan Sumut Abyadi Siregar dalam pertemuannya dengan Bupati Dairi Dr. Eddy Keleng Ate Berutu di ruang kerja Bupati Dairi, Jumat (18/8/2023).

“Kunjungan kami dalam rangka melakukan kajian inisiatif untuk melihat alur dan standar pelayanan di RSUD Sidikalang, khususnya dalam layanan obgyn. Kita juga memantau kondisi sarana dan prasarananya. Sekilas yang boleh menjadi kesimpulan bahwa sudah ada perbaikan. Yang paling nyata adalah bahwa dokter obgyn sudah ada tiga, sesuai dengan standar rumah sakit kecil,” ujarnya.

Disampaikan Abyadi, RSUD Sidikalang sudah melakukan beberapa upaya untuk mendapatkan dokter (dibuktikan dengan surat permohonan), namun karena adanya beberapa tahapan yang harus dilalui sehingga permohonan tersebut belum bisa diwujudkan.

“Kami juga sudah berbicara dengan beberapa pasien dan mereka mengakui layanannya sudah bagus dan cepat. Ada pasien yang masuk jam 9, jam 12 nya sudah diberikan tindakan operasi, artinya sudah sesuai dengan tahapan, karena dokternya sudah lengkap,” ucapnya.

Lebih lanjut, Apyadi juga menyebutkan RSUD Sidikalang sudah memiliki dua ruang USG yang terletak di poli dan radiologi yang artinya pernyataan yang menyebutkan dokter obgyn tidak dapat mengakses layanan USG merupakan pendapat yang tidak terbukti.

“Sebenarnya sudah ada banyak perubahan di RSUD Sidikalang namun tetap kajian ini masih berproses, mungkin dalam waktu dekat akan ada outputnya. Semua ini dilakukan untuk memperbaiki pelayanan yang ada, sehingga fasilitas kesehatan semakin daoat dinikmati masyarakat,” ujarnya.

Atas kunjungan tersebut, Eddy Berutu menyampaikan terimakasih karena telah membantu memperbaiki kinerja RSUD Sidikalang, sehingga bisa memperkuat peranan RSUD Sidikalang di tengah masyarakat.

“Kalau bisa tidak ada lagi ibu hamil dan bayi yang meninggal. Memang ada variabel yang tidak bisa kita kontrol, seperti niat untuk melakukan pemeriksaan rutin, maka dari itu tenaga kesehatan harus pro aktif. Kalau boleh, satu jam sebelum kedatangan, dokter di RS ataupun klinik sudah mengetahui kondisi si pasien,” ujar Eddy Berutu.

Pertemuan tersebut turut dihadiri Pj Sekda Surung Charles Bantjin, Kepala BKPSDM Junihardi Siregar, Kepala Dinas Kesehatan Henry Manik, Dirut RSUD Sidikalang Pesalmen Saragih, serta Kabid Pelayanan dan Penunjang Medik RSUD Mei Sitanggang. (Nid)

Berita Untuk Anda

Terpopuler

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA

PMI Medan dan Palang Merah Amerika Paparkan Program Ketahanan Panas kepada Pemko Medan

Medan - Pengurus Palang Merah Indonesia (PMI) Medan bersama perwakilan Palang Merah Amerika beraudiensi dengan Pemko Medan, Kamis (12/3/2026). Rombongan diterima Wakil Wali Kota...

Sumut Kembangkan Satu Data Tunggal Bencana

MEDAN – Badan Pusat Statistik (BPS) Sumatera Utara (Sumut) berkolaborasi dengan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Sumut mengembangkan satu data tunggal kebencanaan melalui portal...

Dewan Pendidikan Taput Dilantik, Diharapkan Dorong Kemajuan Pendidikan dan Pembentukan Karakter

Taput (Neracanews) - Bupati Tapanuli Utara (Taput) Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat, melantik anggota Dewan Pendidikan Kabupaten Taput dalam acara yang berlangsung di SMP Negeri...

Wabup Taput Buka Forum RKPD 2027 Fokus pada Akselerasi Ekonomi dan Kualitas SDM

Taput (Neracanews) - Wakil Bupati Tapanuli Utara (Taput) Deni Parlindungan Lumbantoruan, didampingi Sekretaris Daerah Henry M. M. Sitompul, membuka secara resmi Forum Lintas Perangkat...

NCW Terima Balasan Klarifikasi Imigrasi Soal 10 WNA, Minta Proses Hukum Dibuka Secara Transparan

Bekasi – Nasional Corruption Watch (NCW) DPD Bekasi Raya menyatakan telah menerima balasan resmi dari Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Non-TPI Tangerang terkait permohonan...