Kamis, Maret 12, 2026
spot_img

Gema Madina Anti Narkoba Minta Tangkap Bandar Besar Narkoba di Madina

Neracanews | Mandailing Natal – Kendati Polres Madina terus melakukan upaya mengantisipasi penyalahgunaan Narkoba, namun muncul desakan agar Polres segera menangkap bandar besar Narkoba di daerah ini.

“Kami melihat, aparat kepolisian terus melakukan penangkapan pengguna dan pengedar Narkoba, tapi kami mendesak Polres membongkar sindikat Narkoba dan menangkap bandar besar,” ujar Kordinator Gema Madina Antinarkoba Tan Gozali Nasution, Minggu (4/6).

Pernyataan ini disampaikannya di Jembatan Merah, Desa Kayulaut, Kec. Panyabungan Selatan, Kab. Mandailing Natal, dalam kaitan acara Fashion Street dan Gema Madina Anti Narkoba dilaksanakan berkaitan hari lahirnya Pancasila, digelar Yayasan Putra Putri Mandailing Natal dipimpin Dina Syarifah Nasution.

Dijelaskannya, Polres sangat mendukung membongkar sindikat Narkoba di Madina. “Tak hanya di Lapas Panyabungan, juga di Lapas Kotanopan dan Rutan Natal. Kami minta diusut tuntas,” ujar Tan.

Untuk memberantas Narkoba dari Madina, kata dia, bukan pekerjaan mudah. “Berbagai upaya harus terus dilakukan, dengan kerjasama melibatkan semua pihak termasuk dengan Polres dan BNN,” katanya.

Sutan Naposo Pulungan, tokoh adat milenial, mengungkapkan, sudah kesohor istilah nenek moyang, “madung tarbonggal do alak na bisuk di banuon, alak Mandailng (sudah kesohor mulai dari dulu arif dan bijaksana di negeri ini, orang Mandailang).

Karena itu, perilaku anak Mandailing harus mencerminkan sikap generasi Mandailing bersikukuh arif dan bijaksana, sekaligus menghindarkan diri dari perilaku negatif termasuk bahaya Narkoba.

Ketua Karang Taruna Kab. Mandailing Natal Zulkifli mendesak semua pihak untuk menggaungkan aksi perlawanan penyalahgunaan Narkoba. “Katakan tidak terhadap Narkoba,” ujar Zul.

Mewakili Kepala Dinas Pariwisata Madina membuka acara ini, menyatakan sangat mendukung kegiatan dilaksanakan kaum milenial, diharap mengantisipasi penyalahgunaan Narkoba.

Utusan dari naposo nauli bulung (NNB) Pidolilombang, Muhammad Husen Borotan dan Saima Putra Ramadan diundang di acara ini sebagai bagian dari apresiasi.

“Alhamdulillah, sekarang desa Pidolilombang sudah jauh lebih aman dan nyaman, walaupun penjagaan tetap dilakukan,” ujar Husen Borotan.

Kampanye antinarkoba di dekat Jembatan Merah, Desa Kayulaut, Kec. Panyabungan Selatan, Kab. Madina. (Hem Surbakti)

Berita Untuk Anda

Terpopuler

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA

PMI Medan dan Palang Merah Amerika Paparkan Program Ketahanan Panas kepada Pemko Medan

Medan - Pengurus Palang Merah Indonesia (PMI) Medan bersama perwakilan Palang Merah Amerika beraudiensi dengan Pemko Medan, Kamis (12/3/2026). Rombongan diterima Wakil Wali Kota...

Sumut Kembangkan Satu Data Tunggal Bencana

MEDAN – Badan Pusat Statistik (BPS) Sumatera Utara (Sumut) berkolaborasi dengan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Sumut mengembangkan satu data tunggal kebencanaan melalui portal...

Dewan Pendidikan Taput Dilantik, Diharapkan Dorong Kemajuan Pendidikan dan Pembentukan Karakter

Taput (Neracanews) - Bupati Tapanuli Utara (Taput) Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat, melantik anggota Dewan Pendidikan Kabupaten Taput dalam acara yang berlangsung di SMP Negeri...

Wabup Taput Buka Forum RKPD 2027 Fokus pada Akselerasi Ekonomi dan Kualitas SDM

Taput (Neracanews) - Wakil Bupati Tapanuli Utara (Taput) Deni Parlindungan Lumbantoruan, didampingi Sekretaris Daerah Henry M. M. Sitompul, membuka secara resmi Forum Lintas Perangkat...

NCW Terima Balasan Klarifikasi Imigrasi Soal 10 WNA, Minta Proses Hukum Dibuka Secara Transparan

Bekasi – Nasional Corruption Watch (NCW) DPD Bekasi Raya menyatakan telah menerima balasan resmi dari Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Non-TPI Tangerang terkait permohonan...