Sabtu, Februari 14, 2026
spot_img

Di Pemilu 2024, Bobby Nasution Harap Keberagaman Jadi Pemersatu, Perdamaian dan Pendingin Situasi

Medan – Kota Medan merupakan kota multikultural dengan keberagaman agama, suku, budaya dan etnis. Keberagaman ini menjadi sebuah kekayaan yang patut dibanggakan. Seluruh masyarakat pun hidup dan tinggal berdampingan dalam bingkai kerukunan. Dengan keberagaman yang dimiliki, kerukunan di ibukota Provinsi Sumatera Utara sampai dengan saat ini tetap terjaga dengan baik.

“Keberagaman yang ada ini menunjukkan Kota Medan sebagai daerah multi etnis, dimana etnis-etnis tersebut juga memberikan suara dan masukannya untuk pembangunan di Kota Medan,” kata Wali Kota Medan Bobby Nasution di acara Pertemuan Tokoh Agama Dalam Rangka Membangun Toleransi Umat Beragama di Kota Medan 2023 di Hotel Grand Antares Medan, Senin (13/11).

Di hadapan Prof Dr KH Amiruddin MS MBA PhD, Dr H Amhar Nasution MA dan KH Zulfikar Hajar, Ketua MUI H Hasan Matsum, Ketua FKUB Ustadz Yasir Tanjung, Ketua Baznas Ustadz Muhammad Nursyam, organisasi keagamaan dan organisasi pengajian yang ada di Kota Medan, Bobby Nasution mengungkapkan, keberagaman etnis yang ada di Kota Medan ini tentunya tidak lepas dari ajaran agama itu sendiri.

Oleh karenanya menantu Presiden Joko Widodo ini berharap, melalui keberagaman etnis, budaya dan suku yang ada di Kota Medan dapat bersatu karena agama. Sebab, ungkapnya, semua agama tentunya mengajarkan kepada umatnya untuk tidak saling memusuhi, menghina dan mencaci maki antar umat. “Pastinya agama menyuruh sesama makhluk hidup untuk saling mengasihi,” paparnya.

Apalagi, kata Bobby Nasution, beberapa waktu ke depan Indonesia, khususnya Kota Medan akan menghadapi pesta demokrasi. Tentunya dengan keberagaman yang ada di Kota Medan ini, bilangnya, dapat dijadikan pemersatu, perdamaian dan pendingin situasi bukan justru malah mendorong terjadinya perpecahan satu dengan yang lain.

Terkait itu, atas nama Pemko Medan, Bobby Nasution ini berpesan agar saat Pemilu 2024 menjadikan semua etnis, suku, budaya dan agama tidak terpecah belah. “Mari kita jadikan Pemilu 2024 semakin mempererat hubungan antar agama, budaya, suku dan etnis yang ada di Kota Medan,” harapnya. (As)

Berita Untuk Anda

Terpopuler

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA

Dugaan Pemerasan ; Debt Collector Rampas Mobil, Mega Finance Minta Uang Tarik Rp 15 Juta

Langkat - Dugaan pemerasan di lakukan Leasing Mega Finance kepada Debiturnya, dengan modus meminta uang tarik Rp 15 Juta. "Saya sudah meminta kepada kepala kantornya...

Tambang Pasir Ilegal di DAS Sigeaon Taput Masih Beroperasi, Wartawan Layangkan Dumas ke Polres

Taput (NeracaNews) – Tim investigasi kumpulan wartawan yang peduli lingkungan melayangkan Surat Pengaduan Masyarakat (Dumas) kepada Kapolres Tapanuli Utara (Taput), AKBP Ernis Sitinjak, pada...

Gedung Olah Raga Pandan Kembali Dihuni Para Pengungsi Korban Banjir

Tapanuli Tengah Pandan (Neracanews) - Puluhan warga yang rumahnya terendam bajir kembali dievakuasi dan ditempatkan di Gedung Olah Raga (GOR) Pandan sebagai lokasi pengungsian sementara. Evakuasi...

Serap Aspirasi di Taput, Paltak Siburian: Reses Bukan Sekadar Formalitas, Siap Perjuangkan Sesuai Kewenangan

Taput (Neracanews) – Anggota DPRD Provinsi Sumatera Utara dari Dapil Sumut IX (Kabupaten Taput, Toba, Humbang Hasundutan, Samosir, Tapteng, dan Sibolga), Paltak Siburian, SH.MH,...

Kunker di Polsek Natal, Kapolres Madina Sampaikan Layanan Call Center 110

Neracanews | Mandailing Natal - Kapolres Mandailing Natal (Madina), Bagus Priandy, S.IK.,M.Si menyampaikan perihal layanan Call Center Polri 110 pada saat kunjungan kerja bersama...