Kamis, Maret 12, 2026
spot_img

Desa Torhonas Pasca Bencana Listrik Masih Padam, Butuh Sarana Air Bersih

Tapanuli Utara – Warga Desa Torhonas Kecamatan Adiankoting Tapanuli Utara (Taput), berharap pemerintah bisa melakukan percepatan pembangunan listrik yang masih padam sejak bencana alam melanda Taput dan Tapanuli Tengah (Tapteng) beberapa bulan lalu.

“Semenjak bencana itu sampai sekarang, belum pernah hidup,” ungkap Darsono Siahaan warga desa Torhonas, Selasa (20/1/2026).

Dia menceritakan bahwa Desa Torhonas merupakan wilahyah pemerintahan daerah Taput. Namun jalur listrik PLN datang dari Tapteng. Sehingga mungkin di butuhkan koordinasi antar pemerintah Taput dengan Tapteng untuk melakukan percepatan pembangunan listrik.

Warga Desa Torhonas menepis adanya informasi dari seorang pejabat daerah Taput yang mengatakan sudah menyalurkan Genset listrik di sebahagian masyarakat untuk di konsumsi secara umum. Namun warga mengatakan tidak perna mengetahui dan tidak pernah menerima Genset Listrik, seperti yang di katakan pejabat eselon itu.

“Tudia di bagi, dangadong amang boru,” sebut Parlin warga Torhonas berbahasa daerah Batak yang artinya ‘Kemana di bagi, tidak ada itu bapak’, Selasa (20/1/2026).

Selain Listrik warga Desa Torhonas sangat membutuhkan sarana air bersih karena harus berjalan kaki kurang lebih Dua kilo meter ke dusun Sinora atau ke sering di sebut Pancur SMP, untuk mendapatkan air yang layak konsumsi sebagai air masak untuk di minum.

“Kalau untuk mandi kami tampung air hujan di Bak setiap rumah tangga, untuk air minum dan memasak kami ke pancuran yang di bawah jalan sebelum desa ini,” sebut Marlina Hutauruk, warga Torhonas.

Menanggapi padamya listrik pasca bencana, Hendrik Taruna, S.,STP.,M.Si., yang di ketahui merupakan Kadis Kominfo Taput mengatakan, bahwa pemda Taput sudah membagikan Genset listrik ke sebahagian masyarakat untuk di konsumsi secara umum.

“Sudah dibagi genset sebagian amang dan menunggu jalan keras biar diperbaiki tiang PLN. Untuk detail konfirmasi ke kadis kominfo baru ya amang,” ungkap Hendrik.

Kadis Kominfo yang baru di ketahui namanya Donna N. Situmeang, S.IP., mengatakan masih berkordinasi dengan satuan kerja terkait, kemudian memberi jawaban untuk di konsumsi publik.

“Ok pak, saya lagi meminta jawabannya, terimakasih,” tulis Fitri di dinding whatsappnya, Selasa (20/1/2026). (ps)

Berita Untuk Anda

Terpopuler

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA

Dewan Pendidikan Taput Dilantik, Diharapkan Dorong Kemajuan Pendidikan dan Pembentukan Karakter

Taput (Neracanews) - Bupati Tapanuli Utara (Taput) Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat, melantik anggota Dewan Pendidikan Kabupaten Taput dalam acara yang berlangsung di SMP Negeri...

Wabup Taput Buka Forum RKPD 2027 Fokus pada Akselerasi Ekonomi dan Kualitas SDM

Taput (Neracanews) - Wakil Bupati Tapanuli Utara (Taput) Deni Parlindungan Lumbantoruan, didampingi Sekretaris Daerah Henry M. M. Sitompul, membuka secara resmi Forum Lintas Perangkat...

NCW Terima Balasan Klarifikasi Imigrasi Soal 10 WNA, Minta Proses Hukum Dibuka Secara Transparan

Bekasi – Nasional Corruption Watch (NCW) DPD Bekasi Raya menyatakan telah menerima balasan resmi dari Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Non-TPI Tangerang terkait permohonan...

Pemkab Karo Salurkan Bantuan Sosial dari Kemensos RI kepada Masyarakat pada Peringatan Hari Jadi ke-80 Kabupaten Karo

Kabanjahe - Bupati Karo, Brigjen Pol (Purn) Dr. dr. Antonius Ginting, Sp.OG., M.Kes., menyalurkan berbagai bantuan sosial kepada masyarakat yang membutuhkan. Bantuan tersebut bersumber...

Pemkab Karo Gelar Rapat Percepatan Penyusunan Laporan Keuangan Perangkat Daerah TA 2025

Kabanjahe - Bupati Karo, Brigjen Pol (Purn) Dr. dr. Antonius Ginting, Sp.OG., M.Kes., melalui Sekretaris Daerah Kabupaten Karo, Gelora Kurnia Putra Ginting, S.STP., MM,...