Kamis, Maret 12, 2026
spot_img

Dekat dengan Walikota Medan, FJ Mantan Wartawan Diduga Dapat Fasilitas Mewah dari Pemko Medan

Neracanews | 𝗠𝗘𝗗𝗔𝗡 – 𝗕𝗮𝗿𝗶𝘀𝗮𝗻 𝗥𝗮𝗸𝘆𝗮𝘁 𝗣𝗲𝗺𝗲𝗿𝗵𝗮𝘁𝗶 𝗞𝗼𝗿𝘂𝗽𝘀𝗶 (Barapaksi) pertanyakan pemberian fasilitas mewah kepada seorang mantan tim sukses Wali Kota Medan Bobby Nasution, yakni Fj.

Dalam hal ini, Bobby Nasution diduga memberikan fasilitas setara kepala dinas kepada Fj, yakni mobil yang dilengkapi dengan supir pribadi.

Apalagi, Fj ini adalah seorang mantan wartawan media online di Kota Medan.

“Kita heran, kenapa Wali Kota Medan Bobby Nasution memberikan fasilitas begitu mewah kepada Fj, yang bekas wartawan. Masyarakat harus mengetahui apakah Bobby Nasution berhutang budi kepada Fj,” kata Direktur Barapaksi Otti Batubara, Senin (12/6/2023).

Perlakuan Bobby Nasution ini, kata Otti Batubara sudah pilih kasih. Di mana, seorang mantan tim sukses mendapatkan fasilitas mewah, sedangkan masyarakat masih dalam keadaan yang sulit.

“Di mana hati nurani Wali Kota Medan ini, masyarakat masih sulit, mantan tim sukses mendapatkan perlakuan istimewa,” ungkapnya.

Otti mengatakan, seharusnya Bobby Nasution memberi fasilitas dan pelayanan terbaik kepada masyarakat, bukan ke tim suksesnya.

“Perlakuan tidak adil yang diberikan Wali Kota Medan ini, jikalau seluruh tim sukses mendapatkan fasilitas mewah, apa jadinya masyarakat,” jelasnya.

Tidak menutup kemungkinan, kata Otti orang-orang yang berada di dekat Wali Kota Bobby Nasution diduga juga ikut mengatur sejumlah proyek yang ada di Pemko Medan.

“Masyarakat sekarang cerdas dan tau, jangan tutup-tutupi ini semua. Mungkin saja mereka (orang dekat) juga ikut mengatur proyek di Pemko Medan,” ungkapnya.

Otti meminta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) turun mengawasi dan melakukan penyelidikan terhadap orang-orang dekat Wali Kota Medan ini.

“Kita minta KPK jangan hanya tidur dan diam melihat ini semua, masyarakat sangat dirugikan dengan adanya orang-orang dekat ini,” ucap dia.

Selain itu, Kejaksaan juga jangan lupa memiliki fungsi sebagai pengawasan, tidak diam melihat hal ini.

“Kejaksaan Tinggi Sumut dan Kejari Medan jangan diam aja, lakukan penyelidikan dan ungkap siapa-siapa dalang dalam proyek-proyek di Pemko Medan,” jelasnya.

Di lain sisi awak media mencoba melakukan konfirmasi pada Fj melalui pesan whatsapp dan telepon whatsapp,terkait kebenaran berita viral di media sosial yang menyatakan bahwa Fj sang ajudan walkot medan punya ajudan dati Satpol PP, namun hingga berita ini di terbitkan, Fj tak membalas konfirmasi dari pihak awak media. ( Tim )

Berita Untuk Anda

Terpopuler

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA

PMI Medan dan Palang Merah Amerika Paparkan Program Ketahanan Panas kepada Pemko Medan

Medan - Pengurus Palang Merah Indonesia (PMI) Medan bersama perwakilan Palang Merah Amerika beraudiensi dengan Pemko Medan, Kamis (12/3/2026). Rombongan diterima Wakil Wali Kota...

Sumut Kembangkan Satu Data Tunggal Bencana

MEDAN – Badan Pusat Statistik (BPS) Sumatera Utara (Sumut) berkolaborasi dengan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Sumut mengembangkan satu data tunggal kebencanaan melalui portal...

Dewan Pendidikan Taput Dilantik, Diharapkan Dorong Kemajuan Pendidikan dan Pembentukan Karakter

Taput (Neracanews) - Bupati Tapanuli Utara (Taput) Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat, melantik anggota Dewan Pendidikan Kabupaten Taput dalam acara yang berlangsung di SMP Negeri...

Wabup Taput Buka Forum RKPD 2027 Fokus pada Akselerasi Ekonomi dan Kualitas SDM

Taput (Neracanews) - Wakil Bupati Tapanuli Utara (Taput) Deni Parlindungan Lumbantoruan, didampingi Sekretaris Daerah Henry M. M. Sitompul, membuka secara resmi Forum Lintas Perangkat...

NCW Terima Balasan Klarifikasi Imigrasi Soal 10 WNA, Minta Proses Hukum Dibuka Secara Transparan

Bekasi – Nasional Corruption Watch (NCW) DPD Bekasi Raya menyatakan telah menerima balasan resmi dari Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Non-TPI Tangerang terkait permohonan...