Jumat, Februari 27, 2026
spot_img

Dana BOS SMA Negeri 19 Medan Sebesar Rp3,5 Miliar Diduga Digorok

Skandal korupsi dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di SMAN 19 Medan terungkap.

Setelah sebelumnya Kepala Sekolah RN lebih dulu dicokok, kini giliran Bendahara sekolah, EY, bersama seorang penyedia barang, TJT, resmi dijebloskan ke penjara oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Belawan.

“Dua tersangka kami tahan karena kuat dugaan ikut menggerogoti duit BOS tahun 2022–2023,” tegas Kasi Intel Kejari Belawan, Daniel Kurniawan Barus, SH, dalam press release, Selasa (23/9/25).

EY ditetapkan sebagai tersangka berdasarkan surat perintah resmi dan kini mendekam di Rutan Perempuan Kelas IIA Medan. Sementara TJT yang berperan sebagai penyedia barang dan jasa, ditahan selama 20 hari ke depan di Rutan Tanjung Gusta.

Menurut Daniel, alasan penahanan jelas: “Kami khawatir mereka kabur, merusak atau menghilangkan barang bukti, dan mengulangi perbuatannya. Jadi tak ada toleransi, langsung kami tahan,” tegasnya.

Hasil penyelidikan membongkar modus licik para tersangka. Dana BOS tahun anggaran 2022–2023 dengan total Rp3,59 miliar tidak dikelola sesuai aturan resmi Kementerian Pendidikan. Duit rakyat yang seharusnya untuk keperluan siswa malah digorok demi kepentingan pribadi.

“Akibatnya, negara tekor sekitar Rp772.711.214. Ini jelas perbuatan melawan hukum dan masuk kategori tindak pidana korupsi,” ungkap Daniel.

Perbuatan para tersangka melanggar Pasal 2 ayat (1) jo Pasal 18 UU RI No. 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tipikor sebagaimana diubah dengan UU No. 20 Tahun 2001 jo Pasal 55 KUHP. Subsider, dikenakan juga Pasal 3 UU Tipikor.

“Dana BOS itu untuk pendidikan, tapi justru dijadikan bancakan. Kami pastikan semua yang terlibat akan kami kejar, tak ada yang kebal hukum,” tutup Daniel dengan nada keras.(ril)

Berita Untuk Anda

Terpopuler

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA

Ribuan Warga Demo Pemko Medan Minta Cabut Surat Edaran, Disempurnakan

Medan - Lamsiang Sitompul, SH., Ketua Umum Ormas Horas Bangso Batak (HBB) bergabung dalam Aliansi pedagang dan penjual Hewan, berdemonstrasi di depan kantor Walikota,...

Kasus Dugaan Pengambilan 13 Tandan Buah Sawit yang Menjerat Seorang Warga Miskin Menyita Perhatian Publik

Neracanews | Mandailing Natal - Kasus dugaan pengambilan 13 tandan buah kelapa sawit yang menjerat seorang warga berinisial HW (37) terus menyita perhatian publik. Sejak...

Pelayanan Kesehatan Pasca Bencana Tapteng Berjalan Optimal

Tapanuli Tengah Pandan | (Neracanews)- Pelayanan kesehatan pasca bencana di Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) terus menunjukkan perkembangan positif. Langkah darurat hingga pemulihan jangka menengah...

Angka Kemiskinan Sumut di Bawah Nasional, Masuk 17 Terendah di Indonesia

MEDAN – Angka kemiskinan Sumatera Utara (Sumut) tercatat berada di bawah rata-rata nasional dan menempati posisi ke-17 terendah di Indonesia. Berdasarkan data Badan Pusat...

Pemerintah Percepat Bangun Jembatan di Daerah Terdampak Bencana

MEDAN – Pemerintah terus mempercepat pembangunan jembatan di sejumlah daerah terdampak bencana banjir guna memulihkan konektivitas antarwilayah dan memastikan distribusi logistik bagi masyarakat tetap...