Bupati Karo Cory Sebayang Minta Penanganan Korban Tanah Longsor di Juhar dan Tiga Binanga Lebih Baik

Kabanjahe – Bupati Karo, Cory Sriwaty Sebayang memastikan dan mengharapkan penanganan tanggap darurat bencana tanah longsor di Kecamatan Juhar dan Tiga Binanga dilakukan dengan baik, serta memastikan tersedianya air bersih, dapur umum, posko kesehatan, juga bantuan makanan sehingga kebutuhan dasar warga tercukupi.

Seperti diketahui, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karo telah menetapkan Status Tanggap Darurat akibat bencana banjir bandang dan tanah longsor yang melanda Kabupaten Karo. Penetapan ini tertuang dalam Surat Keputusan Bupati Karo Nomor: 360/676/BPBD/2024.

Hal itu diungkapkan Bupati Karo, Cory Sriwaty Sebayang, Kamis (24/10/2024) menyikapi tindaklanjut hasil rapat Pemkab Karo dengan BNPB terkait penanganan korban terdampak bencana tanah longsor di Kecamatan Juhar dan Tiga Binanga.

“Semua stakeholder terkait di Lingkup Pemkab Karo bekerja dengan sungguh-sungguh,” tegasnya.

Ia juga mengaku terus mengupdate informasi di lapangan setiap saat dari Camat dan juga Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Karo. Langkah-langkah yang diambil untuk memastikan penanganan bencana tanah longsor ditangani dengan baik dan hal itu juga sudah dirapatkan beberapa kali di internal Pemkab Karo termasuk dengan BNPB kemarin.

Menurut Bupati, setelah meninjau dan menyerahkan bantuan korban tanah longsor beberapa hari kemarin, Bupati juga meminta warga sekitar lebih waspada terhadap potensi bencana tanah longsor susulan.

“Sementara proses pencarian untuk korban yang belum ditemukan hingga saat ini masih terus dilakukan, dan mari kita berdoa bersama-sama agar korban secepatnya ditemukan, dan tidak lupa juga atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Karo kami turut berbela sungkawa atas meninggalnya korban tertimbun longsor,” ucapnya.

Masih kata Bupati, dirinya mengapresiasi Polres Tanah Karo, TNI, Basarnas, para relawan dan warga yang bahu membahu mencari korban di desa Ketawaren. Diharapkan dengan itu pencarian bisa lebih optimal.

Bupati juga minta agar masyarakat Kabupaten Karo bersama-sama meningkatkan kewaspadaan mengingat cuaca dalam beberapa hari ini kurang baik, karena bencana bisa datang kapan saja tanpa kita ketahui.

Ia juga berharap agar mitigasi bencana dapat menjadi local wisdom masyarakat Karo. Bupati tak lupa mengingatkan warga bahwa pada bulan Oktober dan Nopember ini hingga Maret tahun depan merupakan puncak musim penghujan berdasarkan informasi dari BNPB.

Terlebih lagi sebagian wilayah Kabupaten Karo memiliki wilayah yang berbukit-bukit dan rawan terhadap bencana tanah longsor.

“Kondisi ini, harus menjadi bagian dari kesiapsiagaan masyarakat dalam mitigasi bencana,” tuturnya.

“Kita semua berharap, bencana tidak lagi terjadi. Namun jika terjadi lagi, kita harus lebih siap dan melakukan upaya mitigasi yang lebih baik lagi, sehingga jatuhnya korban baik jiwa maupun materi dapat lebih diminimalisir,” pesan Bupati Cory Sebayang.

Sebelumnya dikabarkan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karo melalui Bupati Cory Sriwaty Sebayang menetapkan Status Tanggap Darurat akibat bencana banjir bandang dan tanah longsor yang melanda Kabupaten Karo.

Penetapan ini tertuang dalam Surat Keputusan Bupati Karo Nomor: 360/676/BPBD/2024 bertempat di Ruang Rapat Bupati Karo di Kantor Bupati, Senin (14/10/2024).

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Karo, Juspri Nadeak, kepada Redaksi Karosatuklik.com menyampaikan, bahwa berdasarkan Surat Keputusan Bupati Karo Nomor: 360/676/BPBD/2024 tentang status tanggap darurat bencana banjir dan longsor, Pemkab Karo menetapkan 14 desa di dua kecamatan terdampak bencana hidrometeorologi. (As)

CEK KESEHATAN GRATISspot_img

Berita Untuk Anda

Terpopuler

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA

Rico Waas Lepas Delli Yudha, Sambut Fernando Batubara: Sinergi TNI dan Pemko Medan Harus Makin Kuat

Suasana keakraban dan kehangatan mewarnai acara Pisah Sambut Komandan Kodim (Dandim) 0201/Medan yang digelar di Ballroom Hotel Santika Dyandra Medan, Senin (14/9/2026). Wali Kota...

Ini Daftar 43 Pelajar SMKN 1 Merdeka yang Keracunan MBG

Karo - Keracunan MBG kembali menelan korban di Kabupaten Karo akibat kelalaian tata kelola program pemerintah. Sebanyak 43 pelajar SMK Negeri 1 Merdeka Kabupaten...

RDP dengan Komisi II DPR RI, Wagub Surya Paparkan Strategi Optimalisasi Aset dan BUMD untuk Dongkrak PAD Sumut

JAKARTA — Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) memperkuat penataan, pengamanan, dan optimalisasi Barang Milik Daerah (BMD) serta aset Badan Usaha Milik Daerah (BUMD)...

Pemko Medan Proyeksikan APBD 2027 Sebesar Rp 7,16 T, Rico Waas Fokus Optimalkan 17 Program Prioritas

Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, menyampaikan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Medan Tahun Anggaran...

Bupati Asahan Terima Audiensi GMKI Cabang Asahan

KISARAN – Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si., menerima audiensi Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Cabang Asahan di Aula Bapperida Kabupaten Asahan, Senin...