Kamis, Maret 12, 2026
spot_img

Bupati Karo Cory Sebayang Beri Penghargaan 2 Kepala Desa Yang Telah Lakukan Rehabilitasi Bersumberdaya Masyarakat

Karo- Dalam rangka diskusi bersama tentang RBM (Rehabilitasi Bersumberdaya Masyarakat), Bupati Karo Cory S Sebayang hadir dalam acara tersebut bersama masing-masing Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Karo, para Camat masing-masing Kecamatan dan para Kepala Desa se- Kabupaten Karo yang dilaksanakan di Aula YKPD GBKP Juma Lingga, Rabu (19/01/2022).

Kegiatan ini merupakan pelayanan terhadap para orang Disabilitas yang merupakan tugas penting yang harus dilakukan YKPD GBKP ALPHA OMEGA yang selama ini melakukan pelayanan yang berbasis panti dan akan dikembangkan untuk menjangkau para orang Disabilitas diluar melalui program Rehabilitasi Bersumberdaya Masyarakat (RBM).

Bupati Karo Cory S Sebayang dalam sambutannya menyampaikan, bahwa Pemerintah sangat mendukung kegiatan Rehabilitasi Bersumberdaya Masyarakat (RBM) dengan melibatkan Dinas terkait yaitu Dinas Sosial, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Karo, para Camat dan para Kepala Desa.

Ia juga melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan agar memberikan pelatihan kepada orang-orang Disabilitas sehingga tidak ada perbedaan orang-orang dengan masyarakat umum lainnya serta mandiri tidak tergantung kepada orang lain.

Pada kesempatan itu juga, Bupati Karo Cory S Sebayang juga memberikan penghargaan dan sekaligus mengapresiasi Kepala Desa Suka dan Kepala Desa Tanjung Barus yang sudah melaksanakan Rehabilitasi Bersumberdaya Masyarakat (RBM).

“Bupati Karo berharap untuk tahun 2022 ini akan bertambah desa yang melaksanakan Rehabilitasi Bersumberdaya Masyarakat (RBM),” tutupnya.

Di kesempatan yang sama, Direktur YKPD GBKP ALPHA OMEGA Pdt. Monalisa Br. Ginting menjelaskan, tujuan utama dari pendirian RBM untuk melayani para penyandang disabilitas dalan hal kebutuhan paling mendasar/akses disabilitas, menghilangkan stigma/penilaian negatif tentang disabilitas di tengah-tengah masyarakat.

Serta sebagai wadah diskusi tukar pikiran antar sesama penyandang disabilitas, dengan masyarakat dan pemerintah desa. Untuk itu, Pdt Mona Lisa mengharapkan dukungan dari pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan dalam pendirian RBM ini.

Dalam perjalanannya nanti, ALPHA OMEGA dalan menangani Disabilitas melakukan kerjasama dengan instansi terkait dan pemerintah desa. “Dan kita akan mengutamakan desa yang cukup tinggi penduduk menyandang Disabilitas,” pungkas Direktur YKPD ALPHA OMEGA Moderamen GBKP. (Afs)

Berita Untuk Anda

Terpopuler

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA

PMI Medan dan Palang Merah Amerika Paparkan Program Ketahanan Panas kepada Pemko Medan

Medan - Pengurus Palang Merah Indonesia (PMI) Medan bersama perwakilan Palang Merah Amerika beraudiensi dengan Pemko Medan, Kamis (12/3/2026). Rombongan diterima Wakil Wali Kota...

Sumut Kembangkan Satu Data Tunggal Bencana

MEDAN – Badan Pusat Statistik (BPS) Sumatera Utara (Sumut) berkolaborasi dengan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Sumut mengembangkan satu data tunggal kebencanaan melalui portal...

Dewan Pendidikan Taput Dilantik, Diharapkan Dorong Kemajuan Pendidikan dan Pembentukan Karakter

Taput (Neracanews) - Bupati Tapanuli Utara (Taput) Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat, melantik anggota Dewan Pendidikan Kabupaten Taput dalam acara yang berlangsung di SMP Negeri...

Wabup Taput Buka Forum RKPD 2027 Fokus pada Akselerasi Ekonomi dan Kualitas SDM

Taput (Neracanews) - Wakil Bupati Tapanuli Utara (Taput) Deni Parlindungan Lumbantoruan, didampingi Sekretaris Daerah Henry M. M. Sitompul, membuka secara resmi Forum Lintas Perangkat...

NCW Terima Balasan Klarifikasi Imigrasi Soal 10 WNA, Minta Proses Hukum Dibuka Secara Transparan

Bekasi – Nasional Corruption Watch (NCW) DPD Bekasi Raya menyatakan telah menerima balasan resmi dari Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Non-TPI Tangerang terkait permohonan...