Jumat, Februari 27, 2026
spot_img

Bupati Karo Antonius Ginting Serahkan SK PPPK dan Lepas Siswa untuk Pelatihan Olimpiade di SMA Unggul DEL

Kabanjahe — Pemerintah Kabupaten Karo menyerahkan Surat Keputusan (SK) Pengangkatan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Tahun Anggaran 2024 kepada 196 orang tenaga teknis, kesehatan dan guru.

Penyerahan SK berlangsung di Kabanjahe, Senin (29/9), dipimpin langsung oleh Bupati Karo, Brigjen Pol (Purn.) Dr. dr. Antonius Ginting, Sp.OG, M.Kes, didampingi sejumlah jajaran Pemerintah Kabupaten Karo.

Dalam sambutannya, Bupati Antonius menyampaikan ucapan selamat sekaligus menegaskan bahwa pengangkatan PPPK bukan sekadar pengakuan atas hasil seleksi, tetapi awal dari tanggung jawab besar sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN).

“PPPK adalah bagian dari ASN yang memiliki kedudukan sejajar dengan PNS. Karena itu, setiap PPPK harus menunjukkan kinerja terbaik, menjaga integritas, dan memberi kontribusi nyata bagi pelayanan masyarakat,” ujarnya.

Bupati Antonius menyampaikan tiga pesan penting bagi PPPK yang baru menerima SK yakni: Netralitas dan etika ASN, Pelayanan publik berkualitas, serta Peningkatan kompetensi. ASN harus adaptif, menguasai teknologi digital, serta terus mengembangkan kapasitas diri.

Bupati Antonius juga berharap para PPPK dapat segera beradaptasi di unit kerja masing-masing, menjunjung tinggi nilai dasar ASN, serta menjaga nama baik pribadi maupun instansi.

“Jadilah ASN yang membawa perubahan, hadirkan pelayanan terbaik, dan bersama-sama kita wujudkan Kabupaten Karo yang beriman, berbudaya, modern, unggul, dan sejahtera berkelanjutan,” tegasnya.

Dengan pengangkatan 196 PPPK ini, Pemerintah Kabupaten Karo optimistis kualitas birokrasi akan semakin kuat dan pelayanan publik lebih optimal, sejalan dengan visi pembangunan daerah.

Di sela kegiatan tersebut, Bupati Karo juga melepas secara resmi tiga siswa SMP asal Kabupaten Karo yang akan mengikuti Pelatihan Olimpiade Matematika dan Fisika di SMA Unggul DEL, Laguboti. Ketiga siswa terpilih tersebut adalah:
Mikhaya Mqueenta Milpa Meliala (SMP Swasta Santa Maria Kabanjahe), Ghaliyo Perangin-angin (SMP Negeri 1 Kabanjahe) dan Rehya Nataline br Tarigan (SMP Negeri 1 Kabanjahe).

Ketiganya akan mengikuti pelatihan intensif selama 10 bulan di bawah bimbingan tim Prof. Yohanes Surya. Pelatihan dilaksanakan di SMA Unggul DEL dengan sistem asrama. Kegiatan belajar berlangsung Senin hingga Jumat, fokus pada materi Matematika dan Fisika, sementara hari Sabtu akan diisi dengan pelajaran lain sesuai koordinasi dengan sekolah asal dan sepengetahuan Dinas Pendidikan.

Pemilihan peserta dari kelas 3 SMP didasarkan pada target jangka panjang yakni Olimpiade Sains tingkat nasional tahun 2026 dan tingkat internasional tahun 2028, yang seluruhnya ditujukan untuk jenjang SMA. Oleh karena itu, masa pelatihan dirancang sejak dini guna mempersiapkan siswa secara matang.
Diharapkan ketiga siswa tersebut akan menjadi siswa SMA Unggul DEL pada Tahun 2026 mendatang.

Pemerintah Kabupaten Karo mengapresiasi kesempatan ini sebagai bagian dari pengembangan SDM unggul sejak usia sekolah dan menekankan pentingnya dukungan penuh dari orang tua, sekolah, dan seluruh elemen masyarakat demi kesuksesan generasi muda Karo di kancah nasional dan internasional. (As)

Berita Untuk Anda

Terpopuler

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA

Ribuan Warga Demo Pemko Medan Minta Cabut Surat Edaran, Disempurnakan

Medan - Lamsiang Sitompul, SH., Ketua Umum Ormas Horas Bangso Batak (HBB) bergabung dalam Aliansi pedagang dan penjual Hewan, berdemonstrasi di depan kantor Walikota,...

Kasus Dugaan Pengambilan 13 Tandan Buah Sawit yang Menjerat Seorang Warga Miskin Menyita Perhatian Publik

Neracanews | Mandailing Natal - Kasus dugaan pengambilan 13 tandan buah kelapa sawit yang menjerat seorang warga berinisial HW (37) terus menyita perhatian publik. Sejak...

Pelayanan Kesehatan Pasca Bencana Tapteng Berjalan Optimal

Tapanuli Tengah Pandan | (Neracanews)- Pelayanan kesehatan pasca bencana di Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) terus menunjukkan perkembangan positif. Langkah darurat hingga pemulihan jangka menengah...

Angka Kemiskinan Sumut di Bawah Nasional, Masuk 17 Terendah di Indonesia

MEDAN – Angka kemiskinan Sumatera Utara (Sumut) tercatat berada di bawah rata-rata nasional dan menempati posisi ke-17 terendah di Indonesia. Berdasarkan data Badan Pusat...

Pemerintah Percepat Bangun Jembatan di Daerah Terdampak Bencana

MEDAN – Pemerintah terus mempercepat pembangunan jembatan di sejumlah daerah terdampak bencana banjir guna memulihkan konektivitas antarwilayah dan memastikan distribusi logistik bagi masyarakat tetap...