Bupati Humbang Hasundutan Pimpin Apel Pagi ASN, Tekankan Kesiapsiagaan Pasca Bencana dan Kelancaran Layanan Publik

HUMBANG HASUNDUTAN (Neracanews) – Bupati Humbang Hasundutan Dr. Oloan Paniaran Nababan, SH, MH memimpin apel pagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di halaman Kantor Bupati. Acara ini menjadi momentum penting pasca terjadinya bencana banjir dan longsor yang melanda sejumlah wilayah kabupaten beberapa waktu lalu, Senin (8/12/2025).

Bupati menegaskan bahwa ASN harus tetap tanggap, sigap, dan cepat merespons kebutuhan masyarakat, terutama pada masa pemulihan. Ia menekankan, pelayanan publik tidak boleh terhambat meskipun pemerintah daerah tengah menghadapi tantangan penanganan dampak bencana.

“Kita punya tanggung jawab moral dan administratif untuk memastikan masyarakat merasakan hadirnya pemerintah. Jangan menunggu, tapi jemput dan selesaikan persoalan,” tegas Bupati.

Ia juga mengapresiasi kolaborasi lintas perangkat daerah, TNI/Polri, dan berbagai elemen masyarakat yang telah bekerja keras dalam penanganan darurat, evakuasi, pendataan, serta pemulihan awal infrastruktur dan layanan dasar. Selain itu, Bupati meminta seluruh OPD untuk terus memperbarui data kerusakan, kebutuhan masyarakat, dan menyampaikan laporan berkala agar langkah kebijakan dapat diambil secara cepat dan terukur.

Apel pagi diikuti oleh Sekretaris Daerah Chiristison R. Marbun, Staf Ahli Bupati, Asisten, Pimpinan OPD, serta seluruh ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan.

Setelah apel pagi, Bupati langsung melaksanakan rapat terbatas (ratas) dengan Sekda, Staf Ahli Bupati, Asisten, Kepala OPD, Kabag Setdakab, dan OPD yang tergabung dalam struktur penanganan darurat – antara lain BPBD, Dinas Sosial, Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, Dinas PUPR, serta perwakilan kecamatan terdampak. Rapat ini menjadi tindak lanjut dari pesan yang disampaikan dalam apel pagi dan membahas teknis percepatan penanggulangan bencana.

Beberapa poin penting disepakati dalam rapat, antara lain:

1. Percepatan penyaluran bantuan pangan dan logistik kepada warga terdampak.
2. Pendataan lanjutan kerusakan rumah, fasilitas umum, sawah, dan infrastruktur akibat banjir.
3. Rehabilitasi akses jalan utama untuk mendukung mobilisasi bantuan.
4. Dukungan kesehatan dan psikososial, terutama bagi anak-anak dan kelompok rentan.
5. Pemulihan proses belajar mengajar di sekolah terdampak.

Kembali ditekankan, ASN harus tetap sigap, cepat, dan tepat, dengan keselamatan dan pemulihan masyarakat sebagai prioritas utama. (Henry)

CEK KESEHATAN GRATISspot_img

Berita Untuk Anda

Terpopuler

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA

Rico Waas Lepas Delli Yudha, Sambut Fernando Batubara: Sinergi TNI dan Pemko Medan Harus Makin Kuat

Suasana keakraban dan kehangatan mewarnai acara Pisah Sambut Komandan Kodim (Dandim) 0201/Medan yang digelar di Ballroom Hotel Santika Dyandra Medan, Senin (14/9/2026). Wali Kota...

Ini Daftar 43 Pelajar SMKN 1 Merdeka yang Keracunan MBG

Karo - Keracunan MBG kembali menelan korban di Kabupaten Karo akibat kelalaian tata kelola program pemerintah. Sebanyak 43 pelajar SMK Negeri 1 Merdeka Kabupaten...

RDP dengan Komisi II DPR RI, Wagub Surya Paparkan Strategi Optimalisasi Aset dan BUMD untuk Dongkrak PAD Sumut

JAKARTA — Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) memperkuat penataan, pengamanan, dan optimalisasi Barang Milik Daerah (BMD) serta aset Badan Usaha Milik Daerah (BUMD)...

Pemko Medan Proyeksikan APBD 2027 Sebesar Rp 7,16 T, Rico Waas Fokus Optimalkan 17 Program Prioritas

Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, menyampaikan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Medan Tahun Anggaran...

Bupati Asahan Terima Audiensi GMKI Cabang Asahan

KISARAN – Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si., menerima audiensi Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Cabang Asahan di Aula Bapperida Kabupaten Asahan, Senin...